
Setelah mendapatkam burung Hillis, Yan Xin pun kembali ke tempat awal perjanjian dengan Ah Ze dengan membawa daging rusa.
"Kemana si kecil Ah Ze, apakah dia dimakan binatang buas tanpa sepengetahuanku?" gumam Yan Xin
Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki dan suara seretan dari semak-semak, ternyata itu Ah Ze yang menyeret kelinci raksasa ke arah Yan Xin.
Yan Xin hanya terkejut, bagaimana bisa Ah Ze mengalahkan kelinci raksasa yang begitu besar itu.
"Haha kakak Yan!, apakah aku membuatmu menunggu terlalu lama?, kelinci ini sangat besar dan berat, jadi aku menyeretnya sedikit demi sedikit" senyum Ah Ze
"Hoho tidak, aku juga baru sampai, dan kau cukup hebat bisa menangkap induk kelinci yang besar itu" jawab Yan Xin
"Tadinya aku hanya ingin memburu kelinci kecilnya, tiba-tiba induknya datang, tentu saja seperti katamu aku tidak boleh melepaskan kesempatan emas!" ucap Ah Ze
"Bagus, sangat bagus" kagum Yan Xin
__ADS_1
"Dan kakak Yan, siapa kakak cantik yang kau bawa kemari?" tanya Ah Ze
"Ohh, ini adalah tungganganku yang akan mengantarku kemanapun aku ingin pergi" jawab Yan Xin
"Master kumohon jangan berbicara seperti itu lain kali di depan orang lain, perkataanmu terlalu menyakiti hatiku yang lembut ini, bagaimana bisa anda menyebutku 'tunggangan' di depan orang lain, mau ditaruh dimana wajah cantikku ini, hiks!" ucap Hillis
"Jangan mengelak, aku ini sekarang tuanmu, bagaimana pun aku memanggilmu aku tidak peduli" dingin Yan Xin
"Hiks anda sangat kejam!" ringis Hillis
"Lihat, Lihat!, anak kecil yang imut ini saja tahu efek memarahi wanita cantik, nak siapa namamu, katakan kepada kakak cantik ini" tanya Hillis
"Aku Ah Ze, aku tinggal di sekitar sini bersama nenekku, sekarang nenek sedang berladang di kebun" imut Ah Ze
"Wah cara bicaramu imut sekali, ngomong-ngomong aku sangat terkejut kau bisa memburu kelinci beast raksasa ini dengan tubuh yang mungil yang kau miliki, ceritakan pada kakak cantik ini bagaimana kau bisa memburunya?" tanya Hillis dengan antusias
__ADS_1
"Aku juga tidak mengetahuinya, saat aku ingin mrmburu kelinci yang kecil, tiba-tiba induk kelincinya datang dari belakangku dan membuatku kaget, saat dia menatap mataku, tiba-tiba dia bertindak aneh dan menuruti perkataanku, saat itu aku langsung menusuknya dengan tombak kayu yang diberikan kakak Yan!" jelas Ah Ze
"Wah wah si imut ini sangat hebat master, apakah dia punya kekuatan spesial pengendali beast?" tanya Hillis
"Hah?, apa itu kekuatan spesial, dan apa itu pengendali beast?" tanya Ah Ze
"Kekuatan spesial adalah kekuatan yang sangat unik dan hanya bisa dimiliki oleh orang-orang yang beruntung atau nasibnya, kekuatan spesial dibedakan menjadi 100 macam, mungkin kau memiliki salah satunya yaitu kekuatan spesial pengendali beast" jelas Hillis sambil berjongkok mensejajarkan mukanya dengan muka Ah Ze
"Itu sangat menakjubkan!, kakak Yan apakah yang dikatakan kakak cantik benar?, aku memiliki kekuatan?!" senang Ah Ze
Yan Xin hanya diam dan tidak bergeming.
"Mari kita bakar dahulu daging yang kita sudah buru, aku sangat lapar dan letih" ucap Yan Xin
"Aneh, kenapa tuan tidak memberitahu anak imut ini kalau dia mempunyai kekuatan spesial?, bukankah itu akan membuat si kecil yang imut senang?" Hillis dalam hati
__ADS_1