
"Sudah adik seperguruan Si, jangan menghabiskan suaramu hanya untuk memarahi orang yang mementingkan diri sendiri seperti dia" ucap Tu Tu
"Sin Si, Tu Tu, bagaimana kalian bisa bertindak kurang ajar kepada kakak seperguruan kalian!" tegas Hye Yu
"Jangan pentingkan soal itu kak Hye!, yang terpenting adalah, semua masalah ini gara-gara manusia sialan ini!, aku sangat muak mendengar bahwa dia adalah kakak seperguruanku!" ucap Sin Si menahan emosi
Sedangkan Molin dengan baju yang sudah terkoyak dan luka dimana-mana hanya diam menundukkan kepalanya.
"Itu, Itu para tetua!" seru A mu
Mendengar itu semua mengangkat kepalanya ke atas langit dan melihat 3 tetua terbang turun ke perguruan Bixi.
"Kalian, uhuk!, apakah kalian baik-baik saja" tanya tetua Mora
"Kami semua baik-baik saja tetua, tapi keadaanmu sekarang semakin buruk, sebaiknya tetua beristirahat terlebih dahulu" saran Hye Yu
"Sin Si, tolong bawa tetua Mora beristirahat" Hye Yu
"Baik kakak Hye" Sin Si memapah tetua Mora pergi
"Untuk Molin, pengadilan kesalahan akan dimulai besok, seharusnya kau mengerti jika kau mendapatkam hukuman terberat maka tidak ada siapapun yang akan menolongmu" jelas tetua Suli
Tetua Suli dan tetua Mahma pun terbang pergi ke Paviliun mereka.
__ADS_1
Sedangkan Molin hanya terus menunduk.
"Tu Tu, tolong bawa, A mu, Hauzan, dan To Mu ke kamar mereka" Hye Yu
"Baik kakak Hye, ayo kita kembali ke kamar, kak Tu Tu akan menunjukkan permainam yang bagus kepada kalian" bujuk Tu Tu
"Wah apakah permainannya sangat seru, apakah itu judi?" tak sabar To Mu
"To Mu dimana kau belajar itu, kata kakak Yan, bermain judi itu tidak baik, dan katanya hanya dilakukan pada saat mendesak atau saat kita tidak punya uang" ucap Hauzan
"Hahaha, jadi sebenarnya yang benar itu judi boleh atau tidak" tawa A mu
"Hei sudah-sudah, ayo kita ke kamar" ajak Tu Tu membawa ketiga bersaudara pergi
"Baiklah"
Yu Chibai pun terbang pergi menuju hutan belakang perguruan bixi.
Sekarang hanya tinggal Hye Yu dan Molin yang masih menunduk.
Hye Yu pun membalikkan badan hendak pergi.
"Adik seperguruan Hye..." panggil Molin
__ADS_1
Pergerakan Hye Yu terhenti.
"Sejak kapan kau memanggilku dengan sopan seperti itu..." ucap Hye Yu pelan
"Tidak, aku...., aku hanya.... aku hanya ingin meminta maaf kepadamu..." sambung Molin
"Kenapa kau meminta maaf, apakah kau mempunyai masalah denganku, jangan berkata yang ambigu seperti itu...." Hye Yu melangkahkan kakinya dan pergi
...*****...
Di kekaisaran Gama...
Yan Xin Sekarang masih berada di hutan Almijo.
"Master sampai kapan kau mau berkultivasi!, semua peserta mungkin sudah sampai ke Gold Alkemis!, sedangkan kau!..." ucap Hillis
"Sudah lenyap, klonku sudah lenyap, berarti di perguruan Bixi sekarang sudah baik-baik saja, sekarang mari kita lanjutkan perjalanan" ucap Yan Xin
"Syukurlah kalau kau berpikir begitu" lega Hillis
"Tapi tunggu, kau ambillah 3 helai daun dari pohon Almijo, aku rasa pohon Almijo memiliki daun yang mempunyai aura" perintah Yan Xin
"Apa yang kau katakan master, sejak zaman dulu, daun Almijo dikenal dengan racunnya yang sangat kuat, jika kau terciprat getahnya, maka kulit dan dagingmu akan lepas dan hanya tersisa tulang" ucap Hillis
__ADS_1