Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 213 (Season 5)


__ADS_3

Kini di tempat Yan Xin, Yan Xin berjalan santai di sepanjang perumahan kekaisaran gama yang sepi, karena semua penduduk pergi ke Gold Alkemis, atau perumahan alkemis untuk menonton babak selanjutnya.


"Ini gawat master, semua peserta sudah jauh mendahului kita dan kau masih berjalan lambat bak siput yang srdang kehausan!" kesal Hillis dalam bentuk burungnya yang bertengger di pundak Yan Xin


Untuk sampai ke Gold Alkemis lumayan jauh dan harus melewati danau hijau di hutan Almijo.


"Perumahan di kekaisaran ini sepanjang jalan sangat sepi, perasaan tenang ini harus kita nikmati sedikit" Yan Xin menghirup udara segar


"Huh!, terserahmu saja!" kesal Hillis


Beberapa jam kemudian Yan Xin sampai di hutan Almijo.


Hutan Almijo adalah satu hutan di kekaisaran gama, tidak ditebang karena hutan itu dipercaya sangat sakral dan terdapat roh leluhur, meski hutan itu tidak luas, tapi di tengah hutan terdapat danau hijau yang sangat luas, untuk menuju Gold Alkemis diharuskan untuk melewati danau hijau itu dengan perahu bambu.


"Benar-benar sejuk, rasanya aku ingin terbang bebas di hutan ini, anginnya yang sepoi-sepoi sangat pas untuk burung membuat sarang dan bertelur" ucap Hillis


PYAK !


PYAK !


Terdengar suara cuitan burung di salah satu pohon di sekitar, ternyata setelah dicari ada anak burung yang terjatuh dari sarangnya.


Yan Xin mengambil anak burung itu dan menaruhnya kembali ke sarangnya di dahan yang rendah itu.


"Bagaimana bisa ibu burung membuat sarang di dahan yang begitu rendah?" heran Hillis

__ADS_1


"Mungkin ibu burung itu berfikir jika dia membuat sarang di dahan pohon yang teratas terdapat predator bersayap yang akan memakan anaknya" jawab Yan Xin


"Tapi membuat sarang di dahan yang rendah juga akan membahayakan anaknya, mungkin saja anaknya akan di bawa oleh manusia" sambung Hillis


"Entah, mungkin ibu burung punya caranya sendiri" ucap Yan Xin


Tiba-tiba burung pengantar surat mendatangi Yan Xin dan bertengger di lengannya.


Terlihat gulungan surat yang diikat di kaki kanan sang burung pengantar surat.


"Burung pengantar surat ini terlihat tidak biasa, apakah itu surat yang sangat penting?" penasaran Hillis


Yan Xin membuka ikatan itu dan mengambil suratnya.


"Ternyata di perguruan Bixi telah terjadi masalah" ucap Yan Xin


"Setelah menjadi hewan kontrakmu aku mengetahui bahwa tuan adalah murid dari perguruan bixi" ucap Hilli


"Bukan, bukan murid, tapi aku bisa dibilang hanya menumpang di perguruan bixi untuk mrnaruh muridku dan juga adik-adikku, tentu saja untuk membalas jasa mereka aku akan menolong mereka" jelas Yan Xin


"Tapi tuan mana mungkin kita sempat, kau akan mengikuti perlombaan alkemis untuk menjadi sang master alkemis dan mendapatkan julukan 'Ratu Mawar', bagaimana bisa kau meninggalkannya" tanya Hillis


"Tentu saja aku tidak akan meninggalkan perlombaan itu" senyum Yan Xin


PAK !

__ADS_1


Yan Xin menyatukan tangannya dengan serempak.


SWOSHH~


SWOSHH~


SWOSHH~


Terbentuklah klon Yan Xin yang terbuat dari tekhnik mawar darah.


Klon itu sangat mirip dengan Yan Xin sendiri dan memiliki setengah dari kekuatan Yan Xin.


"Ini.... Sebuah Klon!?" kaget Hillis


"Klon ini mempunyai setengah dari kekuatanku, bersikap sepertiku, dan dia akan bertahan selama satu hari dan lenyap" jelas Yan Xin


SRET !


Yan Xin menggores jempol tangannya dan menempelkan darah ke kening klon tersebut sehingga klon itu tiba-tiba membuka matanya.


"Pergilah ke perguruan Bixi, lingdungi yang benar dan lenyapkan yang salah" perintah Yan Xin


BLASHH~


Klon itu melebur menjadi ribuan kelopak bunga mawar dan lenyap di bawa angin menuju perguruan Bixi.

__ADS_1


__ADS_2