Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 273 (Season 6)


__ADS_3

"Sebenarnya, sekali langkah lagi aku akan memasuki puncak Ranah Surga, tapi sekarang aku masih ragu untuk menaiki Ranahku disini, karena takutnya akan memancing kehebohan, maka aku akan menyimpan bahan-bahan obat yang langka ini dan akan membuat Pil-Pil dasar dengan menggunakan bahan obat yang kita beli dari toko obat tadi" jawab Yan Xin


"Dan bukankah pemuda tadi memberikanmu gulungan?" Rang Rang


"Ah, benar!" Yan Xin membuka gulungan tersebut


"Ini adalah gulungan peta menuju Goa Api Berkabut, tak menyangka jika pemuda itu memberikanku barang berharga ini, pasalnya gulungan ini tidak sembarangan orang mempunyainya, dan ada yang bilang tempat seperti Goa Api Berkabut itu sangat berbahanya, dan intinya sekarang kita mendapatkan keuntungan banyak!" jelas Yan Xin


"Apakah kau akan pergi ke goa api berkabut itu?" tanya Rang Rang


"Tentu saja, setelah urusan disini selesai!" jawab Yan Xin


...*****...


Malam datang dan haripun mulai berganti esok, terdengar suara keras dobrakan dari pintu kayu berukir itu.


"Hiss, kenapa ribut sekali padahal ini masih pagi?" Yan Xin membuka mata


"Putri anda harus segera bagun dari tempat tidur anda karena Ratu memanggil anda sekarang juga!" teriak Yu Yin tergesa-gesa

__ADS_1


Yan Xin diam sejenak dan mengalihkan pandangannya ke samping.


"Ternyata Feng Yin telah pergi ke hutan pagi-pagi sekali" ucap Yan Xin setengah sadar


"Putri bukan waktunya kau memikirkan hal yang sudah biasa terjadi, sekarang ratu memanggilmu!" ucap Yu Yin


"Akhirnya dia bergerak juga, biarlah dia menungguku, siapa yang memanggil, dialah yang harus menunggu" ucap Yan Xin lalu kembali tidur


"Putriii!!!" teriak Yu Yin


______


"Ratu, apakah saya harus kesana dan memanggil jal*ng itu dan menyeretnya kemari?" ucap Xiu Meng


Kini Ratu mengerutkan dahi, karena sudah satu jam menunggu Yan Xin.


"Putri Yin Tiba!" penjaga


"Salam kepada yang mulia, semoga selalu diberikan umur yang panjang dan senantiasa awet muda" bungkuk Yan Xin

__ADS_1


"Berdirilah Putri Yin, ucapanmu sangat manis sekali, dimana kau mempelajarinya, aku hanya pernah mendengar ucapan itu dari seorang wanita rumah bordil" ucap Ratu tersenyum


"Anda sangat baik telah memujiku, aku memang mempelajarinya dari wanita rumah bordil, betapa menawannya mereka ketika mereka mengucapkan suatu kalimat yang menarik para pria, tentu saja itu kelebihan mereka daripada seekor semut yang hanya bisa mengerahkan pasukannya tanpa ikut bertarung, bukankah itu sangat pengecut, bernarkan yang mulia?" senyum Yan Xin


"Itu memang benar, tapi tanpa adanya pemimpin, semua pengikutnya akan kacau, jadi pemimpin memang seharusnya memerintah bawahannya" sambung Ratu


"Menurutku itu tergantung yang memimpin mereka, jika yang memimpin mereka adalah seekor kancil maka tentu mereka akan lebih makmur dan bahagia, tapi jika yang memimpinnya adalah seekor ular..... aku yakin para pengikutnya akan mati tak tersisa dan menderita dengan terpaksa" jawab Yan Xin


PRANG !


Ratu melemparkan gelas kaca ke lantai sampai terpecah.


"Ah maaf, aku tak sengaja memecahkan gelasnya, membuat Putri Yin merasa tak nyaman, Xiu Meng bersihkan pecahan kacanya" Ratu


"Aku akan langsung membahas kenapa aku memanggil Putri Yin kemari..." ucap Ratu tiba-tiba mengerutkan dahi


Tiba-tiba beberapa pengawal menyilangkan tombaknya ke arah Yan Xin.


"Putri Yin!, atas kelakuanmu yang membunuh selir sang Kaisar!, maka aku berhak mengurungmu di penjara bawah tanah!" ucap Ratu

__ADS_1


__ADS_2