
"Cih!, baiklah, aku meyetujuinya!" ucap Anming terpaksa
"Haha itu pilihan yang sangat amat bagus, pergilan dan beritahu pasukanmu yang masih hidup untuk mundur sejauh mungkin" ucap Yan Xin
Anming pun mengeluarkan terompet perangnya.
ketika di tiup trompet itu menandakan semua pasukan harus mundur.
Semua pasukan yang terisa pun mundur dengan cepat.
Sedangkan pasukan musuh mengejar mereka.
"Aku sudah memerintahkan mereka mundur, srkarang giliranmu" ucap Anming
"Baiklah sekarang lihatlah, tapi ingat kau jangan sampai muntah" seringai Yan Xin
Lebah dari telinga Anming pun pergi menjauh dengan suara Yan Xin.
Pasukan musuh yakni dari kerajaan Miao sedang menyombongkan serta memamerkan kekuatannya.
"Hahaha aku tak menyangka dalam perang ini kita akan menang!, pangeran dari kerajaan Huajun itu kini seperti semut di hadapan kita" ucap An Xu Miao
__ADS_1
"Hahaha benar sekali, ide yang bagus untuk menempatkan pola bendera arwah, tapi aku heran kenapa pasukan kerajaan Huajun tiba-tiba mundur?" Anzu Miao
"Hahaha apa yang kau pikirkan, tentu saja mereka ketakutan sampai mati karena kita" An Xu
"Benarkah?, hahaha kalau begitu mereka memang pantas mendapatkannya!" sambung Anzu
Tiba-tiba langit menjadi gelap gulita menutupi wilayah perbatasan itu.
"Eh kenapa langit tiba-tiba menjadi gelap, apakah akan turun hujan?" tanya An Xu
"Ku rasa, tapi perasaanku agak aneh..."
"Hei lihatlah ke langit!, a, ada yang terbang kemari!, apakah itu segerombolan lalat yang menutupi awan sehingga membuatnya seperti awan gelap yang akan turun hujan?" Anzu Miao
Miliaran Lebah iblis pun menutupi awan sehingga seperti mendung Menuju pasukan Miao, Anzu pun membunyikan terompetnya pertanda semua pasukan harus lari atau berlindung.
Semua pasukan Miao pun kalang kabut, dan karena kekalang kabutannya ada pasukan yang terjepit antara tubuh ke tubuh hingga mati.
Tapi terlambat, miliaran Lebah itu terbang turun menuju ribuan pasukan Miao.
Semua pasukan Miao berteriak histeris karena ketakutan.
__ADS_1
Semua lebah pun mulai memakan para kuda yang ditumpangi pasukan Miao.
Fase makan Lebah iblis ada 4, pertama lebah iblis akan memakan lapisan kulit mangsa telebih dahulu, setelah itu menggerogoti dagingnya, meminum darah mangsanya dan yang terakhir lebah iblis tidak akan segan memakan tukang mangsanya sampai lenyap.
Para kuda itu berteriak kesakitan hingga para pasukan musuh yang menungganginya terjatuh.
para pasukan musuh pun berlari dengan cepat menjauh karena terancam bahaya, tapi tentu saja itu mustahil karena lebah iblis yang Yan Xin punyai berjumlah miliaran.
dengan bergerombol para lebah iblis mulai memangsa dan menggerogoti daging ribuan pasukan musuh.
jeritan mewarnai perbatasan itu, sekilas Anming yang melihat itu terlihat membuka lebar matanya karena tidak percaya apa yang dia lihat, pasukan Anming yang tersisa bersembunyi karena takut akan terkena imbas lebah iblis.
"Aku tidak percaya ini... ternyata wanita itu memelihara lebah iblis yang sangat langka, dan berhasil memperanak pinakannya menjadi banyak tak terhingga" Anming dalam hati
"Pa, pangeran sebenarnya kenapa para lebah iblis itu memangsa pasukan musuh kekaisaran Miao?" gemetar salah satu pasukan
"Kalian jangan takut, lebah-lebah itu adalah milik temanku, dia yang mengendalikannya" ucap Anming datar
Tak sampai satu menit semua pasukan musuh serta para pangerannya habis digerogoti oleh lebah iblis.
Melihat itu pasukan Anming bersorak gembira atas kemenangannya.
__ADS_1
"Pangeran memang hebat bisa mempunyai teman yang bisa mengendalikan lebah iblis, itu adalah salah satu pencapaian yang tak terhingga!" ucap salah satu pasukan