
Yan Xin pun melanjutkan perjalanan menuju desa Glo sembari mencari informasi tenteng kakek gunung.
Mereka pun sampai di desa Glo, setelah sampai, Yan Xin terkejut, bagaimana bisa manusia hidup di tanah yang sangat kering seperti ini, mengapa mereka tidak mengusngsi terlebih dahulu, mungkin ke hutan, perumahan di desa Glo terbuat dari dedaunan yang disusun seperti rumah, dan semua orang disitu hanya duduk lesu, mungkin merenungi besok mereka mau memakan apa,
kereta kuda Yan Xin berhenti tepat di ujung masuk desa Glo, melihat ada orang yang berkunjung, semua orang di desa Glo pun Riuh
"Li, lihatlah!, dewi sudah datang!, mungkin dia akan memberikan kita makanan!" teriak salah satu warga
"Sistem, sekarang berapa poin belanja ku?" Yan Xin bertelepati
"Sekarang poin belanja anda 9.000 putri" jawab sistem
"Apakah anda akan menggunakannya?" tanya sistem
"Mereka mengira aku adalah dewi, tentu saja aku akan memberikan mereka hadiah, tukarkan 1.000 poin belanja dengan berbagai macam makanan" perintah Yan Xin
"Bagus putri, kebetulan sekali toko makanan di sistem sedang diskon besar-besaran!"
"Poin belanja pemain sekarang berjumlah 8.000"
SRIINGG~
SRIINGG~
__ADS_1
Kantong-kantong makanan dengan ukuran besar dan berjumlah banyak pun muncul di samping Yan Xin.
Melihat itu para warga di desa Glo pun berlari mengerumuni Yan Xin.
"Dia benar-benar dewi!, dia benar-benar dewi!" teriak salah satu warga desa Glo
Semua warga desa Glo pun riuh tak terkira di sekitar Yan Xin
"Tolong semua orang berbaris!, kalian tidak akan tidak kebagian!" tegas Yan Xin
Mendengar itu warga desa pun berbaris dengan rapi.
Yang pertama mendapatkan kantong makanan adalah ibu yang sudah tua yang sedang menggendong anak.
"Sudahlah, ini kantong makanan untukmu, aku harap kau bisa hidup dengan baik" senyum Yan Xin
"Terima kasih dewi!, terima kasih!" ucap ibu itu
Dan Yan Xin pun terus membagikan makanan kepada semua warga desa Glo, sampai semua makanan pun habis.
"Sistem, aku berpikir untuk membeli makanan lagi dengan 1.000 poin belanjaku, tapi kau harus menyimpannya dulu" Yan Xin bertelepati
"Baik, itu tidak masalah!" jawab Yan Xin
__ADS_1
Semua orang pun dengan senang membuka kantong besar berisi makanan itu, dan betapa terkejutnya mereka, terdapat makanan-maknanan enak yang belum mereka coba.
"Aku ingin menanyakan sesuatu kepada kalian, dimana kediaman pemimpin desa Glo ini?" tanya Yan Xin
Dengan cepat mereka mengatakan arahnya.
Tidak memakai kereta kuda, Yan Xin hanya berjalan menyusuri rumah-rumah di desa Glo, untuk melihat keadaanya sambil menuju ke tempat pemimpin desa Glo berada.
Dan sampailah Yan Xin di kediaman pemimpin desa Glo, rumahnya pun sama dengan warganya, hanya menggunakan dedaunan, tapi ini terlihat cukup besar, Yan Xin berpikir, kenapa kediaman pemimpin tidak meletakkan pengawalnya di gerbang masuk.
Yan Xin pun memgetuk gerbang kediaman yang terbuat dari kayu hutan yang sudah kering itu.
Gerbang kediaman itu pun terbuka, yang membukannya adalah seorang pria yang sangat kurus dan sedikit tua.
Orang yang membuka gerbang pun kaget ada nona muda yang sangat cantik.
"No, nona apa yang nona lakukan disini?" tanya orang itu
"Aku ingin mengikuti saembara itu" jawab Yan Xin dengan datar
"Baiklah, silahkan masuk"
"Aku ingin bertemu dengan pemimpin desa Glo, dimana dia" tanya Yan Xin
__ADS_1
"A, aku adalah pemimpin desa Glo ini nona" jawab orang yang membukakan gerbang itu