
Esoknya Anming diberi hukuman gantung atas pembunuhan yang dilakukannya dengan sadis.
Kaisar Huajun adalah kaisar yang sangat peduli tentang peraturan, tatakrama dan hukuman, walaupun yang membuat kesalahan anaknya sendiri dan masalah itu sangat besar, kaisar Huajun tidak pandang bulu untuk memberinya hukuman mati.
"Sekarang istrimu sudah mati dan gagal menyelesaikan tugasnya untuk membuatmu menikah" Kaisar menghembuskan nafas
"Walaupun begitu apakah boleh aku mengambil 'Bunga Es' yang ayahanda janjikan kepada Yan Xin?, aku ingin menaruhnya ditempat abadinya"
Kaisar pun menengadahkan tangannya.
SRINGG~
Muncullah bunga Es biru.
"Ambillah ini, walaupun dia tidak terikat darah di kerajaan huajun dan hanya istri sementaramu, entah kenapa kehilangannya sangat menyakitkan" ucap Kaisar memberikan bunga es kepada Anming
"Terima Kasih Ayahanda"
Anming pun menghilang dalam sekejap mata.
__ADS_1
Di halaman kediaman Moon, Yan Xin sedang duduk santai di meja dengan makanan ringan di meja serta teh hangat.
ZZIINGG~
Tiba-tiba Anming muncul di hadapan Yan Xin dengan sekelebat bayangan.
"Aku sudah menduga bahwa suami kontrakku tidak akan tertipu oleh Yan Xin palsu, bagaimana bisa kau berekting sangat bagus saat menghadapi adikmu itu?" tanya Yan Xin
"Oh ya bagaimana bisa kau tahu aku disini, dan juga sebentar lagi aku akan mengumumkan mengganti nama kediaman ini dari kediaman Su menjadi kediaman Moon" sambung Yan Xin
"Ah iya tapi benar juga aku sangat kasihan kepadamu karena adikmu dihukum gantung oleh ayahandamu sendiri, tapi aku rasa kau tidak perlu merasa bersalah, karena memang dia sendiri yang membuat masalah di kekaisaran Huajun, jadi kau tenang saja" sambung Yan Xin
Tanpa berkata-kata Tiba-tiba Anming mengulurkan tangannya berniat memberikan bunga Es yang ayahandanya janjikan pada saat pertama.
Tapi tiba-tiba tangan Yan Xin ditahan oleh Anming.
"Aku menyukaimu..." pelan Anming
Yan Xin hanya diam tertegun.
__ADS_1
"Kenapa kau tidak menjawabnya, aku sungguh menyukaimu..." sambung Anming
"Baguslah kalau begitu, berarti memang perjanjian untuk membuatmu menyukai gadis memang berhasil haha, kau akan menemukan gadis cantik pilihanmu sendiri di masa depan" tawa Yan Xin
"Tidak... hanya kaulah wanita yang kusukai, tidak dengan wanita lainnya di dunia ini" ucap Anming
Yan Xin pun berbalik badan, dan sekarang mereka saling berhadapan dan bertatap mata.
"Tapi kau bukanlah takdirku, dan tidak akan pernah bisa menjadi takdirku, jadi lupakan saja aku dalam ingatanmu" jawab Yan Xin
"Bagaimana bisa aku bukan takdirmu, kita bisa menikah dan hidup bahagia di kekaisaran Huajun ini" ucap Anming
"Kau harus mengerti jika takdir kita adalah beda, andai saja kau memiliki elemen spesial, mungkin aku akan mengangkaymu menjadi..."
"Aku mengerti... semua wanita di dunia ini memang sama, hanya memikirkan ego mereka, memilih yang jahat dan membuang yang baik!" ucap Anming lalu menghilang bagai bayangan
"Baguslah jika kau memang membenciku, lahipula memang kita tidak bisa bersama, teruslah membenciku hingga kita tidak bisa bertemu kembali" gumam Yan Xin
"Urusan di kekaisan Huajun ini telah selesai, sekarang aku akan pergi ke perguruan Bixi di kota daun untuk menemui adik-adikku"
__ADS_1
BLASHHH~
Yan Xin melebur menjadi kelopak mawar dan menghilang.