
"Sekarang aku ingin bertanya kepada kaisar, apa alasan anda tidak setuju kalau mereka menikah?" Tanya Yan Xin
"Aku akan menjawab pertanyaanmu nak, aku tidak setuju karena, saat aku berkeliling desa untuk melihat-lihat, ada seseorang yang berteriak minta pertolongan karena rumahnya telah kecurian, aku pun bergegas ke asal suara itu bersama kedua pengawalku, kami mengejar pencuri itu, dan aku sadar bahwa pencuri itu adalah orang bernama Wang Suyuan"
"Anda kan kaisar, kenapa anda tidak meminta pengawal saja untuk berkeliling desa?"
"Haha, aku adalah orang yang sangat aktif, jadi aku tidak bisa duduk saja di kursi"
"Oke baiklah, bawa pergi dulu putri pertama" Ucap Yan Xin
Pengawal pun membawa Putri pergi.
"Aku ingin meminta sesuatu kepadamu kaisar"
"Apa itu nak, asalkan kau bisa meyakinkan putriku bahwa pria bernama Wang Suyuan itu tidak baik, aku akan melakukan apapun"
"Aku ingin meminta biarkan Putri Dong Linyu menemui Wang Suyuan"
"a, apa!, bagaimana bisa kau meminta hal seperti itu!"
"Kau mau anakmu pulih atau tidak?"
"Pulih?, Maksudmu?"
"Anda hanya perlu memenuhi keinginan saya ini dan saya jamin Putri tidak akan mencintai pria itu lagi"
Di salah satu kediaman di istana...
"Majikan, apa yang sedang kau rencanakan?" Tanya kanggi
__ADS_1
"Apa yang kau katakan?, aku tidak merencanakan apapun" Jawab Yan Xin yang sedang duduk
"Apakah boleh kita tinggal di kediaman salah satu istana ini?, aku takut kekuatanmu akan menggemparkan kota sarfuni ini"
"Kau tenang saja, serahkan saja padaku, kita tidak akan berlama-lama di kota sarfuni ini"
"a, apakah kau sudah tahu cara kembali ke kota Tian Xing?"
"Ya, penyelamat kita akan segera datang, tapi aku tidak akan kembali ke kota Tian Xing"
"Baiklah kalau itu keinginan majikan, aku hanya bisa mengikutimu"
"Ngomong-ngomong kanggi, apakah kantong kanggurumu itu bisa dimasuki manusia?, haha"
"Apa yang majikan bicarakan, kantongku ini berisi barang-barangku yang berharga!"
"Entah kenapa semua pengawal menghilang dan pintu kediamanku pun tidak dikunci, tapi tidak apa-apa, ini kesempatanku untuk bertemu cinta pertamaku!" Girang Dong Linyu
"Hallo sayang, kau sangat pengertian, aku sangat merindukanmu!" Ucap Wang Suyuan merangkul dari belakang
"iya akupun sangat merindukanmu, kenapa bajumu hanya itu-itu saja, kenapa tidak memakai baju mahal yang aku berikan?"
"Haihh, kau tahu kakak-kakak ku tidak suka aku bahagia, jadi mereka merebut semua baju yang kau berikan" Jawab Wang Suyuan memelas
"Kakak-kakak mu sangat jahat!, bagaimana bisa kekasihku sampai ditindas sebegitunya!, tapi tidak apa-apa, aku akan membelikanmu pakaian yang mahal, dan ini aku berikan kepadamu"
"Tidak, aku tidak bisa menerimanya, aku takut ayahmu akan marah, dia tidak akan setuju"
"Tidak apa-apa, ini hanya sedikit uang untukmu, kau harus menerimanya sayang"
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu aku akan menerimanya" Ucap Wang Suyuan langsung memeluk Dong Linyu
"Hehe, kalau begini terus aku akan menjadi orang kaya, selanjutnya hanya perlu memperdaya gadis bodoh ini untuk menikah denganku dan aku akan menjadi kaisar!" Ucap Wang Suyuan dalam hati
Di salah satu atap rumah...
"Haha, ternyata Aktingnya itu masih seperti anak bau kencur, Dan sekarang lihatlah aktingku yang bagus ini" Ucap Yan Xin turun dari atap
"Aahhhh tolonggg!!"
"Hah, siapa itu?" Tanya Wang Suyuan
"Aku tidak tahu, tapi aku harus pergi, aku takut orang akan melihat kita di tempat yang sepi ini"
Dong Linyu pun pergi meninggalkan Wang Suyuan, sementara Wang Suyuan mendekati arah suara itu.
"Nona, kau tidak apa-apa?" Tanya Wang Suyuan menjulurkan tangan
"a, aku tadi terjatuh dan kakiku terluka hiks, kalau aku kembali seperti ini ke rumah, pasti aku akan dimarahi hiks"
"Gadis ini dari keluarga mana?, wajahnya sangat cantik dan pakaiannya pun terbuat dari sutra yang mahal, aku harus mendapatkannya" Pikir Wang Suyuan sambil menyeringai
"Kalau Nona mau aku bisa membawamu kerumahku terlebih dahulu, aku bisa mengobati lukamu itu dengan sedikit obat"
"a, apakah aku tidak merepotkanmu?"
"Tidak, tidak merepotkan sama sekali, rumahku sangat dekat dari sini, aku akan menuntunmu berjalan"
"Haha, kau termakan umpan!" Ucap Yan Xin dalam hati
__ADS_1