
Di danau teratai...
Danau teratai perguruan adalah tempat khas untuk para murid wanita, di tengah-tengah danau itu terdapat tempat duduk untuk acara minum teh.
"Woahh Xiu Er lihatlah gaunmu yang berwarna biru langit, itu sangat indah dan cocok untukmu!" puji Gung Sya
"Benar apa yang dikatakan Gung Sya, dan tusuk rambutmu dari permata biru itu sangat serasi dengan gaunmu, untung di hari libur perguruan ini Xiu Er mengajak minum teh bersama" puji Rui Xi
"Hahaha, kalian terlalu berlebihan memujiku, sebenarnya bukan hanya kita bertiga yang akan minum teh bersama, ada satu orang lagi yang akan datang" ucap Xiu Er
"Siapa itu, apakah itu teman barumu?, apakah itu murid baru?" tanya Gung Sya dan Rui Xi
"Dia memang murid baru, dan calon istri kedua kakak Ge" jawab Xiu Er dengan senyuman
"Apa!?, jadi syarat itu benar!?" kaget Gung Sya
__ADS_1
"Apa yang kau katakan?, syarat?, syarat apa?" tanya Rui Xi
"Apakah kau tidak tahu, pemimpin perguruan meminta Xiao Ge si sampah itu untuk mencari calon istri lagi, setelah mendapatkan calon istri, baru dia boleh menikahi Xiu Er" jawab Gung Sya
"Xiu Er apakah itu benar?, aku tidak menyangka kau masih mencintai si Xiao Ge yang tidak bisa berkultivasi itu, dan sekarang dia ingin menduakanmu?" prihatin Rui Xi
"Itu tidak apa-apa, calon istri kedua Kakak Ge juga sangat baik padaku, aku bersyukur kakak Ge bisa mendapatkan dia, hiks" Xiu Er dengan tampang menyedihkannya
"Xiu Er kau jangan menangis, tenangkan dirimu, kami, aku dan Gung Sya akan terus mendukungmu dan berada di pihakmu" ucap Rui Xi
"Hiks, terima kasih karena kalian selalu mendukungku" ucap Xiu Er
"Habislah kau wanita ******!, kehidupanmu akan berakhir disini!, kau tidak akan bisa menggagalkan rencanaku terhadap Xiao Ge si sampah itu!" Xiu Er dalam hati
"Eh?, siapa wanita itu?, apakah itu wanita yang Xiu Er ceritakan?, dia sedang menuju kemari" tanya Rui Xi
__ADS_1
"Aku sangat tidak yakin itu wanita yang dibicarakan Xiu Er, lihatlah gaunnya yang polos itu, dan dia hanya mengikat rambutnya dengan sehelai tali, dan aku yakin mawar yang terselip di telinganya itu pun dipetik dari taman perguruan untuk pelengkap supaya pakaiannya tidak terlihat begitu polos" ucap Gung Sya mengomentari
Xiu Er pun menengok ke arah Gung Sya dan Rui Xi melihat, dan terlihatlah Yan Xin yang sedang berpura-pura kebingungan.
"Kakak Xin!" panggil Xiu Er
Yan Xin pun menoleh.
"Kesinilah!, aku akan mengenalkanmu kepada kedua temanku ini" senyum Xiu Er
"Salam adik Xiu Er, maaf sekali kalau aku menjadi penggangu di acara minum teh kalian" Yan Xin dengan muka bersalah
"Ini aneh, kenapa sifat ****** ini tiba-tiba berubah?" Xiu Er dalam hati
"Apa yang kau bicarakan kakak Xin, aku membuat khusus acara minum teh di danau teratai ini khusus untukmu, Aku akan memperkenalkanmu kepada kedua temanku, ini adalah Gung Sya, dan ini adalah Rui Xi" Xiu Er memperkenalkan
__ADS_1
"Maaf sebelumnya kalau aku tidak sopan, salam untuk kalian berdua" sopan Yan Xin dengan tetap mengenakan muka bersalahnya