Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 199 (Season 4)


__ADS_3

"Benar, walaupun toko ini sudah tua dan tidak ada pengunjung, aku selalu terus membuka toko ini karena toko ini warisan yang ditinggakkan ayahku, oleh karena itu aku masih merawat dan membukanya walapun sudah tua"


Terlihat toko yang sudah tua, kayunya sudah mulai tapuh berdebu, terlihat bahwa toko obat ini terpencil alias dijauhi oleh toko lain, mungkin karena takut dagangan mereka tidak akan laku atau toko obat ini dianggap pembawa sial karena tempatnya sudah tua.


"Kebetulan sekali kami ingin membeli obat herbal, apakah disini menjual tanaman obat pak?" tanya Ah Ze dengan ceria


"Haha tentu aku menjualnya, tapi maaf kalau obat-obatan di tokoku tidak lengkap, dan maaf terlambat memperkenalkan diri, namaku Zu, kalian bisa memanggilku pak tua Zu"


"Namaku Yan Xin dan ini Ah Ze, tidak apa jika memang tidak lengkap kami ingin melihat-lihat"


Mereka pun masuk ke dalam toko obat itu, di dalam toko tersusun rak-rak obat yang berisi tanaman-tanaman obat.


Memang dari yang terlihat tanaman obat di toko ini kurang lengkap dan tanaman-tanaman obat yang terususn pun dapat ditemukan di hutan.


"Apakah anda hanya menjual tanaman obat atau obat herbal saja, dan aku lihat disitu ada tangga yang menuju lantai satunya, apakah itu juga tempat obat?" tanya Yan Xin


"Ah bukan, disitu aku menyimpan barang-barang antik yang kutemui selagi perjalanan saat mencari tanaman obat di hutan, jangan hiraukan itu, itu cuma barang rongsokan yang kuanggap antik"


"Kakak Yan ini sudah sore, kita harus cepat pulang agar nenek tidak khawatir" Ah Ze

__ADS_1


"Kalau begitu ayo kita cari herbalnya di berbagai tak disini!"


Beberapa saat kemudian Yan Xin sudah mendapatkan setengah bahannya.


"Aku tidak bisa menggunakan tanaman obat yang ada di pagoda sakti yang kucuri dari perguruan, karena sangat sayang sekali jika digunakan" Yan Xin dalam hati


"Baiklah mari kita pulang, mala sudah hampir tiba" Yan Xin melangkahkan kaki


"Tunggu nak!" cegah pak tua Zu


"Siapa namamu, aku hanya ingin tahu siapa nama orang yang telah membantu pak tua ini" sambung pak tua Zu


Perjalan pulang, sangat ramai karena masih di daerah kekaisaran Gama.


tiba-tiba suara Ah Ze menjadi samar terdengar.


"Ah Ze?" Yan Xin


"Ah Ze!?"

__ADS_1


Yan Xin memutar-mutarkam pandangannya dan tidak melihat Ah Ze yang tadi bergandengan tangan.


Keadaan disitu sangat ramai dan suara bising dimana-mana, dengan menyelip-nyelip orang, Yan Xin mencari Ah Ze.


Sampailah Yan Xin di gang kosong yang terlihat ada beberapa orang yang bertopeng hitam.


"Hei apakah kau yang melukai saudarku!?" tanya salah satu orang bertopeng hitam itu


Yan Xin hanya di dan bersikap tenang.


"Hei aku berbicara kepadamu sialan!" sambungnya lagi


"Hehe... kau pasti sedang mencari bocah ini kan?" sambungnya lagi menunjukan Ah Ze yang terikat dan dibekap


"Jika kau mau bocah ini tidak kenapa-napa maka kau harus ganti rugi karena sudah melawan saudaraku!" sambungnya lagi


"Siapa saudaramu?, apakah tiga orang bodoh yang mencoba merampok seorang pak tua yang memiliki toko obat herbal, haha.. itu sangat bodoh, sangat lucu melihat wajah saudara bodohmu itu yabg sedang kesulitan" seringai Yan Xin


"Dasar bajingan!, jaga bicaramu jika kau mau bocah ini selamat!" ucap salah satu orang bertopeng hitam itu

__ADS_1


__ADS_2