
"Huh?, jadi Nang Gong tidak mati karena memberikan darahnya kepada kupu-kupu pembantai?, ini sangat menarik" ucap Yan Xin
"Jadi memang sudah jelas bahwa telur ini adalah telur kupu-kupu pembantai" ucap sistem
"Tidak, aku merasakan bukan kupu-kupu yang keluar dari telur ini, aku merasakan yang lebih dasyat dari kupu-kupu pembantai" seringai Yan Xin
"Putri tolong jangan tersenyum seperti itu, itu sangat menakutkan!" ucap sistem
"Kau kan berada didalam otakku, kenapa kau bisa tahu bahwa aku sedang tersenyum?" tanya Yan Xin
"Itu sangat biasa, aku bisa merasakan gerakan tubuhmu dari dalam sini"
"Apakah besok kau akan pergi ke gunung hitam?" tanya sistem
"Ya, aku akan langsung pergi ke sana, aku tidak mau membuang-buang waktuku untuk singgah-singgah ke tempat lain, lagipula aku juga harus menemui adikku di perguruan Bixi kota daun"
"Aku heran, apakah burung pipit yang kukirim ke perguruan Tian Yu pergi dengan selamat?" gumam Yan Xin
"Apakah kau yakin akan langsung pergi tanpa persiapan apapun?" tanya sistem
"Tentu saja aku sudah mempersiapkannya dengan seksama, tapi entah kenapa aku sekarang berubah pikiran, kita tidak akan pergi ke pegunungan hitam dulu"
__ADS_1
"Eh, kenapa kau langsung berubah pikiran?, apakah yang kukatakan benar, kau sama sekali tidak ada persiapan?" ucap sistem
"Hei jaga mulutmu itu, kau pikir aku sebodoh itu tidak ada persiapan saat akan bertarung, aku ingat kalau dipikir-pikir kakek gunung itu tidak terlalu penting bagiku" seringai Yan Xin
"Maksudmu putri?"
"Ya, dia hanya menyakitiku beberapa detik sampai aku pingsan dimalam itu, dan tentu saja aku ini bukan orang yang pendendam, dia langsung membuat perkumpulan ilmu hitam demi untuk melawanku, coba kau pikir kalau aku langsung kesana karena kesalahan kecilnya, dia akan menganggap bahwa aku ini sangat sensitif dan gampang marah" ucap Yan Xin dengan seringaiannya yang menyeramkan
"Ja, jadi maksudmu, kau mau melepaskannya begitu saja?" tanya sistem
"Haha, tentu saja tidak, untuk apa aku repot-repot ke gunung hitam yang jauh itu, selagi aku punya telur ini" senyum Yan Xin
Yan Xin hanya membalas dengan senyum menakutkan.
"Oh tidak, majikanku ini sangat kejam dan menyeramkan!" ucap sistem dalam hati
Ting!
"Misi untuk pemain, besok pagi-pagi sekali datanglah ke toko Erau penjualan budak dan dapatkan anak berbadan langka!"
"Aku tidak menyangka akan mendapatkan misi ini, tapi tak apa, ini juga sangat menguntungkan bagiku karena mengetahui keberadaan anak berbadan langka selanjutnya, dan mungkin setelah aku mendapatkan anak itu aku akan diberikan koin belanja dari sistem hehe" gumam Yan Xin
__ADS_1
Esoknya...
Karena kemarin sudah berpamitan dengan pemimpin Fang dan semuanya, pagi-pagi sekali Yan Xin pergi tanpa memberitahu seseorangpun.
Yan Xin sekarang berada di penjualan budak, dan sedang mencari dimana letak toko budak Erau berada, setelah sekian lama mencari, akhirnya toko Erau ditemukan.
Toko itu sangat ramai karena budak-budak yang mereka jual cantik dan tampan dan juga sangat kuat.
"Selamat datang nyonya, anda sangat cantik hehe, ada yang bisa saya bantu?, apakah anda mau membeli budak?" tanya si pemilik toko
"Aku ingin budak berbadan langka, apakah ada?" jawab Yan Xin datar
"Sayang sekali nyonya, budak berbadan langka itu baru saja dibeli oleh orang-orang dari kota hantu, mereka menawariku harga yang dangat besar dengan menukar anak itu" ucap si pemilik toko
"Sial!, aku terlambat!" ucap Yan Xin dalam Hati
"Kapan mereka pergi dari sini?" tanya Xin
"Belum lama ini nyonya, mereka menggunakan kereta kuda dan berjubah hitam hehe"
"Aku ingin bertanya kepadanya apakah dia mau menjadi selirku atau tidak hehe, dia sangat cantik ketimbang selir-selirku yang lain" ucap pemilik toko dalam hati dengan tatapan genitnya
__ADS_1