
Di perjalanan menuju istana menggunakan tandu...
"Untunglah tadi ayah sudah berhasil menahan cobaan langit dan sekarang dia sudah berada di ranah semesta, jadi aku tidak perlu khawatir kalau aku pergi meninggalkan keluarga Xin"
"Sekarang aku harus berpamitan kepada kakek Shang, pakaian wanita terlalu ribet untuk di buat perjalanan jadi aku memakai pakaian pria saja"
Di kediaman kaisar...
"Kenapa kau tidak duduk di kursi kaisarmu nak?, Sebagai seorang kaisar kau tidak boleh duduk dilantai"
"Tidak leluhur, bagaimana mungkin aku tidak menghormati leluhur"
"Aku ingin bertanya dimana ibumu?"
"Ibu sudah tidak ada leluhur, beliau meninggal sekitar empat puluh tahun yang lalu"
"Aku merasakan muridku sedang mendekat kemari, aku akan keluar sebentar, kau tunggulah disini"
"Baik leluhur"
Sesampainya di istana kekaisaran
"Aduhhh dimana aku harus mencari kakek Shang, waktuku sudah tidak banyak!" Ucap Yan Xin menengok kesana-kemari
"hehe kenapa kau mencariku muridku"
"Astaga!, Kakek Shang kau mengejutkanku!"
"Haha maaf-maaf, apakah kau sudah mau pergi?"
"Pergi?, bagaimana kakek tau kalau aku akan pergi?"
"Lihatlah gembolanmu itu, semua orang yang melihatmu juga pasti tahu kau akan pergi jauh dasar murid bodoh"
"Apakah benar begitu?, Ah langsung saja ke intinya, aku kesini hanya mau berpamitan dengan kakek"
"Kenapa kau tidak mengajakku?"
__ADS_1
"Kaisar pasti membutuhkan kakek, karena sekarang sering terjadi perang"
"Bagaimana bisa kau berpikir begitu muridku, apakah aku ini terlihat seperti pengawal!?"
"Cepatlah kakek jangan berbasa-basi!, Mana barangnya?!"
"Hah?, barang apa?"
"Tentu saja sesuatu yang bisa melindungiku kalau-kalau aku akan sekarat oleh musuh!"
"Dasar murid tidak tau sopan santun, ini Plakat kayuku, jika kau menghancurkannya aku akan datang kepadamu"
"Haha, bagus kalau begitu"
Yan Xin pun pergi ke pasar untuk makan sejenak...
Di rumah makan...
"Kau ingin memesan apa tuan?"
"Aku ingin makanan yang berkuah"
Pelayan itu pun pergi meninggalkan Yan Xin
"Eh apakah kau mendengarnya?"
"Mendengar apa?"
"Tiga hari lagi akan ada 'Hari jatuh langit'"
"Waah apakah sudah mau hari jatuh langit?"
"Benar, aku melihat bahwa para orang-orang yang kuat sudah bersiap untuk menunggu barang yang akan jatuh dari langit"
"tentu saja aku tidak akan mendapatkan barang ajaib tersebut karena aku tidak bisa melawan para orang kuat itu"
"Tuan ini pesanan anda"
__ADS_1
Yan Xin pun mengeluarkan emas dari lengan bajunya dan memberikannya ke pelayan
"Apa itu hari jatuh langit?, aku ingin semua informasinya"
"Baiklah tuan aku akan mengatakannya"
"Hari jatuh langit ini terjadi satu kali setiap satu juta tahun, Di hari itu para kultivator akan bersiap untuk barang ajaib yang akan jatuh dari langit, konon barang ajaib itu adalah milik dewa yang jatuh, barang tersebut tidak menentu jatuhnya dimana, yang jelas para kultivator akan memperebutkan benda itu sampai titik darah terakhir"
"Oke kau boleh pergi"
"Terima kasih tuan" Ucap pelayan itu lali pergi
"Hari jatuh langit ya?, Haaahh~ sayang sekali ranahku masih menengah, lupakan saja untuk memperebutkan barang dewa itu"
Tiga hari kemudian, di hutan hewan ajaib...
"Tidak ada hewan ajaib yang cocok denganku, apakah aku telah ditakdirkan untuk tidak memiliki hewan ajaib?!" teriak Yan Xin
"Tidak, aku haru lebih teliti mencarinya lagi, siapa tau ada hewan yang terlewat"
SWOOOSS!!!
TAP
"Hah? telur apa ini?, kenapa jatuh dari langit?"
"Ada yang datang!, aku harus bersembunyi!"
SRAKKK!
Yan Xin pun memutuskan untuk bersembunyi di semak-semak
"Kemana barang itu pergi?"
"Tadi aku melihatnya barang itu jatuh disini"
"apakah kau tidak salah melihatnya?"
__ADS_1
Semua kutivator kuat mengelilingi hutan hewan ajaib untuk mencari benda ajaib.