
Di dalam...
"Silahkan anda duduk dulu di kursi ini"
Yan Xin pun duduk dan menyerahkan kotak hitam kepada orang itu
KLAPP
"i, ini... Pil ini auranya sangat murni!, Apakah aku salah lihat, ini Pil tingkat Empat dan Lima dan masing-masing ada Empat Pil!, Tunggu dulu nona, aku akan memanggil guru dulu"
Beberapa saat kemudian...
"Kau ini memeriksa Pil saja kenapa harus membawaku?!"
"Maaf guru tapi ini sepadan untuk membawa guru memeriksanya"
"Awas kalau tidak sepadan!"
Guru itu pun memeriksa Pil Yang dibuat oleh Yan Xin tersebut
"i, ini... ini Pil Tingkat Empat dan Lima!, Dan... Auranya sangat murni!"
"Nona... apakah kau yang membuatnya?" Tanya guru itu
"Iya saya yang membuatnya"
"boleh aku tau siapa nama anda??
"Apakah saya harus memberitahukan Nama saya kepada anda?"
"Te, tentu saja kalau anda tidak berkenan tidak apa-apa"
"Jadi berapa yang bisa saya dapat?"
"ini bisaa Tiga puluh ribu tael emas!"
"Lelang dimulai beberapa hari lagi, apakah saya boleh minta setengahnya dulu, sebelum dilelang?"
"Tentu nona, muridku cepat ambilkan uangnya"
"Baik guru!"
"Nanti saya akan datang lagi jika Pilnya sudah dilelang, anda dapat memotong setengahnya"
"Baik kalau begitu, Silahkan diminum dulu tehnya nona"
__ADS_1
"Ini uangnya nona" Ucap si murid menyerahkan
"Baik kalau begitu, Aku permisi" Ucap Yan Xin lalu pergi
"Guru apakah dia sangat hebat?"
"Dia sangat hebat, membuat Pil tingkat Empat dal lima itu bukan sekedar bakat, aku juga bisa membuat Pil tingkat empat dan lima, tapi mungkin itu butuh waktu yang sangat lama dan juga ada yang cacat, jadi hati-hati kalau berbicara pada alkemis yang hebat"
"Baik Guru"
Di pagi harinya di pasar...
"Aku harus membeli prabotan dan juga pelayan, Prabotan sudah aku beli, sekarang tinggal pelayan"
"Aahhh Tolong, jangan pukul!"
"Diam kau anak kecil, orang tuamu sudah berhutang banyak, sebagai bayarannya, kau akan menjadi budakku!!"
"Hei Aku ingin membeli anak ini"
"Hoh apakah kau orang kaya, baiklah kalau begitu, anak ini jadi milikmu, Terimakasih karena sudah membelinya hahaha!" Ucap orang itu lalu pergi
"Nak ayo bangun, dan siapa namamu?"
"Na, namaku A mu hiks"
"Ba, baik"
"Hohoho, Anak laki-laki ini sangat tampan, memang aku yang cantik ini selalu beruntung hahaha" Ucap Yan Xin
"Jangan dengarkan master, dia sudah gila"
Di toko baju...
"Selamat datang nona, kau mau pakaian apa?" Tanya pelayan
"Adikku yang butuh baju, ambilkan pakaian yang pas dan bagus"
"Baik nona"
"Ta, tapi aku tidak bisa membayarnya hiks"
"Hei, kau sekarang adalah keluargaku, jadi sekarang kau ada dibawah perlindunganku, kau mengerti?"
"Ba, baik, aku berjanji ketika aku besar dak kuat pasti akan membalas budi!!" Ucap A mu
__ADS_1
"Hoho, Adikku memang harus kuat, Nah sekarang jangan panggil aku nona, panggil aku kakak"
"Ka, kakak!"
"Hohoho, adikku sangat imut dan juga tampan"
Setelah membeli baju...
"Ayo kita makan dulu, kau pasti lapar kan, kau boleh makan sepuasnya!"
Di Tempat makan...
"Pelayan!"
"Iya nona, anda mau makan apa?"
"Berikan aku satu dari setiap menu yang ada di sini!"
"Baik nona tolong tunggu sebentar"
Beberapa menit kemudian pun makanan datang.
"Nah, A mu ayo makanlah"
"a, apa tidak apa-apa?" Cemberut A mu
"Hei adikku yang tampan, makanan ini khusus untukmu, cepat makan dan habiskan"
"B, baiklah"
Seperti tidak makan setengah tahun, A mu langsung memakan makanan itu dengan rakus.
"Master, sepertinya ada yang aneh dengan anak ini"
"Hah, apa maksudmu Ting Ling?"
"Aku merasakan ada Semacam bunga tertai murni di badan anak ini"
"Hah, Apa maksudmu anak ini memiliki Badan
'Bunga teratai seribu kelopak murni'!?"
"Benar, Anak ini memiliki Badan bunga teratai seribu kelopak murni"
"Jika itu benar, aku memang sudah diberkahi tuhan mendapatkan keberuntungan, hahaha!, aku memang sangat hebat!" Tawa Yan Xin
__ADS_1
"Hadeuhh, Masterku ini sudah mulai kumat!"