
"Bagaimana aku harus memanggilmu tuan?"
"Haha Nona, panggil saja aku si tua Lin, bahan-bahan apa yang anda perlukan Nona?"
"Ini daftar bahan yang saya perlukan, tolong anda pilih yang paling bagus"
"Baiklah, anda bisa duduk dulu di situ untuk menunggu"
Yan Xin pun meninggalkan si tua Lin
"Aku penasaran, bahan-bahan apa yang dicari oleh Nona dari keluarga Xin itu" Ucap si Tua Lin melihat daftarnya
"Ini... ini bahan Pil tingkat Enam!, bahkan di benua ini sangat jarang alkemis yang bisa membuat Pil tingkat enam ini!, aku harus berhubungan baik dengan alkemis ini!"
Setelah beberapa saat...
"Nona ini bahan-bahan yang anda mau"
"Terima kasih si tua Lin"
"Nona maaf kalau aku lancang, apakah kau dari keluarga Xin?"
"Benar, aku dari keluarga Xin, aku Yan Xin, Nona pertama"
"Nona pertama?, bukankah semua orang bilang Nona pertama keluarga Xin adalah sampah!?" Pikir si tua Lin
"Apakah nona akan tinggal di kota Tian Xing ini untuk selamanya?"
"Tidak, aku akan keluar dari kota Tian Xin sebentar lagi"
__ADS_1
"Haaahh~ sayang sekali, dikota ini tidak ada alkemis yang sejenius anda"
"Hoh?, apakah kau sudah tau kalau aku akan membuat Pil tingkat enam?"
"Sa, saya cu, cuma..."
"Baiklah aku akan pergi, jadi hutang kita lunas disini!"
Di Paviliun Kediaman Yan Xin...
"Ding Ning!"
"Oh anda sudah kembali Nona?"
"Iya, dimana kedua bocah itu?"
"Mereka sedang giat bekultivasi di belakang Nona"
"Aku mengerti Nona, tapi anda dipanggil oleh patriac, mohon Nona untuk menemui Patriac terlebih dahulu sebelum mengurung diri"
"Kalau begitu aku akan menemui ayah dulu, kau pantau terus dua bocah itu"
"Baik, perintah anda akan saya laksanakan!"
Di kediaman Patriac...
Di situ sudah ada selir Yun dan juga anaknya Zena
"Salam ayah" Hormat Yan Xin membungkuk
__ADS_1
"Nona pertama, bagaimana bisa kau menyembunyikan kekuatan Spesialmu begitu lama, kau tahu kalau sesama anggota keluarga tidak boleh menyembunyikan rahasia apapun, dan juga kekuatan spesial itu bukan dari keluarga Xin kita apakah kau bisa menjelaskannya?" ucap selir Yun dengan senyuman liciknya
"Haha, bagaimana aku bisa memberitahumu?, kau sibuk melacur dengan para pengawal di Paviliunmu itu"
"Yan Xin, kau sangat lancang kepada ibuku!" teriak Zena
"Yun tining apakah yang dikatakan Yan Xin benar?!!" marah Patriac
BRUK!!
"Tidak suamiku!, itu tidak benar!, Si sampah ini memfitnahku!, kau harus percaya kepadaku!" Teriak selir Yun sambil memegangi kaki Patriac
"Selir Yun bagaimana bisa kau berbohong kepada ayah, kau sangat tidak menghormati ayah, kau pikir ayah bodoh untuk mempercayaimu?, Ayah lihat ini"
Yan Xin mengeluarkan keristal perekam dari lengan bajunya, dan ketika keristal perekam itu diaktifkan menggunakan aura, terlihat selir Yun bermesraan dengan pengawal Paviliunnya di halamannya
"Yun Tining, kau sangat berani!!"
"Tidak sumaiku!, itu pasti keristal perekam palsu!"
"Bagaimana bisa si sampah ini mengetahuinya?!, aku harus segera memulai rencanaku!" gumam selir Yun
"Pengawal cepat tangkap pemfitah ini!!" teriak selir Yun
Tiba-tiba lima orang pengawal di ranah akhir turun dari atap kediaman Patriac menggunakan pedang dan melompat dibawah Yan Xin.
"Huh!, sangat polos!"
Yan Xin pun mengeluarkan lima lembar kertas berukuran kecil dan melemparkannya kepada kelima pengawal itu.
__ADS_1
SYUTT SYUTT SYUTT SYUTT SYUTT
Dan kelima pengawal di ranah akhir yang dipersiapkan oleh selir Yun mati seketika oleh pisau kertas yang dilemparkan Yan Xin.