
Di kediaman Xin, paviliun awan putih...
"Nona, selir Huan pergi bersama pelayannya dan seorang gadis muda"
"Gadis muda?, siapa gadis itu, apakah kau pernah bertemu dengannya sebelumnya?" Tanya selir Li
"Saya tidak pernah bertemu dengannya di kediaman ini nona, tapi nona tidak perlu khawatir, sekarang nona lah yang memegang kekuasaan di keluarga Xin ini" Senyum Licik
"Pelayanku Jia kau sangat pandai menjilat, ayo kita kendalikan situasi ini agar wanita itu tersiksa hahaha" Tawa selir Li
______
Beberapa saat kemudian...
"Wah wah lihatlah orang yang tidak tahu diri ini, dia berani keluar dengan seseorang padahal sedang diberi hukuman, bagaimana jika aku adukan ini ke patriac?" Senyum selir Li yang sengaja menunggu di dalam gerbang bersama pelayannya
Yan Xin, selir Huan dan Xia He yang baru sampai pun terkejut akan disambut oleh selir Li.
"Jika kau berani memberitahu patriac aku akan!..." Buntu selir Huan
"Akan apa!, di harem ini akulah yang berkuasa, dan aku adalah kesayangan patriac, kau hanya selir yang dibuang, beraninya kau mengancamku, dan sebentar lagi mungkin aku akan menjadi istri sah nya hahaha!" Sambung selir Li
"Hahaha selir Li kau sungguh pandai bercanda, patriac tidak akan menjadikanmu istri sah nya karena dihatinya masih ada istrinya yang sudah meninggal, sebaiknya kau buang khayalanmu itu!" Ucap selir Huan angkuh
"Berani-beraninya kau berkata seperti itu kepadaku!, tapi tidak apa-apa, ucapanmu itu tidak akan bisa menodai otakku, kita lihat saja, dalam waktu beberapa hari aku akan meminta patriac untuk menjadikanku istri sah nya, dan pada saat itu tiba aku akan membuatmu menderita!" Ucap selir Li langsung pergi bersama pelayannya
BRUK!
__ADS_1
Selir Huan terjatuh.
"Nona apakah anda baik-baik saja!"
"Aku sangat baik-baik saja Xia He, tapi aku sangat tidak baik-baik saja jika si wanita jalang itu menjadi istri sah"
"Kau tidak perlu terlalu cemas, aku akan membantumu untuk itu" Ucap Yan Xin yang mengganti pakaiannya dengam baju pelayan karena sudah memprediksi akan berhadapan dengan selir Li
"Apakah anda tahu bagaimana caranya putri, anda harus menolong nonaku... hiks" Cemas Xia He
"Jangan Xia He, aku tidak bisa merepotkan putri"
"Jangan khawatir, aku akan membalikkan apa yang dia lakukan kepadanya" Ucap Yan Xin
Di kediaman patriac Xin...
"Dimana selir Li!, cepat panggilkan dia kepadaku!, aku ingin bersamanya!" Teriak patriac Xin yang mabuk
"Apakah tidak mendengarkanku!, panggilkan selir Li!" Teriak Patriac Xin semakin kencang
SREEEGGG
Pintu giok berukir naga itu tergeser.
"Wahh kenapa patriac mencariku?, untung aku cepat datang kesini" Seringai selir Li
Selir Li pun mendekati Patriac Xin yang sedang mabuk berat di kursi patriacnya.
__ADS_1
PUK
Selir Li duduk di pangkuannya.
"Kenapa anda mencariku tuan?, apakah kau sangat merindukanku?" Senyum licik selir Li
"Hahaha benar sekali, aku sangat merindukanmu!, akupun tidak tau kenapa tapi aku sangat sekali merindukanmu"
"Kenapa anda sangat begitu mabuk tuan?, apakah ada masalah di pekerjaan anda?" Selir Li berbasa-basi
"Jangan pikirkan itu, aku hanya ingin melihat wajahmu itu"
"Haha sepertinya tuan sangat menyukai wajah cantikku ini, tapi aku ingin bertanya apakah tuan mencintaiku?" Cemberut selir Li berpura-pura
"Haha tentu saja aku sangat mencintaimu, kenapa kau menanyakan itu?" Tanya Patriac Xin
"Apakah aku boleh meminta satu permintaan?"
"Tentu saja selirku yang cantik, aku akan memberikan apapun kepadamu hahaha"
"Aku sangat ingin sekali menjadi istri sah tuan" Seringai selir Li
PRANGGG!!
Patriac Xin sengaja melemparkan botol anggur yang ada di tangannya sampai pecah.
BRUK!
__ADS_1
Selir Li didorong dari pangkuan patriac Xin sampai terjatuh.
"Jangan sekali-kali kau berani memita permintaan itu kepadaku!, pengawal kurung jalang ini di paviliunnya sampai ada perintah dariku!" marah patriac Xin