
"a, apa yang maksud nak, biar ayah yang melawannya, ayah takut jika...."
"Ssttt... ayah kau harus percaya sekali saja kepada putrimu" ucap Yan Xin
"Baiklah ayah percaya kepadamu" senyum patriac Xin
"Sepertinya aura yang aneh ini muncul dari tusuk rambut yang dipakainya itu, walaupun kemampuannya serupa yaitu pengendali, tapi aura pengendali di tusuk rambut itu sedikit berbeda" pikir Yan Xin
Yan Xin pun mengambil ancang-ancang.
ZRAHHH~
Tiba-tiba bayangan Yan Xin perlahan menjauhi tubuhnya.
Seketika badan Yan Xin yang tadinya penuh dengan aura, tiba-tiba menjadi layu.
"Haha kau terjebak!, aku akan menghancurkan bayanganmu sekarang"
Bayangan di dunia ini sangat amat penting, jika bayangan menghilang maka jika kau berkultivasi aura yang masuk ke tubuh akan terhambat sehingga yang terserap hanya sedikit.
"Putri ini sangat gawat!, aura di dalam dirimu perlahan mulai menghilang!" Sistem bertelepati
"Hosh... benar... aku merasa aku akan pingsan sekarang, tapi jika auraku perlahan menghilang, mungkin aku harus menggunakannya secepatnya"
"Tekhnik Akar Menjalar!"
SRET! SRET! SRET! SRET!
__ADS_1
Seketika muncullah akar mawar merambat dengan sangat cepat dan melilit selir Li yang tengah duduk.
"Be, benda apa ini!?, benda ini mengikat seluruh tubuhku!"
BRUK!
Yan Xin pun ambruk karena kakinya terasa sudah tidak bisa menopang tubuhnya, tapi mata dia masih membuka alias masih sadarkan diri.
"Haha tapi tekhnik kecil seperti ini apa gunanya?" gelak Selir Li
"Tekhnik pengendali tingkat dua!"
Seketika para pengawal yang berada disitu dikendalikan oleh selir Li tak terkecuali patriac Xin.
"Boneka-boneka ku seranglah dia atad perintahku!" ucap selir Li
"Nak, cepatlah bangun!, ayah tidak bisa mengandalikan tubuh ini" teriak patriac Xin
Yan Xin yang tubuhnya sudah lemas tak berdaya mencoba menggerakan kedua tangannya, dan menyatukannya.
"Aku sudah tidak bisa menggerakan tubuhku, tapi aku harus tenang, dalam keadaan apapun kita tidak boleh merasa terburu-buru, aku akan menyelesaikan drama ini dengan cepat dalam hitungan detik" gumam Yqn Xin
"Tekhnik lebah iblis pemakan segala!"
BZZT! BZZT BZZT!
Seketika keluarlah segerombolan lebah iblis dari setangkai mawar yang terselip di yelinga Yan Xin
__ADS_1
"Haha itu hanya lebah, lebah adalah hewan kecil yang lemah, bisa apa kau menggunakan mereka" Selir Li meremehkan
"Nampaknya dia belum tahu soal kekuatan lebah iblis, kalau begitu mari kita kagetkan dia" seringai Yan Xin
Segerombolan lebah iblis itu pun mendekati Selir Li dengan perlahan.
"Haha, kesinilah lebah-lebah sialan, aku tidak takut kepada kalian" ucap Selir Li
Lebah-lebah iblis pun menghinggapi akar yang mengikat tubuh selir Li terlebih dahulu.
Seketika akar itu habis dimakan para lebah iblis itu dengan hitungan detik.
Melihat itu Selir Li menjadi kaget, jika akar itu yang kuat bisa habis dimakan dengan rakus, bagaimana dengan tubuhnya.
Selir Li pun menagmbil ancang-qncang untuk memanggil tekhnik nya.
Tapi sudah terlambat tubuh selir Li pun digerumuni oleh para lebah iblis itu.
"TIDAAK!!, TOLONGG!, AAAHHKK! TUBUHKUU!!!" teriak Selir Li
Selir Li pun tamat dengan badan yang hanya terisa tulang tengkorak dengan darah yang mengalir di lantai seperti banjir.
Tusuk rambut ajaib iti pun jatuh ke lantai dan patah menjadi dua bagian dan kendali dari para pengawal dan patriac Xin pun menghilang.
Melihat jika semuanya sudah selesai, Yan Xin pun ambruk pingsan, dan para lebah iblis pun kembali ke mawar yang terselip di telinga Yan Xin.
-------
__ADS_1
Episode 130 akan up besok!