
Di salah satu tempat rahasia terdapat kastil besar yang tidak diketahui seorangpun kecuali Kaili dan Jierui.
Di dalamnya terdapat arena beladiri dan aula sihir para pasukan perguruan Hitam.
Disana banyak sekali prajurit tersembunyi milik Kaili yang dilatih secara rahasia dari dunia luar, mereka dilatih dengan pelatihan yang diberikan Kaili sehingga pelatihan mereka menjadi sangat naik dengan pesat.
"Bagaimana pemimpin?, jutaan prajurit rahasia kita telah dilatih hingga sangat lama, semua dipersiapkan untuk melawan perguruan Putih, hehe... mereka tak akan sanggup melawan jutaan prajurit yang berada di Ranah Semesta puncak" tetua Jierui
"Huh!, pelatihan yang kuberikan memang sangat mujarab, dalam dua dua bulan mereka bisa mencapai ranah semesta puncak" angkuh Kaili
"Hi..hi itu memang benar sekali pemimpin, itu berarti kekuatan anda memang yang paling hebat, bisa memberikan tekhnik berlatih tingkat tinggi kepada seseorang, hingga dalam dua bulan seseorang itu akan memasuki Ranah Semesta puncak, tapi kenapa anda tidak memberikan tekhnik berlatih tingkat tinggi ini saat pertama kita membentuk prajurit rahasia?" tetua Jierui
"Huh!, bawahan rendahan sepertimu tidak perlu mengetahuinya!" marah Kaili
"Ma, maaf pemimpin, aku melewati batasanku" tetua Jierui menahan rasa kesal
...*****...
__ADS_1
Di dalam kamar Lien Hua...
Terlihat Jienheeng duduk di samping tempat tidurnya sambil memandangi mata Lien Hua yang menutup rapat.
Tiba-tiba jendela kamar terbuka dan muncullah Yan Xin berdiri sambil memakan apel merah.
KRAUS !
Yan Xin menggigit apel merah itu.
"Jadi... apa keputusanmu?..." tanya Yan Xin
"Aku ingin bertanya satu kali lagi kepadamu, apakah nasib burukku ini tidak bisa diubah, bagaimana bisa aku memiliki nasib buruk, aku ingin bertanya kepadamu, apa kesalahanku sehingga membuat kejadian seperti ini menimpa pada hidupku dan istriku Lien Hua!" Jianheeng menangis
"Sudah kubilang... setiap orang memiliki nasib baik dan nasib buruknya masing-masing, bagaimana bisa kau hanya ingin nasib baik yang terus mendatangimu" jawab Yan Xin
"Tapi nasib buruk ini bukan hanya sekedar nasib buruk, ini nasib yang benar-benar buruk, kau pernah bilang bahwa nasib burukku ini terjadi karena kesalahanku dimasa lalu, sebenarnya apa kesalahanku itu!, jika aku bisa mengubahnya kenapa tidak" Jianheeng
__ADS_1
"Hoho... karena aku tak suka jika ini diperpanjang maka aku akan memberitahumu kesalahanmu itu" tawa Yan Xin
"Itu disebabkan oleh sakit hati seorang wanita yang begitu saja kau tinggalkan, mungkin kau tidak akan pernah lupa nama wanita itu adalah Yueyin, gadis yang hanya pernah singga di hatimu dengan hanya waktu semalam, ini adalah kutukan hati darinya" jelas Yan Xin
"Yu, Yueyin!?, jadi apakah Yueyin masih hidup?!" kaget Jianheeng mengeluarkan air mata
"Yaa... dia sekarang terjerumus dalam tekhnik sesat dan ilmu hitam gelap, sekarang kekuatannya sudah jauh melebihimu, dia tersesat di dalam kehidupan itu karena kesalahanmu sendiri karena tidak menepati janji, seharusnya kau sudah menduganya" ucap Yan Xin sembari memakan apel dengan nikmat
"Memang, aku memang sudah menduganya, semua ini memang kesalahanku sendiri, seharusnya aku menepati janji yang kubuat, sekarang itu berimbas kepadaku dan Lien Hua, dan tak terkecuaki padanya, ini semua terjadi karena kesalahanku, jadi dimana Yueyin sekarang, aku akan menemuinya dan berbicara kepadanya agar memaafkanku" Jianheeng
"Haha.. itu tak semudah yang kau pikirkan, Apakah kau tidak sadar kau sudah bertemu Yueyin setelah beribu-ribu pertarungan melawan perguruan Hitam" seringai Yan Xin
PRANG!
Jianheeng menjatuhkan gelas kaca di sampingnya.
"APAKAH ITU DIA!?.... KAILI!?" Jianheeng kaget
__ADS_1
"Aku tidak menyangka kau bisa menebaknya dengan begitu singkat" ucap Yan Xin