
Yan Xin mendobrak pintu kediaman itu dengan kakinya, Kasim hanya terdiam tak bisa berkata-kata.
"Dasar lancang!, siapa kau!" marah Anming
"Ah maaf kaki ku terlalu gatal untuk tidak mendobrak pintu" datar Yan Xin
"Pegawal!, seret wanita ini!" perintah Anming
"Maaf Pangeran itu tidak akan bisa, gadis ini adalah istrimu mulai sekarang" ucap Kasim
"Baiklah jika itu adalah perintah ayahanda, tapi aku tidak akan mengakui dia sebagai istriku" ucap Anming
"Seperti dugaanku kau itu adalah pangeran bodoh yang bersembunyi dari masalah" Smirk Yan Xin
"Beraninya kau!!" marah Anming
"Tekhnik Jeratan Tanah!"
GRAP !
Tiba-tiba tanah yang keras timbul dan menyergap tubuh Yan Xin, Yan Xin hanya tersenyum geli.
"Pangeran mohon anda tenang!" ucap Kasim
"Hm seperti yang kuduga kemampuanmu itu sangat tidak pantas untuk menjadi suamiku" Yan Xin meremehkan
"Cih!, kau bahkan belum merasakan semuanya" senyum Anming
"Tekhnik Mutasi !"
Tanah Yang menyergap Yan Xin itu kini meleleh menjadi lumpur hisap dengan Yan Xin di dalamnya.
PAK !
Yan Xin menyatukan tangannya dengan serempak
__ADS_1
"Tekhnik Pusaran Api"
Dari bawah pusaran api yang panas pun muncul mengangkat Yan Xin dari lumpur penghisap itu, panas dari pusaran api itu membuat kediaman pangeran Anming lenyap tak tersisa.
Sekarang mereka tengah berhadapan dengan permusuhan.
"Ternyata kau kultivator, baiklah kau bisa jadi asahan kekuatan yang kumiliki" datar Anming
"Tekhnik Gempa Bumi !"
Seketika tanah dalam cangkupan 20 meter bergetar hebat, sehingga pergerakan Yan Xin kini seperti tersegel.
"Kena kau!" ucap Anming
"Tekhnik Ombak Tanah !"
SBRASHH !
Ombak tanah setinggi 25 meter muncul di hadapan Yan Xin dan menerjangnya.
"Dasar wanita tidak tahu diri, jika kau memang lemah jangan sekali-kali membuat singa mengamuk" ucap Anming
"Kau pikir dirimu itu singa?" Yan Xin dari belakang Anming berdiri
Suara Yan Xin mengagetkan Anming dan mengubah posisinya ke belakang.
"Tekhnik Duri Mawar !"
SRET !
SRET !
SRET !
Sari tanah muncullah duri mawar yang mengangkat tubuh Anming ke udara.
__ADS_1
"Haha, lihatlah manusia yang mengaku dirinya itu singa, kini dia seperti tikus yang terjerat" seringai Yan Xin
Di udara, Anming yang terjerat akar berduri tidak bisa melakukan apa-apa sehingga ekspresi mukanya terlihat kesulitan.
"Jangan terburu-buru untuk menyerah, ini masih permulaan" ucap Yan Xin
PAK !
Yan Xin menyatukan tangannya dengan serempak.
Tiba-tiba akar berduri yang menyergap Anming di udara mengerat di tubuh membuat pakaian Anming robek serta tubuh di penuhi luka dalam.
"Nona sudah cukup!, kalau kalau kau melakukan itu kau akan melukai pangeran!" cegah Kasim
Di udara Anming yang terjerat akar berduri kini berhasil melepaskan diri dengah mengalirkan auranya yang kuat ke akar berduri itu.
"Haha, kau cukup hebat untuk lepas dari akar mawar berduriku" ucap Yan Xin
"Kau jangan jangan terlalu senang terlebih dahulu" datar Anming
PAK !
Anming menyatukan kedua tangan dengan serempak.
"Tekhnik Hujan Jarum Tanah"
GLUDUK !
GLUDUK !
Awan-awan seketika menjadi hitam dibarengi dengan kilatan petir seperti akan hujan.
Dan benar saja dari awan keluarlah hujan, tapi bukan hujan air yang keluar, melainkan hujan tanah runcing seperti jarum besar.
"Putri hujan tanah runcing ini sangat berbahaya, bagaimana kau akan mengatasinya!" ucap Sistem
__ADS_1
"Kau terlalu berlebihan Sistem, bahkan tekhnik yang dia gunakan ini tidak bisa menandingiku sama sekali" ucap Yan Xin