Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 268 (Season 6)


__ADS_3

"Aku tahu putri Yin adalah orang yang sangat anggun, bukankah ini pertama kalinya Putri Yin memberi salam?, aku akan menyuguhkanmu Teh Mawar sebagai hadiah, Teh Mawar ini aku sendiri yang meraciknya, kau harus meminumnya di hadapanku agar aku bisa melihat reaksimu" senyum Ratu


Pelayan memberikan nampan berisi segelas teh diatasnya.


"Aku sangat tersanjung bisa merasakannya, tapi aku rasa sangat tidak sopan jika hamba langsung meminum duluan, alangkah lebih baik yang mulia meminumnya terlebih dahulu, baru setelah itu hamba, ini adalah bentuk satu penghormatan hamba terhadap yang mulia Ratu" senyum Yan Xin menyuguhkan menyuguhkan teh itu kepada Ratu


Sekarang dibalik ekspresi wajahnya yang tampak cantik dan elegan, Ratu sekarang merasa cemas.


"Ah... tidak, aku sekarang sedang berpuasa untuk yang mulia Raja, jadi aku tidak bisa meminumnya" Ratu


"Berpuasa?, bukankah kita hanya berpuasa pada hari lampion untuk raja agar panjang umur?" bisik para selir


"Ah... maksudku, di kekaisaran tempatku tinggal sebelum menjadi ratu, ada tradisi berpuasa untuk Suami, dan puasa ini bukan hanya dilakukan saat hari lampion, melainkan puasa ini di lakukan saat kita ingin berpuasa untuk suami kita" sambung Ratu


"Ah... jadi seperti itu, hamba sangat menghormatinya" senyum Yan Xin


"Putri, kita harus segera kembali, saya takut pangeran Feng Yin sudah kembali dan menunggu anda di kediaman" Yu Yin


"Maaf karena kelancangan pelayan hamba yang berbicara di tengah-tengah, tapi hamba memang harus undur diri, semoga yang mulia Ratu tidak mempermasalahkannya" Yan Xin

__ADS_1


"Baiklah karena Putri Yin berkata demikian maka aku mengijinkan untuk kembali, tapi aku sedikit kecewa kau tidak meminum teh mawarnya, maka aku akan memberimu teh mentahannya dan kau bisa meminumnya saat di kediamanmu" Ratu


"Hamba sangat berterima kasih" Yan Xin


...*****...


Diperjalanan menuju kediaman, Yan Xin membuang semua teh yang diberikan ratu kepadanya.


"Bukankah kau mau memutar balikkan keadaan, kenapa kau hanya menunjukkan sedikit taringmu?" tanya Rang Rang


"Semua butuh proses, ini belum saatnya, tadi aku hanya memainkan satu bidak catur, mari kita pulang dahulu, perasaanku tidak enak" Yan Xin mempercepat jalannya


"Apa yang terjadi!?, kenapa kau menjadi seperti ini!?" khawatir Yan Xin


"A, aku... saat dihutan bertemu serigala biru... tapi untungnya malam ini kita bisa memakan daging..." pelan Feng Yin lalu menutup mata


"Dasar bodoh!" Yan Xin memegang kedua tangan Feng Yin


"Tekhnik Elemen Spesial Penyembuhan!"

__ADS_1


Yan Xin berusaha menyembuhkan bagian tubuh Feng Yin yang terluka menggunakan tekhnik spesial penyembuhan.


Proses itu memerlukan waktu sekitar beberapa menit hingga semua luka tertutup rapat dan pulih.


"Fiuhh~, itu memerlukan setengah dari auraku, itu sangat melelahkan, tapi aku sangat senang dia membawa daging untukku, biar aku memasakannya makanan, dia harus tahu rasa masakan istrinya kan" tawa Yan Xin


...*****...


Malam tiba, aroma wangi makanan menyebar di hidung Feng Yin, sontak Feng Yin membuka matanya dan melihat sekeliling.


"Aku berada di kamar?, bukankah aku diserang serigala biru saat di hutan, dan.... aroma makanan ini sangat harum, apakah ini aroma makanan dari kediaman kakak pertama?" Feng Yin bertanya-tanya


"Eh kau sudah bangun?, pas sekali aku baru saja selesai memasaknya, karena sekarang kau tidak bisa bergerak maka aku akan menyuapimu" Yan Xin membawa nampan berisi mangkuk sup daging


"Ja, jadi aroma makanan yang kucium adalah masakanmu?" tanya Feng Yin


"Benar, saat pulang dari memberi salam kepada yang mulia Ratu, aku mendapati kau tergeletak penuh darah di halaman, maka dari itu aku memanggil tabib, dan tabib menyuruhmu beristirahat" bohong Yan Xin


"Sudahlah jangan pikirkan itu, yang terpenting kau baik-baik saja, aku akan menyuapimu sekarang dan kau harus memberikan komentarmu" tawa Yan Xin

__ADS_1


__ADS_2