
Kastil milik pemimpin perguruan putih terdapat di bagian barat, terdapat di tengah-tengah danau es beku dan harus melewatinya dengan terbang, jika tidak kau akan membeku selama ribuan tahun karena menginjak danau beku tersebut.
Sekarang semuanya berada di kamar sang istri pemimpin perguruan putih.
Terlihat wanita yang sangat kurus dan dengan mata tertutup, wajahnya pucat membiru.
Dan disampingnya terdapat pemimpin perguruan bernama Jianheeng yang sedang mendekap tangan istrinya dengan pasrah.
"Salam pemimpin, saya sudah menyuruh setengah dari tetua perguruan putih untuk mencari semua Alkemist dari berbagai daerah untuk mengobati istri pemimpin, jadi pemimpin tidak perlu khawatir" Tetua Teratas berusaha menenangkan pemimpin perguruan Putih
"Sudah.... sudah tak ada gunanya lagi.... dia sudah tak bisa ditolong lagi.... Lien Hua... sudah tiada..." ucap pemimpin perguruan putih menundukkan kepala
Perkataannya membuat para tetua kaget dan semuanya menundukkan kepala.
"Tidak pemimpin, apakah anda bercanda, tidak mungkin nyonya Lien mati begitu mudah, dia adalah wanita yang cekatan dan tak mudah menyerah, bagaimana ini mungkin..." Tetua Shilin
__ADS_1
Para tetua yang tadi diberi tugas untuk membawa Alkemist pun sampai di menara kediaman pemimpin.
"Salam pemimpin, tetua teratas, kami telah membawa para alkemist dari berbagai daerah" tetua Tuoli
Semua para alkemist pun mencoba satu persatu untuk mengetahui dan mengidentifikasi gejala dan penyakit apa yang di derita Nyonya Lien Hua.
Tapi semua pil atau obat yang diberikan para alkemist itu tak menghasilkan apapun.
Kini alkemist terakhir yang maju untuk menyembuhkan Nyonya Lien Hua adalah alkemist wanita tua bernama alkemist Hien, dia tinggal di daerah hutan belantara yang jarang orang ketahui.
Setelah memeriksa apa yang dialami Nyonya Lien Hua, dia pun menggelengkan kepalanya.
"Hei wanita tua jaga bicaramu itu!" marah tetua wanita bernama tetua Yimin
"Aku mengenal Lien Hua dibanding siapapun!, bagaimana mungkin wanita kuat dan selalu dijalan kebaikan seperti dia bersekutu degan kekuatan hitam!" sambung tetua Yimin
__ADS_1
"Aku adalah seorang alkemis, seumur hidupku dikorbankan untuk mengobati seseorang yang terluka, tapi melihat keadaan Nonya Lien Hua, aku tidak bisa mengobatinya karena keterbatasan kekuatanku dan kemampuanku, dan ingatlah ini wanita kecil (Tetua Yimin), kadang yang putih belum tentu putih dan yang hitam belum tentu hitam" jelas alkemist tua Hien
"Jadi apakah ada yang bisa menyembuhkan Nyonya Lien Hua" tanya Tetua teratas
"Tentu ada, karena yang dialami nyonya Lien Hua adalah dari ikatan kekuatan hitam dan penyakit dari lahir, pasti manusia sakti itu bisa menyembuhkannya" jawab alkemist tua Hien
"Manusia sakti?, siapa dia?" tanya pemimpin perguruan putih Jianheeng
"Dia adalah Ratu Mawar..." sambung alkemist tua Hien dan pergi
Semua para tetua terkejut.
"Bukankah itu nama panggilan dari Maharatu Alkemist, nama dia kini sudah menjadi legenda karena konon dia bisa menciptakan Pill yang tiada tara" ucap tetua Tuoli
"Apakah kau bercanda wanita tua!, jangan bermain-main!" marah tetua Yimin
__ADS_1
"Bagaimana aku bisa mengatakannya jika sang Maharatu Alkemist berada tepat di sampingku!, jika aku mengatakannya aku takut Maharatu akan marah karena aku mengungkapkan keberadaannya!" Tetua Teratas dalam hati
"Terserah jika kau mau percaya atau tidak, itu bukan urusanku!" Alkemist tua Hien pergi