Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 231 (Season 5)


__ADS_3

Di suatu jalan di sebuah pasar yang sangat sepi, seorang pengemis berpakaian lusuh memakai topi jerami serta membawa tongkat duduk di pinggir pasar sambil berharap ada yang melemparkan koin di wadah kayunya itu.


"Cepatlah Huanran, kenapa kau sangat lambat sekali!" ucap Zhishu


"Jangan terburu-buru kak, Petapa suci akan menunggu sampai sore nanti!" Huanran menarik tangannya yang dipegang Zhishu


"Kau ini!, baiklah aku akan pergi sendiri jika kau tidak mau terburu-buru olehku!, huh!" kesal Zhishu lalu pergi sendiri meninggalkan Huanran gadis kecil itu di jalan pasar yang sepi sendirian


"Pasar hari ini sangat sepi, tak seperti biasanya, dengan tubuh kecilku akan sangat mudah jika berjalan sendiri dikala pasar sepi, sebaiknya aku ke pinggiran terlebih dahulu untuk membersihkan debu di pakaianku" Huanran berlalu ke pinggir jalan pasar


Tak sengaja di sampingnya terdapat pengemis yang meminta-minta, di wadah kayunya itu tak ada koin satupun.


Dengan Baiknya Huanran merogoh kantong bajunya dan menaruh satu koin perak di wadah kayu pengemis tersebut.


"Apakah anda hanya sendirian disini?" Huanran membuka pembicaraan

__ADS_1


"Benar, aku hanya sendirian disini" sang pengemis yang menutupi wajahnya dengan topi jeraminya


"Apakah kau orang baru disini, sebab aku tidak pernah melihatmu sebelumnya" Huanran


"Benar, aku baru disini, aku datang dari tempat yang amat jauh" sang pengemis


"Pasar hari ini amat sangat sepi, karena kedatangan petapa suci di gunung Yun Hua, semua orang akan kesana dan mendengarkan apa yang ia katakan, kakakku pagi-pagi berdandan untuk petapa suci itu, setiap penduduk di Kekaisaran Huadao ini sangat menghormatinya, pasalnya dia sering membantu warga disini yang sedang kesulitan dengan nasihatnya" Huanran bercerita


"Sangat menarik, siapa nama petapa itu, dan berapa umurnya, gadis kecil?" pengemis itu bertanya


"Haihh sekarang aku harus pergi menyusul kakakku, atau dia akan mencemaskanku, apakah kau ingin ikut?" Huanran


"Hehe, boleh, aku akan ikut denganmu" jawab sang pengemis


Gunung Yun Hua, gunung yang terdapat di benua Guana di kekaisaran Huadao, gunung ini di cap sebagai tempat suci yang udaranya bersih, setiap hari terdapat kultivator yang mendarat disana untuk berkultivasi menaikkan ranahnya, konon jika seorang kultivator berkultivasi di gunung Yun Hua, maka kutivasinya akan cepat naik dan beralih ranah baru.

__ADS_1


Di gunung Yun Hua terlihat seorang petapa yang membawa tongkat, tasbih besar dan berpakaian serba putih itu duduk bersila di atas batu besar, di bawahnya terdapat semua warga yang mendengarkan nasihatnya itu.


Kini Yan Xin yang menyamar sebagai pengemis ikut duduk bersama yang lainnya bersila ditanah.


Ketika sang petapa suci sedang memberikan nasihatnya, dia tiba-tiba terdiam melihat pengemis dengan baju kotor ikut bersila di salah satu kerumunan warga.


"Hei kau pengemis, kenapa kau datang kesini, disini bukan tempatmu untuk mencari koin, kuharap kau segera pergi" petapa suci dengan ramah


Tapi pengemis itu hanya tersenyum di balik topi jeraminya, membuat petapa suci itu kurang nyaman.


"Hei apakah kau tidak mendengar apa yang dikatakan petapa suci!, pergilah dari sini!" usir para warga


"benar, jika kau terus berada disini, kau akan menodai petapa suci!" usir para warga


"Tolong jangan usir dia, dia datang bersamaku!" cegah Huanran

__ADS_1


"Huanran kau memang adik yang nakal, cepat kesini!, kenapa kau membawa seorang pengemis bau bersamamu!, itu akan sangat memalukan bagi petapa suci!" Zhishu menarik Huanran


__ADS_2