
Sebelum hujan batangan besi panas itu jatuh, Yan Xin mengambalikan musim salju seperti semua kepada perguruan Putih.
"Bangunlah kau tetua teratas" Yan Xin
Tetua terataspun bangun dan menundukkan kepalanya.
"Aku hanya ingin mengujimu untuk membuktikan apakah kau seseorang yang berbelas kasih, tapi ternyata tidak, kau adalah seseorang yang suka menindas orang yang lemah dan angkuh terhadap sesama manusia, tak apa jika kau ingin mendisiplinkan para murid dengan ketegasanmu, tapi kadang sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik" Yan Xin
"A, aku mengerti Maharatu, aku akan berhenti mejadi tetua teratas dan meninggalkan perguruan putih ini" tunduk tetua Teratas
"Haha, aku hanya bercanda ketika ingin menggantikanmu menjadi tetua teratas, lanjutkanlah posisi itu dengan jujur, lagipula aku bukanlah pemimpin dari perguruan putih ini, jadi aku tidak pantas menentukannya" sambung Yan Xin
"Ta, tapi walaupun aku tetap menjadi tetua teratas disini, sekarang nama baikku sudah tercoreng, Maharatu, apa jadinya jika seseorang berkata bahwa aku kalah dengan seorang wanita cantik" Tetua Teratas
"Haha, baiklah, aku akan melakukan sesuatu untukmu" Yan Xin
Yan Xin menyatukan kedua telapak tangannya.
^^^"Tekhnik Mawar Turun Langit" Yan Xin^^^
__ADS_1
Tiba-tiba turunlah dari langit bunga-bunga mawar berwarna biru dan kelopaknya turun ke atas perguruan putih, membuat para murid dan para tetua disana melupakan pertarungan antara Tetua Teratas dan Yan Xin.
"A, apa yang terjadi pada kita, kenapa kita berada di luar kelas?" Bingung para murid dan langsung kembali ke kelas mereka masing-masing
Para tetua pun langsung kembali ke kelas dan mengajar para murid mereka.
"Ah apa yang terjadi tadi, kenapa sepertinya aku melupakan sesuatu?" Mingmei bingung
"Benar, aku merasakan sama seperti yang kau rasakan" Minghao
Sedangkan Nuwa dari tadi tidur di atas salju.
Nuwa lun perlahan membuka matanya.
"Hah?, ke, kenapa aku berada di atas salju!... ini sangat dingin!" Nuwa spontan berdiri
TENG!
TENG!
__ADS_1
TENG!
TENG!
Tiba-tiba terdengar bunyi Lonceng yang sangat nyaring dari arah barat perguruan putih.
Mendengar itu seluruh tetua keluar dari kediaman mereka masing-masing, dan berkumpul.
"Ini sangat gawat, terjadi sesuatu pada istri pemimpin!" Tetua teratas
"Istri pemimpin perguruan putih?, ada apa dengannya" Tanya Yan Xin
"Istri pemimpin sudah sangat lama sakit keras, segala cara sudah pemimpin berikan tapi sakitnya tidak kian membaik, sekarang dia hanya bergantung pada pil yang di buat oleh pemimpin, tapi entah kenapa perlahan kemampuan membuat pil pemimpin sangat lemah dan diapun ikut sakit-sakitan, tapi dia tetap menjaga istrinya itu yang terbaring lemah, dan disini tidak ada yang dapat menggantikannya, jika terdengar bunyi lonceng raksasa 4 kali, berarti pemimpin sedang tidak baik-baik saja" jelas tetua Teratas
"UNTUK SEBAGIAN PARA TETUA, CEPAT TERBANG KE DAERAH TERTENTU DAN PANGGIL SEMUA ALKEMIST YANG ADA UNTUK MEMBANTU PEMIMPIN, DAN SEBAGIAN PARA TETUA LAIN, CEPAT IKUT AKU KE MENARA PEMIMPIN DAN MELIHAT APA YANG TERJADI!" perintah Tetua Tertas
Semua tetua pun terbang dan melakukan tugasnya masing-masing, dan Yan Xin terbang mengikuti Tetua tertas diikuti Mingmei, Minghao dan Nuwa serta Huanran.
...*****...
__ADS_1
Kastil milik pemimpin perguruan putih terdapat di bagian barat, terdapat di tengah-tengah danau es beku dan harus melewatinya dengan terbang, jika tidak kau akan membeku selama ribuan tahun karena menginjak danau beku tersebut.