
"Beraninya kau.... beraninya kau mencuri Pil itu dari pagoda giok perguruan Qeingyu!" teriak Nang Gong
"Aku tidak percaya jika murid sepertimu dapat mencuri barang berharga dari perguruan ini!" sambungnya lagi
"a, apa yang kau katakan pemimpin perguruan!, Yan Xin tidak mungkin melakukan hal yang kau tuduh itu!" ucap Xiao Ge
"Diam!, aku berbicara kepada murid pemberontak ini!" marah Nang Gong
"Haha, ternyata wanita ****** ini seorang pencuri yang berkedok murid" gelak Kang Nam
Semua murid pun berdemo menghardik Yan Xin, Yan Xin hanya diam tidak berkata-kata.
"Kenapa kau diam nak!, jika kau tidak bisa berkata apa-apa maka Pil naga berkepala sepuluh ini adalah milik perguruan Qeingyu!" teriak Nang Gong
"Lancang sekali kau nak mencuri barang langka dari perguruan!, aku sebaiknya tadi tidak berkata dengan baik kepadamu!" marah tetua Xiang
"Benar, ternyata kau itu hanya murid sampah tukang curi!, sebaiknya kita bawa dia saja ke goa api untuk disiksa!" sambung tetua Mei
Semua tetua dan para murid pun menyalahkan Yan Xin menuduh telah mencuri barang dari pagoda giok perguruan Qeingyu.
"Tidak!, ini tidak benar!.... Yan Xin tidak akan melakukan hal seperti itu!" ucap Xiao Ge tapi tidak bisa menghentikan para murid yang berteriak menyalahkan Yan Xin
Sedangkan Nang Gong pemimpin perguruan Qeingyu dan para tetua tersenyum sinis kepada Yan Xin.
Yan Xin dengan ekspresi datarnya menghadap Xiao Ge.
"Xiao Ge bawalah ibumu keluar dari perguruan ini, aku akan menemuimu setelah urusan ini selesai" datar Yan Xin
__ADS_1
"Tapi Yan Xin, aku......"
BLASSHHH~
Xiao Ge pun melebur menjadi kelopak mawar dan menghilang.
"Belas kasihku ternyata tidak mempan kepada kalian para manusia yang seperti anjing ini, maka jangan salahkan aku jika kalian yang menjadi korban" datar Yan Xin
Yan Xin pun mulai menjauhkan dirinya dari tanah alias melayang hingga sepuluh meter.
PAK !
Yan Xin menyatukan tangannya serempak.
SRET !
SRET !
SRET !
SRET !
"Di, dia menggunakan tekhniknya kembali!" teriak tetua Xiang
"Ini semua gara-gara kalian tetua Xiang dan tetua Mei serta pemimpin perguruan yang membuatnya marah kembali!" ucap tetua Hu
"Benar!, ini semua gara-gara kalian telah menuduhnya mencuri Pil dari pagoda giok!, sekarang dia sudah marah dan kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi!" sambung tetua Hong
__ADS_1
Tetua Xiang dan tetua Mei hanya diam, serta Nang Gong yang merasakan bahaya akan terjadi. Nang Gong tidak melawan karena auranya telah habis dipakai untuk persembahan iblis yang digunakannya untuk ritual pada malam gerhana bulan malam tadi.
Akar-akar hitam berduri itu pun merambat melilit tubuh para murid dan tetua yang ada di perguruan itu serta Nang Gong, akar-akar itu pun dengan cepat menyerap aura dan kekuatan yang mereka lilit.
"Ti, tidak!, aku tidak mau mati disini!, aku harus keluar dari perguruan ini!" teriak tetua Rong
Semua akar hitam berduri pun kini telah menutupi semua perguruan dan orang-orang yang didalamnya
PAK !
Yan Xin menyatukan lagi tangannya dengan serempak.
Seketika muncullah ribuan mawar dari akar-akar hitam tersebut, seketika tertutuplah semua area dari sudut ke sudut perguruan Qeingyu dengan Mawar.
Semua tetua dan murid pun berteriak histeris merasakan mereka akan mati saat itu juga.
"TEKHNIK RINGKUPAN MAWAR DARAH KEMATIAN !!"
BOOM !!
BOOM !!
BOOM !!
BOOM !!
BOOM !!
__ADS_1
BOOM !!
Jutaan mawar yang menyelimuti perguruan Qeingyu itu meledak dengan dasyat berentetan hingga perguruan Qeingyu menghilang dari udara bersama penghuninya.