Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 270 (Season 6)


__ADS_3

Di pasar kota, Yan Xin terus menyusuri jalan dan melihat tempat makan yang sangat sepi pengunjung, keadaan tempat itu memang sudah tua, atap yang berlumut dan retak dan lantai panggungnya yang hampir roboh, terlihat seorang kakek tua yang duduk di luar tempat makan itu.


"Permisi, apakah tempat/toko ini menjual makanan, karena melihat papan nama di atasnya sudah tak jelas, jadi aku bertanya?" tanya Yan Xin


"Be, benar nona, ini adalah tempat makan bernama 'tempat makan Gu', namaku Gu pemilik toko ini" ucap pria tua itu


"Tapi kenapa tempat makan ini sepi, aku melihat toko makanan yang lain tidak sesepi toko ini?" Yan Xin


"Haihh, itu karena toko ini hampir roboh dan jelek, memang, tempat makan ini sudah lama berdiri, beberapa tahun lalu tempat makan ini sangat ramai pengunjung karena makanannya yang enak, tapi itu sudah berlalu, sekarang para pengunjung lebih memilih tempat makan yang mewah, berbeda dengan tempat makan yang kupunya ini, sangat ketinggalan zaman, aku bahkan tidak ingat terakhir aku mendapatkan pengunjung" ucap kakek Gu


"Nona, kenapa kita ke tempat makan ini?, apakah kau mempunyai rencana?" tanya Rang Rang


"Benar, ini adalah caraku untuk mendapatkan uang" senyum Yan Xin (telepati)

__ADS_1


"Kakek Gu, apakah aku boleh memesan makanan, tolong hidangkan semua jenis menu" ucap Yan Xin


"Be, benarkah Nona!?, baiklah silahkam masuk dan duduk, aku akan langsung menghidangkannya!" semangat kakek Gu langsung pergi


"Kasihan sekali kakek itu sangat senang hanya dengan satu pengunjung" kasihan Rang Rang


"Apa boleh buat, tempat makan ini memang sudah tertinggal oleh zaman, sekarang lihatlah diluar sana, banyak sekali tempat makan dengan karakteristiknya sendiri, itu yang membuat para pengunjung atau para bangsawan memilih makan disana, dan juga di zaman sekarang, semua orang lebih mementingkan tempat yang mereka datangi ketimbang rasa dari sesuatu yang mereka beli" jelas Yan Xin


...*****...


"Kakak Ne Yan kenapa kau selalu melihat ke tempat makan kumuh itu?" tanya Mu Wei pelayan


"Aku melihat seseorang yang masuk ke tempat makan itu, Cih, aku tak menyangka jika masih ada yang mau datang ke tempat kumuh itu, selera pengunjung itu begitu rendah" ucap Ne Yan pemilik tempat makan 'Bunga Krisan'

__ADS_1


"Apakah kau masih gigih ingin membeli tanah tempat makan kumuh itu?, setiap kau membicarakannya dengan pak tua pemilik tempat kumuh itu, kau selalu diusir dengan tidak hormat, apakah kau tidak kesal?" ucap Mu Wei


"Siapa yang tidak kesal, tentu saja aku sangat kesal, saat aku ingin membeli tanahnya karena menurutku itu tempat bagus untuk membuka tempat makan baruku, di selalu bilang kalau 'tempat ini juga masih memiliki pelanggan', itu membuatku sangat kesal" jawab Ne Yan


"Haha, dan sekarang benar yang di katakan pak tua Gu itu, dia memiliki pelanggan, walau hanya satu" Mu Wei


"Cih!, lihat saja, mungkin ini adalah pelanggan terakhirnya, aku selalu menunggunya datang kepadaku untuk menjual surat tanahnya itu " ucap Ne Yan


...*****...


"Maaf anda menunggu lama, ini adalah semua menu yang ada di tempat kami, aku harap Nona menyukainya, perkenalkan aku Zu, anak dari pemilik tempat ini" ucap Zu


"Kau anak dari kakek Gu?, apakah kau selalu membantu kakek Gu disini untuk berjualan makanan?" tanya Yan Xin

__ADS_1


"Benar, aku tak tega melihat ayah selalu pergi ke tempat makan ini, dia selalu bilang ada pelanggan yang harus dilayaninya, kadang aku membantunya, tapi ini baru pertama kali aku melihat pelanggan yang mau makan di tempat ini, aku sangat berterima kasih" senyum Zu


__ADS_2