
"Aku tak percaya mereka akan beranak pinak sebanyak ini, ini sangat amat fantastis!" senyum menakutkan Yan Xin
"Kau tak perlu heran putri karena mereka beranak pinak didimensi yang kau beli" jawab Sistem
Satu lebah pun menghampiri Yan Xin, Yan Xin pun membisikkan sesuatu kepada lebah itu.
"Baiklah sayang, katakan pada suami kontrakku itu~" senyum Yan Xind
Miliaran lebah iblis itupun terbang pergi menuju perbatasan.
Di Perbatasan, Anming dan pasukannya telah dipojokkan dengan pasukan musuh.
"Pangeran ini sangat jauh dari pemikiran kita!, pasukan dari arah barat dan utara telah dikalahkan!, ini semua karena tidak ada sama sekali aura disini sehingga pasukan tidak bisa menggunakan tekhnik mereka!" panik salah satu pasukan di garis depan
Anming hanya diam dan menggeretakkan giginya.
"Ini sangat aneh, bagaimana bisa di sini tidak ada aura sama sekali, ranah semestaku tidak akan berguna disini" Anming dalam hati
Salah satu pasukan pun berlari ke arah Anming.
"Pangeran ada kabar buruk!, pasukan di wilayah timur telah dikalahkan oleh musuh!" panik pengawal teesebut
"Ini tidak bisa dibiarkan, aku akan melawannya menggunakan pedang biasa ini!" ucap Anming
Anming pun maju dan memberantas para pasukan musuh tersebut, tentu saja itu belum cukup, perlahan-lahan Anming mulai kelelahan dan dikepung oleh musuh.
Tiba-tiba dari belakang musuh tiba-tiba menyerang.
__ADS_1
BLASSH !!
Punggung Anming terkena tebasan pedang dati mushh sehingga darah bercucuran.
"HIAA!!"
BLASHH !!
Anming pun membalas musuh yang menebasnya dengan memenggal kepalanya degan pedang.
musuh itu ambruk di tanah perbatasan yang berpasir itu.
"Hosh, Hosh!, ini sangat tidak menguntungkan!" ucap Anming
Tiba-tiba salah satu lebah terbang dan hinggap di pedang Anming yang berlumuran darah itu.
"Lebah?, bagaimana di perbatasan kedua negara yang berpasir ini terdapat lebah?" tanya Anming
"Wah apakah suami kontrakku ini akan kalah berperang?"
Anming pun mundur karena terkejut mendengar suara Yan Xin dari lebah tersebut.
"Yan Xin apakah itu kau!, jangan bercanda!" marah Anming
"Hahaha, jangan terkejut seperti itu, kau pasti sudah tidak bisa berbuat apa-apa kan sayangku?" tawa Yan Xin
"Jangan memanggilku seperti itu, itu seperti menghinaku sebagai pangeran!" ucap Anming
__ADS_1
"Hahaha sangat lucu!, aku ini istrimu, tentu aku berhak memanggilmu seperti itu. bagaimna bisa kau menyebutnya sebagai penghinaan?" sambung Yan Xin
"Kau hanyalah istri kontrak, jadi jangan seenaknya" sambung Anming
"Walaupun aku istri kontrak, sekarang aku adalah istrimu pangeran" sambung Yan Xin
"Jangan banyak basa-basi!, apa yang memabuatmu mendatangkan lebah aneh seperti ini!" tanya Anming
"Haish baiklah, aku akan langsung menawarimu sesuatu" ucap Yan Xin
"Menawari?, apa masudmu?!" tanya Anming
"Kau pasti sangat putus asa da terpojok kan?, bagaimana kalau aku membantumu?"
"Tidak perlu, aku bisa mengatasi ini sendiri!" ucap Anming
Tiba-tiba salah satu pasukan berlari menghampiri Anming dengan panik.
"Pangeran ini sangat gawat!, pasukan di arah timur akan kalah!" teriak pengawal tersebut
"Haha, bagaimana?, apakah kau akan merubah pikiranmu itu?" tanya Yan Xin lagi
"Cih!, baiklah, tapi aku tidak ingin berhutang budi, apa yang kau mau?" tanya Anming
"Aku mau kau..."
"Itu tidak mungkin!, itu adalah hal yang sangat tidak sopan!, cepat ganti permintaanmu itu!" ucap Anming dengan pipi merahnya
__ADS_1
"Itu tidak mungkin, kau mau aku membantumu tidak?, aku hitung dari hitungan tiga..."
"Cih!, baiklah, aku meyetujuinya!" ucap Anming terpaksa