
Di kediaman pangeran Leo...
"Tenanglah, aku sudah mendapatkan tanaman obat terakhir" Ucap Yan Xin
"i, itu tidak akan berhasil, uhuk! uhuk!, aku hanya bisa disembuhkan oleh badan langka"
"Jadi kau mau aku mengorbankan adik-adikku?, ingatlah pangeran, aku tidak akan pernah mengorbankan mereka untuk penyakit yang sangat kecil yang dibuat oleh selir kaisar yang tidak tahu diri itu"
"Kau salah paham sayang, uhuk! uhuk!, aku tidak akan mengorbankan adik-adikmu, lebih baik aku mati" Serak pangeran Leo
"jagalah ucapanmu itu, kalau itu terjadi aku akan menjadi janda dengan waktu tersingkat"
"Putri apakah kau akan membuat Pil disini?" Tanya Xing Yang
"Ya, Suamiku sudah tidak bisa bertahan lagi, jadi aku akan mempercepat pembuatan Pil ini, Tapi sebelum itu, ayo kita sambut dulu tamu kita ini hehe" Ucap Yan Xin tersenyum seringai
"Hah?, apa maksudmu put..."
SREGGG!
Pintu kayu berlapis giok itu di geser ke samping dengan sangat cepat sampai terdengar suara hentakan.
"Anakku apakah kau baik-baik saja!?" Panik selir An langsung menghampiri Leo
"Aku tidak baik-baik saja... uhuk!" Jawab Leo
__ADS_1
"Bagaimana bisa kau tidak baik-baik saja?!, dan lihatlah, setelah kau menikahi wanita ini penyakitmu kambuh!, dia tidak melakukan apa-apa saat kau sakit!, ceraikan saja dia!" Teriak selir An
PROK PROK PROK
Yan Xin bertepuk tangan.
"Wahh selir An, Wah!, aktingmu sangat bagus dan halus sekali, tidak ada celah sedikitpun dalam aktingmu ini, dimana kau mempelajarinya?, aku yakin pasti kau telah berekting sangat lama" Ucap Yan Xin
"Apa yang kau bicarakan!?" Teriak selir An
"Uhuk!, sayang kau..."
"Diamlah suamiku, ini sudah menjadi urusanku, walau kau menghormatinya karena mendiang ibumu yang memintanya, dia sudah bertindak kelewatan, aku harus mebasminya sekarang juga" Potong Yan Xin
"B, bagaimana kau tahu?, Uhuk!" Tanya pangeran Leo
"Hahaha!, Selir An ingatlah posisimu, kau hanya sebatas pemuas nafsu sang kaisar sama halnya dengan selir-selir yang lain, jadi kau pantas disebut dengan jalang!" Ucap Yan Xin
"Ba, bagaimana bisa putri mengucapkan kata-kata itu, walau selir An adalah seorang selir, dia sangat di sayang kaisar" Ucap Xing Yang dalam hati merasa cemas dan gemetar
"Dasar wanita tidak berpendidikan!, wanita sepertimu tidak pantas menikahi pangeran ketiga!, kau hanya pantas menjadi pembantuku!, biar aku yang mengajarimu soal sopan santun!" Teriak selir An
"hiks... hiks..., apakah memang benar aku sangat tidak cocok dengan pangeran ketiga?, hiks... hiks" Tangis Yan Xin berpura-pura
"Huh!, ternyata mukamu yang sok kuat itu hanya omong kosong saja!"
__ADS_1
SREGGG!
Pintu kayu berukir giok itu digeser ke samping alias terbuka.
"Siapa yang omong kosong!" Tegas kaisar
Semua orang di dalam pun kaget dan langsung membungkuk memberi hormat.
"Salam kaisar!"
"Gawat!, bagaimana bisa kaisar berada di sini!?" Kaget Selir An dalam hati sambil membungkukan kepala
"Selir An kau sudah sangat lancang!, ternyata aku salah karena sudah memanjakanmu, kau telah menghina istri pangeran di hadapan pageran sendiri yang sedang sakit!, dan kejahatan ini sangat besar untuk dimaafkan!" Tegas kaisar
BRUK!
Selir An bersujud.
"Kaisar tolong dengarkan aku dahulu!, wanita ini duluan yang menghinaku!, anda harus menghukumnya!" Ucap Selir An
"Hiks... selir An, aku tahu kau tidak menyukaiku... hiks, tapi bukan berarti kau menghinaku di hadapan suamiku sendiri yang sedang sekarat... hiks"
"Dasar wanita bermuka dua!, singkirkan wajah palsumu yang menydihkan itu!" Teriak Selir An
"Selir An kau sudah membuat kesalahan yang sangat fatal!, kasim Gui, kurung dia di Paviliun dingin dan kurangi jatah makannya"
__ADS_1
"Atas perintahmu kaisar" Jawab Kasim Gui