
Di bangku elit teratas kaisar gama tampak kecewa.
"Dimana orang yang bernama ratu mawar itu, kenapa dia tidak hadir?" tanya kaisar Gama
"Saya juga tidak tahu yang mulia, mungkin dia mengundurkan diri, karena dia takut akan ada yang mengganggunya, karena dia bisa menyuling pil dewa putih" kasim pribadi
"Benar, mungkin dia takut akan menjadi buronan, aku sangat kecewa, padahal aku ingin melihat penampilannya" kaisar Gama
Waktu terus berjalan hingga Babak ke 2 ke 3 dan seterusnya pun terus berlanjut hingga menyisakan ke 4 orang tersebut, yaitu Zei Zei, Xei Li, Xue Er, dan Leng Lei.
Hingga babak ke ke 87 pun dimulai.
"Hosh... Hosh... rasanya badanku sangat lemas hingga tak bisa menggerakan tangan" Xei Li
"A, aku... ti, tidak sanggup untuk mengeluarkan aura lagi" Xue Er ambruk ke lemasan
Pengawal pun membawanya pergi untuk perawatan.
"Hosh... haha, baguslah dia pingsan, musuhku menjadi berkurang satu orang!" Zei Zei sudah kelelahan
"Haha hosh... hosh... aku tidak akan kalah dengan kalian orang tak tahu diri akan kekuatannya..." Leng Lei
"Babak ke 87 akan dimulai, mohon bersiap, di atas meja kalian terdapat beberapa tumbuhan herbal, kalian tebaklah herbal mana yang berusia ribuan tahun dan herbal mana yang berusia jutaan tahun, keranjang dengan herbal ribuan tahun ada di samping kiri sedangkan herbal yang berusia jutaan tahun di keranjang sebelah kanan, kalian harus menebaknya dan memisahkannya" Mc
"Hah apakah aku tidak salah dengar, tantangan ini begitu mudah, aku bisa memisahkannya hanya dengan menutup mata" ucap Zei Zei
__ADS_1
"Cih, tantangan ini begitu mudah, aku bisa melakukannya dalam sepuluh detik" Xei Li
" Aku tidak akan terkecoh, pasti ada sesuatu di babak ini, ini tidak semudah yang dibayangkan!" Xue Er dalam hati
"Haha, babak ini sangat mudah, aku bisa menang jika begini terus" Leng Lei
"Tapi sayangnya untuk menang masih sangat jauh, jangan kau harap jika babak selanjutnya akan sangat mudah seperti ini" sinis Xei Li
"Haha dasar manusia konyol, mereka tidak tahu bahwa di setiap tanaman obat atau bahan-bahan obat itu terdapat racun tingkat tinggi yang akan melumpuhkan tubuh kalian, pada saat itu bagaimana cara kalian menyembuhkannya, itulah tantangan yang sebenarnya" Kaisar gama dalam hati yang berada di kursi teratas
______
Di hutan Almijo kini Yan Xin masih bersantai membaringkan tubuhnya di rerumputan hijau.
"Tuan bagunlah!, aku merasakan ada seseorang yang mendekat ke arah sini!" Hillis
"Tuan sangat hebat, aku hanya bisa merasakan aura seseorang yang mendekat tanpa tahu jumlah dari mereka" Hillis dalam hati
"Hillis, berubahlah jadi burung dan tangkap ikan di kolam yang tak jauh dari sini" perintah Yan Xin
"Tapi master..."
"Jangan membantah ucapanku!" Yan Xin tegas
Hillis berubah menjadi burung dan terbang menjauh.
__ADS_1
Yan Xin memejamkan matanya dan melanjutkan tidur.
TAP
Pijakan kaki seseorang yang kini berada di dekat Yan Xin.
Dua orang pria dan dua orang wanita, mereka memandang Yan Xin remeh.
"Apakah dia orang yang mencuri burung Hillis kepunyaan raja Baharuma?" Go Go
"Ya, dari yang dideskripsikan memang benar dia, apakah kita langsung membunuhnya ataukah harlus bermain-main dulu?" seringai Lu Zi dengan lidah panjangnya
"Kakak kau sangat nakal, bagaimana jika dia tidak tahan" La Mu adik perempuan Lu Zi
"Jangan membuang-buang waktu, pwrintah raja Baharuma harus cepat diselesaikan, bunuh saja langsung dia" Gu Gu
"Baiklah aku akan mulai terlebih dahulu, beraninya dia tertidur saat kita datang kesini, biar aku beri pelajaran dia!" Go Go
"Tekhnik Bola Api Rasasa !"
Go Go menengadahkan tangannya ke atas dan muncullah bola api raksasa yang siap menimpa dan membakar Yan Xin.
Bola Api itu di temparkan tepat di posisi Yan Xin tertidur.
KRAK !
__ADS_1
Bola api itu beku dan tertahan di udara oleh tekhnik Es Yan Xin.
"Hoaaam~, dasar manusia tidak punya etika, beraninya kalian menggangguku yang sedang tertidur" ucap Yan Xin