
Babak pertama sudah selesai, orang yang bertahan di babak selanjutnya adalah...
- Long Kexin
- Xin Tianggu
- Li Wu Lan
- Yan Xin
- Sangguan
- Mo Lin Yu
"Hosh hosh, aku tidak menyangka kalau sampah sepertimu bisa melanjutkan babak selanjutnya"
"Heh, tampaknya kau sudah kelelahan Xin Tianggu!" ucap Yan Xin
"Ha, hai, apakah kau Yan Xin?" tanya Long Kexin gugup
"Oh iya, kau putri dari keluarga Long?"
"i, iya, bolehkan aku berteman denganmu?"
"Tentu, aku akan sangat tersanjung"
"Terima kasih dan selamat atas kau yang melanjutkan babak selanjutnya"
"Terima kasih Nona, selamat untukmu juga, kau memang orang yang baik" Ucap Yan Xin mengedipkan satu mata
"Ti, tidak aku tidak terlalu baik kok!" ucap Kexin berlari meninggalkan Yan Xin
__ADS_1
Di antara kerumunan penonton...
"Kenapa wanita itu dekat-dekat dengan Yan Xin!?" Geram Wei Wei
"Kak Wei Wei kenapa kau sangat marah, apakah kau..."
"Ti, tidak!, aku tidak menyukai Yan Xin!"
"Hei padahal Xiao Li belum mengatakan apapun, berarti benar kau menyukai Yan Xin?" Timbrung Zhong Lei
"Tidak!, bukan seperti itu!" teriak Wei Wei lalu pergi
"Dari cara kak Wei Wei bertingkah, sudah jelas bahwa dia menyukai Kak Yan Xin!"
"Benar, tapi apakah Yan Xin akan menerima cintanya?"
KRAUK! KRAUK!
"Berhenti mengunyah cemilan itu sampai habis!, kalau kau adalah orang yang baik berbagilah sedikit padaku!"
"Babak selanjutnya akan diadakan esok hari, sekarang kalian boleh kembali ke kediaman kalian berkelompok!" Ucap tetua Zhi
Di Pavilliun Tong Xuan...
"Aahhh sangat melelahkan sekali, auraku hampir habis di pertandingan tadi, untung aku berhasil melatih teknik yang diberikan kanggi padaku, jika tidak aku akan terkalahkan di babak pertama!" Gumam Yan Xin lalu membuka pintu
"Se, selamat datang Yan Xin, selamat kau bisa melajutkan ke babak selanjutnya, a, apakah kau haus?, a, aku sudah membuatkan minuman untukmu!"
"Haha terima kasih Wei, kau memang sangat baik!"
"Di, dia memanggilku Wei dan memujiku!, aku sangat senang sekali!" gumam Wei sambil tersenyum girang
__ADS_1
"Pavilliun ini terasa kosong, dimana Xiao Li dan Zhong Lei?"
"Me, mereka ada di luar untuk berbelanja di pasar"
"Baiklah ayo kita masuk dulu"
Mereka pun duduk di lantai sambil bersila, meja di perguruan terbuat dari kayu yang sedikit panjang, tidak ada bangku, mereka duduk di lantai sambil menikmati makanan atau minuman.
"Di, di Pavilliun ini hanya aku dan Yan Xin, aku sangat gugup!" Ucap Wei dalam hati sambil gemetar
"Wei apakah udara disini sangat dingin?, kenapa kau terlihat gemetar?" tanya Yan Xin yang sedang memegang gelas
"Ti, tidak, lanjutkan saja untuk meminum minumannya!" Jawab Wei tergesa-gesa
Di pasar...
"Xiao Li apakah tidak apa-apa meninggalkan Wei Wei dan Yan Xin berdua?" Tanya Zhong Lei sambil memakan camilannya
"Tidak apa-apa, sebagai teman sperguruan tentu kita harus membantu kak Wei Wei!"
"Hmm~ yang kau katakan ada benarnya juga, sekarang kita akan pergi kemana, kau pergi ke pasar tanpa tujuan?"
"Haha iya, soalnya aku sangat bersemangat untuk membantu Kak Wei Wei, Oh iya aku baru ingat kalau aku ingin membeli tusuk rambut, ayo antarkan aku"
"Tapi kau harus membelikanku Bakpau!"
"Dasar tukang makan, lihat itu, perutmu sudah seperti babi, kau seharusnya melakukan diet!"
"Jadi kau mau membelikanku bakpau atau tidak?"
"Iya iya, aku akan membelikanmu bakpau" Pasrah Xiao Li
__ADS_1
"Baiklah! Ayo kita ke penjual Tusuk rambut!" semangat Zhong Lei
"Haihhh~ dasar tukang makan!".