Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 116 (Season 3)


__ADS_3

Pagi harinya...


TOK TOK TOK


Seseorang mengetuk pintu paviliun Yan Xin.


SREEG


Yan Xin menggeser pintu kayu itu.


"Xiao Ge apa yang kau lakukan disini, bukankah seharusnya kencan kita nanti malam?" tanya Yan Xin tanpa ekspresi


"Bu, bukan, bukan begitu, a, aku bermaksud untuk mengajakmu ke menara latihan, i, itupun kalau kau mau" gugup Xiao Ge


"Hmm... baiklah aku akan ikut denganmu, lagipula sekarang aku sedang bosan dan tidak ada rencana" jawab Yan Xin


"Sebenarnya aku berencana untuk pergi menemui ibumu, tapi itu bisa dilakukan di lain waktu karena kau sekarang mengajakku" Yan Xin dalam hati


"Baguslah kalau kau mau" senang Xiao Ge

__ADS_1


Mereka pun berjalan menuju menara berlatih sambil berbincang.


"Kenapa kau mau ke menara berlatih?, apakah kau mau berlatih sesuatu?" tanya Yan Xin


"Tentu, aku sudah mendaftar di pertarungan hidup mati, dan sekarang aku ingin berlatih ayunan pedangku" jawab Xiao Ge


"Kau pasti akan menertawakanku kalau aku bicara begitu" ucap Xiao Ge


"Kenapa aku harus menertawakanmu?" tanya Yan Xin


"Para murid yang lain bilang, walaupun aku ikut aku akan kalah dalam satu tebasan karena tidak bisa berkultivasi ndan tidak mempunyai elemen"


"A**sal kau tahu nak, kau mempunyai dua jenis kekuatan spesial" gumam Yan Xin


"Ba, baiklah, aku jadi tidak perlu merasa cemas karena ada yang menyemangatiku" sambung Xiao Ge


"Ouh, apakah ini menara berlatih?" Yan Xin mendongakkan kepala


Menara berlatih, menara berbentuk seperti pagoda itu adalah tempat khusus berlatih untuk para murid, menara itu menjulang tinggi mendekati awan dengan ruangannya yang begitu banyak, ruangan berlatih terbagi menjadi khusus terkuat dan khusus biasa, ruangan khusus terkuat adalah ruangan khusus untuk orang dengan kekuatannya yang kuat, ruangan khusus biasa biasanya untuk junior dan murid yang baru berlatih elemen mereka, maka dari itu penjaga menara berlatih harus menguji coba setiap murid untuk mengetahui seberapa kuat mereka tanpa memandang ranah mereka tinggi atau rendah.

__ADS_1


Yan Xin dan Xiao Ge pun memasuki menara berlatih itu dan langsung memilih-milih ruangan yang nyaman.


"Maaf kalau membuatmu sesak, karena mungkin petarungan hidup dan mati sudah berada di depan mata maka banyak murid di menara berlatih ini" ucap Xiao Ge


"Itu tidak masalah bagiku" jawab Yan Xin


"Yan Xin aku akan kesebelah sini untuk memilih-milih ruangan, apakah kau mau ikut, atau kau juga mau berlatih?" tanya Xiao Ge


"Aku juga akan memilih-milih ruangan di sebelah sana, kau pergilah dahulu"


"Baiklah kalau begitu, kau harus berhati-hati" senyum Xiao Ge langsung pergi berpisah dengan Yan Xin


"Mari kita lihat ruangan yang berada di atas" ucap Yan Xin melangkahkan kaki


Dari sepanjang perjalanan semua murid yang ada di menara berlatih terlihat memandangi Yan Xin, tapi Yan Xin tidak memperdulikan hal itu.


"Siapa dia?, apakah dia murid baru, dia memakai cadar sehingga kita tidak bisa melihat wajahnya"


"Mungkin, dia terlihat beberapa kali olehku bersama si sampah Xiao Ge"

__ADS_1


"Apakah begitu, berarti kita tidak boleh berdekatan dengan teman si sampah, dan lihatlah dia, dia berusaha untuk memilih ruangan paling atas haha, apakah dia tidak tahu semua ruangan dari batas ini ke atas sudah di cap milik kakak Kang Nam?"


Yan Xin yang mendengar dirinya diomongkan hanya terus berjalan menaiki tangga kayu.


__ADS_2