Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 249 (Season 5)


__ADS_3

Jianheeng menjatuhkan gelas kaca di sampingnya.


"APAKAH ITU DIA!?.... KAILI!?" Jianheeng kaget


"Aku tidak menyangka kau bisa menebaknya dengan begitu singkat" ucap Yan Xin


"Bagaimana mungkin, dia adalah wanita yang sangat baik hati!, bagaimana bisa dia menjadi iblis yang jahat!" Jianheeng tak percaya


"Ingatlah kau yang menyebabkan semua ini, dan kau sendiri yang harus menyelesaikannya" Yan Xin


"Tentu, aku akan menyelesaikannya dengan bayaran apapun itu, aku akan menemui Yueyin sekarang" Jianheeng


"Haha jangan terburu-buru, sekarang wanita itu sudah sangat membencimu tanpa belas kasih, permintaan maaf saja tidak cukup untuk meredam kebenciannya padamu" Yan Xin


"Jadi apa yang harus kulakukan agar kebenciannya hilang?" tanya Jianheeng

__ADS_1


"Kau harus mengorbankan dirimu sendiri, itulah cara agar meredam kebencianmya terhadap dirimu" Yan Xin


Jianheeng diam sejenak.


"Baiklah, apapun itu aku akan menebus dosaku dan menghilangkan kebenciannya, mungkin ini adalah jalannya, aku tidak akan merugi sedikitpun" Jianheeng


"Sesuai sifatmu, pasukan yang disembunyikan perguruan Hitam mungkin akan menyerang beberapa hari lagi, aku menebak pasukan rahasianya itu berada di ranah semesta puncak, kita harus mengungsikan semua murid perguruan Putih ke tempat yang aman" Yan Xin


"Aku akan memerintahkan bawahanku untuk memberitahukan hal itu, tapi... pasukan di ranah semesta puncak.... bagaimana perguruan Hitam bisa memiliki pasukan yang begitu kuat?" Jianheeng


"Tentu saja itu tidak sebanding dengan tekhnik pelatihanku, jika aku mengajarkannya pada orang biasa maka orang biasa itu akan mencapat tingkat surga dalam waktu dalam hanya satu hari" Yan Xin dalam hari


...*****...


Seperti biasa sekarang di perguruan putih di taman salju, Minghao, Mingmei, Nuwa, dan Huanran tengah duduk sambil kebingungan.

__ADS_1


"Sangat aneh, kenapa para tetua dan para guru jarang mengajar di kelas dan sangat sering meninggalkan murid?" bingung Mingmei


"Kita sudah tahu masalahnya, tentu saja itu tidak akan heran lagi bagi kita, pemimpin sedang mempunyai masalah, semua para tetua dan para guru dengan membantunya" Minghao


"Haha tapi itu tak masalah bagiku, jam pelajaran lebih banyak yang kosong itu adalah seperti berlian di depan mata yang bisa kugapai, aku bisa bermalas-malasan dengan sesukaku hahaha!" Nuwa


"Dasar kau pemalas, tapi apakah benar jika kita hanya diam dan menunggu sesuatu tanpa kabar seperti ini, aku merasa tidak tenang akan hal ini" ucap Mingmei


"Benar apa yang kau katakan, tapi kita hanya seorang murid disini dan kita tidak cukup kuat untuk membantu masalah pemimpin, aku takut kita akan menjadi beban jika membantu, lebih baik kita tunggu kabar dari siapapun itu" Minghao


Terlihat Mingmei memperhatikan Huanran yang tengah melamun.


"Adik Huanran mengapa kau cemberut seperti itu, apakah ada yang mengganggumu saat dikelas?, beritahu kami" Mingmei cemas


"Hiks... aku merindukan kakak Yan... Hiks!" ringis Huanran

__ADS_1


"Hei jangan menangis, sini kakak peluk, sekarang bagaimana jika kita bermain sesuatu yang menarik!, kita akan menjelajahi hutan Pinus salju, disana terdapat banyak harta karun yang terkubur, jika kita menmukannya kita akan menjadi kaya dan menjadi terkenal di perguruan ini!" Nuwa menenagkan Huanran


__ADS_2