Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 259 (Season 6)


__ADS_3

"Sangat hebat jika pangeran Mo Heng dapat menemukan kain sutra halus itu, konon seseorang yang membuatnya hanya tersisa beberapa di dunia ini dan dengan membuat satu helai benangnya saja harus menggunakan kekuatan aura!" para tamu heboh


"Bagus!, sangat bagus!, aku sangat menyukainya!" senang Ibu Suri


Selajutnya adalah Mo Huang yang maju diiringi dua pelayan yang membawa peti dengan ukuran besar.


"Selamat berulang tahun untuk nenek, aku mendoakan nenek agar panjang umur, Saat aku menjalankan tugas di kota sebelah tanpa tak sengaja aku menemukan barang antik berukir emas ini di bawah tanah, konon setelah diteliti iti adalah sebuah peninggalan zaman dahulu" Mo Huang


Kedua pelayan itu membuka peti kayu besar itu dan terlihatlah patung berukir dewa teratai yang terbuat dari emas murni.


Melihat itu semua tamu terbelalak kembali dengan hadiah yang diberikan kepada ibu suri.


"Bagus nak!, kau memberikan nenek hadiah yang sangat amat bagus" senang Ibu Suri


Dan selanjutnya Feng Yin yang maju sendiri dengan menenteng sebuah hadiah yang ditutupi kain.


"Wah pangeran ke empat masih berani datang ke sebuah acara?, apalagi ini adalah acara ibu suri, apakah dia tidak jera dipermalukan?" bisik para tamu menggunjing

__ADS_1


"Lihatlah dia, ketiga pangeran berpakaian dengan sopan dan rapih, sedangkan dia berpakaian compang camping seperti gelandangan, itu akan mempermalukan sang kaisar!" bisik para tamu


"Nak aku tahu kau pasti akan datang, apakah kau sudah mempersiapkan hadiahmu?, nenekmu pasti akan sangat menyukainya" senyum Kaisar


"Iya ayah, sebenarnya aku bukan membelinya, melainkan aku memburunya, dia terbang saat aku pergi di hutan bambu hijau, aku memikirkan untuk memburunya karena aku tahu nenek suka sekali memelihara berbagai jenis burung" senyum Feng Yin


Feng Yin membuka kain penutup hadiahnya, yang terlihat adalah sangkar burung yang terlihat didalamnya seeokor burung cantik yang menawan.


Tapi ekspresi ibu suri tak mendukung, seolah tak suka dengan hadiah yang Feng Yin bawa.


"Benar, apakah pangeran keempat tidak kapok menjadi bahan tertawaan semua orang lagi, bagaimana kalau kita sebut dia pangeran yang memalukan, haha" bisik para tamu


"Adik ketiga apakah kau tidak punya tatakrama?, bagaimana bisa kau membawa hadiah yang sangat buruk ke acara ulang tahun ibu suri?, apakah sekarang kau sudah tidak menghormati ibu suri?" ucap Mo Yan


"Benar, dan lihatlah pakaianmu itu, apakah kau tidak punya pakaian yang lebih sopan untuk hadir di acara penting, apakah kau lupa dengan statusmu itu?, kelakuanmu itu akan mempermalukan ayah sebagai kaisar!" ucap Mo Heng


"Adik Feng, aku sependapat dengan Kakak pertama dan kakak kedua, sikap dan penampilanmu dan juga hadiahmu yang sekarang ini sangat tidak pantas!" sambung Mo Huang

__ADS_1


"Kalian!, sejak kapan aku mengajari kalian dengan begitu tidak sopan!, adik kalian telah bersusah payah mendapatkan hadiah untuk neneknya!, apakah kalian tidak ada rasa ingin memuji adik kalian berkat usaha dan kerja kerasnya!" marah Kaisar


"Jangan berteriak, kau debagai kaisar tidak pantas melakukan hal seperti itu di saat seperti ini, itu akan membuat para tamu takut" Ibu Suri


"Ma, maaf ibu, tapi ibu seharusnya menyanjung Feng Yin atas kerja kerasnya untuk mendapatkan hadiah untukmu" Kaisar


Feng Yin berusaha berdiri tegar dengan cemoohan semua orang, tak apa jika semua orang tak suka dengan hadiah yang ia bawa untuk ibu suri, asalkan ibu suri suka itu sudah cukup bagi Feng Yin.


"Aku tidak suka dengan hadiah yang kau berikan, burung jelek itu kau bakar dan kau makan saja, sekarang enyahlah dari hadapanku" dingin Ibu Suri


Seketika perkataan itu membuat Feng Yin ingin menangis, tapi dia tetap berdiri dengan menahan air matanya.


"Ibu mengapa kau mengatakan hal seperti itu kepada Feng Yin!?, dia juga adalah cucumu!" ucap Kaisar


"Ck, dia hanyalah seorang anak angkat, dan aku hanya mempunyai tiga cucu!" ucap Ibu Suri


Malihat kejadian itu, Mo Yan, Mo Heng, dan Mo Huang merasa puas.

__ADS_1


__ADS_2