Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 218 (Season 5)


__ADS_3

"Ternyata anak ini mempunyai kemampuan, biasanya semua orang yang pernah kulawan bisa kukalahkan dengan hanya satu pusaran api saja" seringai raja Tandras


"Tapi ingatlah nak, itu bukan pujian untukmu, melainkan itu adalah hinaan" ucap taja Tandars


"Siapa yang ingin mendengar pujian dari mulutmu yang bau itu, serahkan anak itu kepadaku" perintah Yan Xin


"Hahaha!, menyerahkan anak ini kepadamu?, jangan bermimpi, dia sudah menjadi tumbal pertama untuk ku persembahkan kepada dewi bumi" tawa raja Tandars


"Dewi bumi?, apakah dia akan mengambil inti air di titik paling jauh bumi?" Yan Xin dalam hati


"Baiklah jika kau memang tidak bisa diajak berdiakusi, maka jangan salahkan aku jika aku akan mengirimmu ke alam baka" sambung Yan Xin


"Jangan bersikap sombong terlebih dahulu, akulah yang akan melenyapkanmu dan menjadikanmu tumbal yang kedua Hahaha!" ucap raja Tandras


"Tekhnik Tombak Angin"


Tiba-tiba udara memadat dan membentuk panah dengan jumlah yang dangat banyak.


"Serang!" teriak Yan Xin


Panah panah itu meluncur menuju raja tandaras dan melukai tubuhnya.


"AAA!!!" teriak Tandras

__ADS_1


"Sial !, sebenarnya dia berada di ranah berapa, bisa-bisanya dia melukaiku hanya dengan jurus kecilnya, dan sepertinya dia mempunyai sebih dari satu elemen!" Tandras dalam hati


"Tidak perlu bertele-tele, aku akan emnghancurkanmu sekarang" ucap Yan Xin


"Hahahaha!, aku akui kau memang sangat hebat, tapi tidak semudah itu, keluarkan semua prajurit gelap yang tersisa!" perintah Tandras


"Baik yang mulia!" ucap penasihat


Penasihat raja Tandras memencet tombol di cincinnya dan terbukalah ruangan besar dengan jutaan prajurit gelap disana.


"Hahaha!, nikmatilah!, jutaan prajurit gelap ini telah berada di ranah semesta, walaupun kau berada di atas ranah semesta, jika jutaan para prajurit gelap ini menyerangmu maka kamu akan tumbang tak berdaya dan mati!" tertawa puas Tandras


Yan Xin hanya berekspresi datar tidak memperdulikan ucapannya.


"Semua prajurit gelapku!, SERANG DIA!!!" teriak raja Tandras


Yan Xin tiba-tiba menyeringai.


"Nak, sebaiknya kau bersiap, karena jika kau tidak lati tepat pada waktunya kau akan mati, aku akan memberimu kesempatan untuk lari, jika kuau tidak memanfaatkan kesempatan itu maka jangan harap kau hidup, apakah kau mengerti" Yan Xin kepada Molin


Molin yang gemetar berkeringat hanya mengangguk tak bisa berkata-kata.


"Ilusi dari anak itu sudah kuhilangkan, seharusnya dia bisa berlari dan menyelamatkan diri, tapi jika tidak ya sudah, toh mungkin itu memang takdirnya untuk mati disini karena bertindak sembrono" Yan Xin dalam hati

__ADS_1


"Tekhnik Pisau Angin"


Pisau angin itu memotong rantai yang terpasang pada tubuh Molin, dengan insting yang kuat, dia langsung berlari untuk menyelamatkan diri.


"DASAR SIAL!, BERANI-BERANINYA KAU MELEPASKANNYA!!, SERANG DIA!!!" marah Tandras


Jutaan pengawal gelap mendekati Yan Xin dengan senjata mereka.


"Tekhnik Mawar Merambat !"


SRET !!


SRET !!


SRET !!


Tiba-tiba akar berduri muncul dari lantai dengan jumbal yang sangat banyak dan merambat ke dinding-dinding ruangan, memunculkan mawar merah gelap berdarah yang mengucur dan berbau busuk.


PAK !!!


Yan Xin menyatukan kedua tangannya.


"Menghadirkan Lebah Kematian !"

__ADS_1


Tiba-tiba bunga mawar yang berada di rambut Yan Xin terbuka mekar dan mengeluarkan milyaran lebah kematian.


"i, itu... tidak mungkin!!, bagaimana bisa dia memiliki lebah kematian yang langka!!" kaget penasihat raja Tandras


__ADS_2