
"Ah?, a, adik Xiu Er jangan khawatir, ti, tidak ada hal seperti itu diantara aku dan Xiao Ge, dia hanya berusaha tidak mengabaikanku saja, jadi adik Xiu Er tidak perlu khawatir" jawab Yan Xin dengan menundukkan kepala
"a, apa yang kakak Xin bicarakan, a, aku tidak melarang kau dan kakak Ge untuk bermesraan, toh nanti kita juga akan menjadi istri kakak Ge" gagap Xiu Er
"Tidak, aku tidak mungkin bermesraan bersama Xiao Ge, setiap waktu dia selalu menceritakan adik Xiu Er dan betapa dia mencintai adik Xiu Er, tapi aku tidak apa-apa, itu memang sangat wajar karena adik Xiu Er sudah mengenal lama Xiao Ge" Yan Xin menundukan kepalanya dengan ekspresi kasihan
"Ka, kakak Xin, bukan maksudku begitu, aku..."
"Xiu Er aku pikir kau sangat keterlaluan, bagaimana bisa kau menceritakan kemesraanmu bersama Xiao Ge saat Yan Xin ada disini?" ucap Rui Xi
"Benar yang dikatakan Rui Xi, kau tidak boleh membicarakan urusan pribadi kemesraanmu di hadapan calon istri kedua Xiao Ge" sambung Gung Sya
__ADS_1
"Dasar ja*lang sialan!, bagaimana bisa ini berbalik padaku!?" Xiu Er dalam hati
"Tidak, jangan salahkan adik Xiu Er, bukan salahnya menceritakan saat bahagianya bersama Xiao Ge, aku hanya orang ketiga yang menggangu hubungan mereka, mungkin saat aku sudah resmi menikah dengan Xiao Ge setelah beberapa bulan aku akan pergi menjauh" ucap Yan Xin dengan nada sedih
"Ka, kakak Xin apa yang kau bicarakan, kau tidak boleh berkata seperti itu lagi, a, aku benar-benar meminta maaf kepadamu kakak Xin" gagap Xiu Er
"Aku tidak bisa membayangkan jika aku berada di posisi Yan Xin, mungkin aku tidak akan tahan melihat istri pertama dengan suamiku bermesraan dihadapanku" bisik Rui Xi kepada Gung Sya
"Itu benar, walaupun Yan Xin adalah orang ketiga, dia juga harus dicintai, aku sangat kasihan melihat sifatnya yang lembut itu dipermainkan" bisik Gung Sya kepada Rui Xi
"Ah, Rui Xi, Gung Sya apakah kalian ingat tentang pertandingan hidup mati yang akan diadakan?" tanya Xiu Er mengalihkan topik
__ADS_1
"Ah aku ingat, pertandingan itu akan dilakukan tiga hari lagi di arena perguruan kan?" jawab Gung Sya
"Benar sekali, aku ingin melihat orang dengan kekuatan spesial yang dimilikinya, Ah!, aku baru ingat kau mempunyai kekuatan spesial juga kan Xiu Er?" tanya Rui Xi
"Ahahaha, itu benar, mungkin aku juga akan ikut karena ayahku yang memimpin perguruan Qeingyu ini" jawab Xiu Er
"Apakah kau yakin?, kau tahu kan semua murid di perguruan ini bukan satu dua murid saja yang kuat, dan lagi ini adalah pertarungan hidup dan mati, kalau salah satu di antara yang bertarung tidak mati maka tidak akan ada yang menang dan pertandingan akan terus berlanjut sampai ada salah satu yang mati" ucap Rui Xi
"Itu benar, akhir-akhir ini juga menara latihan penuh dengan murid yang berlatih" timbrung Gung Sya
"Mengalihkan topik pembicaraan?, itu teknik yang bagus, tapi topik yang dialihkan ini jauh lebih menarik bagiku" Yan Xin dalam hati
__ADS_1
"Benar, bahkan kakak Kang Nam pun terus berlatih untuk pertandingan hidup mati itu" ucap Rui Xi
"Tidak heran jika kakak Kang Nam mau ikut berpartisipasi dalam pertarungan itu, secara dia adalah salah satu yang terkuat di perguruan ini, dia juga bijaksana dan juga sering mendapatkan pujian dari pemimpin perguruan, yaitu ayah Xiu Er" sambung Gung Sya