
"Sayang kenapa kau hanya berdiam disini seperti patung, ayo kita pulang, jangan tinggalkan burung itu disini, aku ingin kau memberikanku burung itu sebagai hadiah, apakah bisa?" senyum Yan Xin
"Te, tentu!, jika kau menyukainya maka akan kuhadiahkan burung ini untukmu!" semangat Feng Yin
"Terima kasih, kau memang sangat pengertian" senyum Yan Xin
"Pu, putriku apakah itu kau..." tanya perdana mentri Changyu dengan terbata-bata
"Iya ayah ini aku!" Yan Xin memeluk perdana mentri Changyu
"Akhirnya kau kembali Putriku, ibumu selalu menangis dan cemas dengan keadaan dirimu, beberapa hari ini dia sangat kurus akibat mengkhawatirkanmu" ucap perdana mentri Changyu
"Aku akan menemui ibu setelah ini, ayah aku menginginkan sesuatu" Yan Xin
"Tentu saja akan ayah kabulkan semua permintaanmu" senang perdana mentri Changyu
"Aku ingin secepatnya menikah dengan Feng Yin" Yan Xin
__ADS_1
Semua tamu disitu kaget dan tak menyangka apa yang diinginkan Putri dari perdana mentri Changyu itu, karena yang mereka tahu Mayleen amat sangat menyukai Pangeran pertama Mo Yan.
...*****...
Malam datang di kediaman perdana mentri Changyu.
"Rang-rang aku ingin kau melihat dan mencari keberadaan putri dari perdana mentri Changyu yang sebenarnya, aku takut dia akan datang dan membawa bencana bagiku hingga itu akan merugikan diriku" Yan Xin
"Baiklah Nona, aku akan melihatnya melalui laptop pencari, tapi tentu saja akan ada biayanya hehe" Rang Rang
"Ck, Baiklah berapa biaya yang diperlukan?" Yan Xin
"Aku sudah tidak terkejut mendengarnya, ambillah koin belanjaku untuk satu kali pemakaian" Yan Xin
"Hehe, baiklah Putri, Koin belanja pemain tersisa 70.000" Sistem
Rang Rang mulai mencari dimana keberadaan Putri dari perdana mentri Changyu yaitu Mayleen menggunakam laptop pencari.
__ADS_1
"Ketemu putri!, dia sekarang sedang ditawan oleh para bandit dari kota sebelah, itu berjarak tak sangat jauh dari sini, mungkin bandit itu berpikir dia adalah anak orang kaya, karena itu mereka menculik Mayleen yang asli yang sedang ingin kabur dari pernikahan" Rang Rang
Terlihatlah di laptop pencari, Mayleen yang asli sedang disekap dan dibekap menggunakan kain, terlihat tubuhnya yang babak belur.
"Haha, seperti itulah nasib seseorang yang dibutakan karena cinta, aku tahu dia sangat amat mencintai pangeran pertama Mo Yan, tapi cintanya itu tak terbalas, dia selalu mengirimi hadiah dan surat cinta kepada Mo Yan, yang jelas itu tak akan berhasil membuat Mo Yan menyukainya" Yan Xin
"Tapi ini sangat aneh, kenapa Mo Yan tak mau dengan anak perdana mentri seperti Mayleen, bukankah ini akan sangat menguntungkan bagi Mo Yan?" tanya Rang Rang
"Alasannya mungkin sangat menarik, bahwa pangeran pertama Mo Yan telah cinta mati kepada seseorang, saking dia mencintai gadis itu, dia tak berani menghianatinya, bukankah sekarang kelemahannya telah berada di genggaman kita" senyum Yan Xin
"Kau sangat jenius Putri, jadi sekarang apakah kita akan menolong Mayleen yang asli?" tanya Rang Rang
"Tentu saja tidak, kalau dia kembali, penyamaranku sebagai Putri dari perdana mentri Changyu akan cepat terbongkar, sebagai hukuman biarlah dia disekap oleh para bandit itu" jawab Yan Xin
"Tapi bagaimana jika para bandit itu melakukan sesuatu terhadap Mayleen asli?" Rang Rang
"Tidak perlu khawatir, aku akan menulis surat ancaman dan memeberikan mereka sebuah tugas untuk merawat Mayleen yang asli sedangkan aku akan terus melanjutkan penyamaran ini dan aku akan memberikan bayaran kepada mereka" seringai Yan Xin mengikat secarik surat kepada merpati pos dan menerbangkannya
__ADS_1
"Dan untuk Ibu Suri dan ketiga pangeran itu, aku sangat yakin cepat atau lambat mereka akan membalas dendam, aku sangat menunggu aksi mereka" seringai Yan Xin