Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 60 (Season 2)


__ADS_3

Di kediaman pangeran Leo...


"Uhuk!... uhuk!... Xing Yang aku rasa aku sudah tidak akan lama lagi... uhuk!"


"Hiks... tuan kau jangan berbicara seperti itu!" Tangis Xing Yang


"Uhuk... dimana istriku?, aku ingin meninggalkan wasiat terakhir... uhuk!"


"Hiks... tuan kau tidak boleh menyerah!, kau tidak boleh kalah dari penyakitmu itu... hiks"


SRREGG


Pintu kayu di tarik ke samping pertanda ada seseorang yang datang.


"Haiihh~ kalian ini kenapa sangat berlebihan sekali?" Tanya Yan Xin heran


"Hiks... putri bagaimana bisa kau berbicara seperti itu!, pangeran sedang sekarat!... hiks" Teriak Xing Yang


Yan Xin pun berjalan mendekat ke samping tempat tidur Leo.


"Sayang, aku... uhuk... ingin memberikan beberapa wasiat kepadamu... uhuk!"


"Diamlah dulu, kau tidak akan mati secepat itu" Ucap Yan Xin memegang tangan Leo untuk memeriksa denyut nadi


"Itu sangat percuma putri, hanya manusia dengan badan langka yang bisa menyembuhkan pangeran... hiks" Ucap Xing Yang


"Hmm... penyakit ini memang sangat serius, tapi tidak apa-apa, untuk ratu obat sepertiku penyakit seperti ini sangat kecil, tolong berikan aku tanaman obat..."


- Bambu hijau bergaris merah

__ADS_1


- Semanggi Kelopak Tujuh


- Jamur Emas Yin


- Patina Pohon langit


- Mawar darah


"B, baiklah putri, aku akan mengambilkannya untukmu" Ucap Xing Yang lalu pergi


"Uhuk!... jangan memaksakan dirimu, penyakit ini tidak akan sembuh dengan mudah" Pucat pangeran Leo


"Memang penyakit ini bukan penyakit sembarangan aku menduga ada yang menjebakmu, apakah kau sudah tahu siapa itu?" Tanya Yan Xin


"Ya... Uhuk!, aku sudah tahu, itu adalah selir ayah, dia ingin aku mati agar tidak mewarisi tahta, dan jika aku mati otomatis tahta itu akan diberikan pada anaknya, Uhuk!"


SRREGG


Xing Yang pun datang dengan membawa buntalan kain putih berisi tanaman obat.


"Hosh hosh... putri aku sudah menemukan setengah bahannya, tapi aku tidak bisa mengambil mawar darah" Lelah Xing Yang


"Apa yang kau maksud tidak bisa mengambilnya?" Tanya Yan Xin


"Mawar darah sangat langka, di dalam istana ini tidak ada mawar darah yang tersisa, jadi aku keluar dari istana untuk menanyai ke para alkemis apakah mereka mempunyainya, dan hanya ada satu alkemis wanita tua yang mempunyai mawar darah itu, tapi ketika aku mau berbarter dengannya dengan barang berharga lainnya dia tidak mau, malah dia mengusirku dari rumahnya"


"Hoohh... ternyata dia sangat sombong, antarkan aku ke rumahnya" Ucap Yan Xin


____

__ADS_1


Di gubuk tua pinggir kota...


"Ini dia rumahnya putri, anda harus berhati-hati, dia sangat arogan"


"Huh!, aku ingin melihat seberapa arogannya dia"


GREEKK


Pintu gubuk yang terbuat dari kayu yang terlihat sudah lama itu terbuka.


TAK... TAK... TAK


Tetdengar suara hentakan tongkat kayu yang dibawa seseorang.


"Wah-wah lihatlah siapa yang datang, anak buahnya tidak bisa membawa pulang barang yang disuruh, tuannya pun datang sendiri" Ucap nenek tua yang baru keluar dari gubuk itu


"Dan lihatlah wanita tua yang mengaku alkemis ini yang masih di ranah langit karena tidak bisa menemukan resep Pil pemulih jiwa ini" Balas Yan Xin tersenyum licik


"Ba, bagaimana kau bisa tahu!?" Kaget wanita tua itu


"Haha, itu sangat mudah bagiku, setengah jiwamu itu sudah hancur kan?, aku tidak tahu karena apa, tapi yang pasti kau sedang mencari-cari resep Pil pemulih jiwa di seluruh dunia sampai kau kesini tapi tidak menemukannya"


"Ha!, jangan berbicara sembarangan seperti kau punya resepnya saja, wanita muda sepertimu hanya tahu membeli baju saja"


"Bagaimana jika aku punya resepnya?" Ucap Yan Xin


"a, apa!?, Tidak mungkin!" kaget wanita tua itu


"Hah!?, tidak mungkin, apakah putri mempunyai resep Pil pemulih jiwa!?, resep itu sangat langka!, jika kau memiliki resep itu semua musuh akan tunduk karena menginginkannya!" Ucap Xing Yang dalam hati yang terus memperhatikan apa yang dilakukan Yan Xin

__ADS_1


__ADS_2