
Paginya Di Gold Alkemist.
Kini keempat peserta yaitu Zei Zei, Xue Er, Xei Li dan Leng Lei terus maju di babak level seterusnya tapi sayang pada babak level 89-91 Xue Er dan Leng Lei gugur karena tidak bisa melanjutkannya.
Dan sekarang adalah tantangan babak level 92.
"Hosh...Hosh... aku tidak akan kalah... Hosh" Xei Li dengan nafas membara akibat kelelahan dan kurang tidur sepanjang malam
"Hosh... hosh... jangan bermimpi dulu, kau hanya dari negara kecil yang miskin, berani sekali kau berbicara seperti itu kepadaku" Zei Zei berkacak pinggang
"Dan kau adalah si manja yang bisa berjudi dan bermain wanita, alias kau itu lelaki murahan!" Xei Li
"BERANINYA KAU!!" Zei Zei bersiap-siap mengeluarkan tekhniknya
"Jika kalian bertarung maka kalian akan gugur dan raja/ratu alkemis tidak akan ditentukan!" MC
Zei Zei pun meredakan kemarahannya.
"Sekarang adalah babak level 99, tantangannya adalah, tubuh kalian akan diberikan racun dari ular sisik putih, sebelum racun itu menyebar, kalian harus langsung membuat penawarnya dan meminumnya sendiri, kalian boleh mengangkat tangan dan mengundurkan diri maka salah satu dari kalian akan menjadi raja/ratu alkemis" MC
"Sial, apakah ini tidak gila, mereka melibatkan racun ular sisik putih sebagai perlombaan!" Zei Zei dalam hati
__ADS_1
"Ini sangat gawat, hanya ada 10% aku bisa memenangkan babak ini" Xei Li dalam hati
"Di meja kalian, masing-masing sudah ada berbagai tumbuhan/bahan obat untuk kalian racik menjadi Pil, babak ini tidak akan diberi waktu karena tubuh kalian adalah waktunya, jika kalian tidak bisa membuat pilnya atau terlambat membuat dan memakan pil nya maka nyawa kalianlah taruhannya, masih ada waktu jika kalian ingin menyerah" MC
"Aku tidak akan menyerah kepada manusia dari negara miskin ini" Zei Zei sombong
"Aku tidak akan menyerah dari si gendut sialan ini!" Xei Li
"Baiklah tanpa berlama-lama, Babak level 99 dimulai.... SEKARANG!!!" MC
Seseorang pun memberikan masing-masing botol giok berisi racun ular sisik putih yang sangat beracun.
Terlihat raut wajah Xei Li yang agak takut menatap botol gioknya saja.
"Dasar orang payah, jangan bandingkan diriku denganmu!" Zei Zei
"Sial, dia berani sekali meminumnya dalam sekali tegukan, aku sangat takut, tapi aku tidak bisa membiarkan harga diriku terjatuh disini!!" Xei Li dalam hati
Xei Li meminum racun yang berada di botol giok itu.
Mereka pun langsung meracik dan memilih bahan-bahan/tanaman obat yang akan mereka gunakan untuk meracik Pil penawar.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian tubuh mereka berdua menjadi lemas dan berkeringat dingin.
Mereka berdua mulai kelelahan dan ditambah meminum racun ular sisik putih.
"Dasar racun sial!, kau jangan meremehkanku!" Zei Zei pun menggunakan tekhnik penahanan tubuh, membuat tubuhnya 10 kali lebih kuat dan sehat
"Kau curang!, kau menggunakan tekhnik dalam perlombaan!" Xei Li yang mulai kesakitan akibat racun
"Selama tidak menggunakan tekhnik untuk menyerang lawan, maka boleh menggunakannya" MC
"Sial, aku tidak bisa menggunakan tekhnik seperti itu, yang kupunya hanya tekhnik untuk menyerang lawan!" Xei Li dalam hati
Zei Zei memulai pembuatan Pilnya, sedangkan Xei Li membuatnya dengan kesakitan.
"a, aku tidak boleh kalah.... aku.... harus.... menang...." Xei Li
BRUK !
Xei Li terjatuh dan pingsan.
Sementara itu Zei Zei telah berhasil membuat Pil penawarnya dan memakannya sendiri.
__ADS_1
"Pemenang dari babak level 99 adalah Zei Zei Baharuma!" MC
Semua penonton bersorak dengan sangat keras.