Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 252 (Season 6)


__ADS_3

"Apa-apaan ini!, lepaskan aku dasar orang aneh!" berontak Nuwa tapi bercuma, gengaman tangan mereka begitu kuat


"Berontaklah, tapi itu akan percuma, serigala sudah menunggu makanannya, ayo cepat bawa dia!" orang jubah hitam


"Siapa yang berani!" Minghao tiba-tiba muncul


"Siapa kau, jangan mengganggu dan cepat pergi dari sini, jika tidak kau juga akan menjadi korban!" orang berjubah hitam


"Apakah kau berani?, Tekhnik Bola Salju!" Minghao


Seketika terbentuklah bola-bola salju di udara.


"Heh, apa yang bisa kau lakukan dengan tekhnik sampahmu itu, itu tidak akan berguna jika melawan kami" orang berjubah hitam


Salah satu orang berjubah itu mengeluarkan seruling bambu.


"Seruling?, apa yang dia ingin lakukan sebenarnya?" Minghao dalam hati


"SERANG!" Minghao


Bola-bola salju itu menembak ke arah ketiga pria berjubah hitam itu, dengan cepat salah satu pria berjubah itu memainkan sebuah nada dengan serulingnya, membuat serangan Minghao menjadi gagal.

__ADS_1


"Sebenarnya apa yang terjadi, suara seruling itu mengganggu kendali tekhnikku sehingga tekhnikku tak bisa dikendalikan dan gagal" Minghao dalam hati


"Hahaha, sekarang siapa yang memimpin, nak sekarang kau tidak bisa pergi kemana-mana, kita sudah berubah pikiran dan akan mengorbankanmu juga kepada serigala salju" orang berjubah hitam


"Tidak akan semudah itu karena aku bukan hanya memiliki satu tekhnik, Tekhnik Bekuan Salju!" Minghao


Tiba-tiba ketiga tubuh orang berbaju hitam itu menjadi beku dan tak bisa digerakkan seperti balok es.


"Jangan berdiam diri dan cepat pergi!" Minghao kepada Nuwa


"B, baiklah" Nuwa


Setelah beberapa meter menjauh, bekuan tubuh ketiga orang berjubah hitam itu mencair dengan sendirinya.


Dia mendekatkan seruling bambu itu ke bibirnya dan mulai meniupnya.


"~~~" (Alunan Nada Seruling)


_______


Dari kejauhan yaitu posisi Minghao dan Nuwa, mereka merasakan otak mereka seperti diaduk-aduk dan pusing.

__ADS_1


"Su, suara seruling ini... pasti mereka, sial aku tidak bisa melanjutkan berlari!" Nuwa dengan kepala kesakitan


"Ini pasti senjata ajaib, mereka mempunyai senjata ajaib berjenis seruling, aku akan membentuk dinding di sekitar kita, Dengarlah Para Salju, Hiduplah Dan Buat Dinding Di Sekitar Supaya Suara Apapun Tak Terdengar!" Mingao


Seketika salju yang berada di tanah meninggi dan membentuk dinding tebal membungkus Minghao dan Nuwa.


_______


"Bagaimana, apakah kau menemukan mereka?" orang berjubah hitam


"Tidak, suaraku serulingku tidak bisa menggapai mereka" orang berjubah hitam


"Cih, apa boleh buat kita harus mencari orang lain lainnya untuk dikorbankan, tapi sayang sekali mereka bisa lolos, kalau tertangkap pasti hewan ajaib serigala bulu putih akan sangat senang dan langsung memberikan kita harta karun itu" orang berjubah hitam


"Jangan terlalu kecewa, masih banyak kultivator lemah disekitar kita, kita harus cepat menangkap mereka haha" orang berjubah hitam


_______


"Kurasa suara seruling itu sudah hilang" Minghao menurunkan dinding saljunya


"Te, terima kasih karena sudah menyelamatkanku, kau benar, hutan ini sangat berbahaya, aku memang bersalah, kuharap kau memaafkanku atas perkataanku" Nuwa

__ADS_1


"Jangan salah paham, aku menyelamatkanmu karena kau murid dari perguruan putih, kalau kau seseorang diluar dari perguruan putih maka jika kau mati pun aku tidak akan peduli" dingin Minghao


"Kurasa dia masih marah akibat perbuatanku, dia sudah dingin malah menjadi semakin dingin, bagaimana caraku untuk meredakan amarahnya!" Nuwa dalam hati


__ADS_2