
Kota Tian Xing.
Kediaman kaisar...
Seperti biasa kakek Shang dan kaisar sedang berdua mengobrol sambil meminum teh.
"Waah anakku, teh ini sangat nikmat, darimana kau mendapatkannya?" Tanya kakek Shang kagum
"Haha leluhur, teh itu adalah teh dari benua Zhiwu, baru dikirim hari ini, kalau leluhur menyukainya aku akan meminta pelayan mengantarkan di kediaman leluhur setiap hari"
"Hahaha kau sangat pengertian"
Tiba-tiba pengawal masuk dan membungkuk memberi hormat.
"Salam kaisar, Pangeran dan putri dari keluarga Xin nona pertama ada disini dan meminta bertemu anda"
"Persilahkan merek masuk"
Pengawal pun pergi dan menyampaikan pesan.
beberapa saat kemudian Yan Xin yang sudah memakai gaun wanita dengan cantik dan disampingnya pangeran Leo.
"Salam kaisar!" Bungkuk mereka berdua
"Haha tidak perlu terlalu formal, duduklah di sini"
"Kenapa ayahanda dan kakek leluhur duduk di lantai?" Tanya Leo
"Kakek mu ini yang menyuruhnya, ayahmu itu, sudah duduk cukup lama di bangku kaisarnya, kalau dia tetap terus duduk, dia akan mati konyol sambil duduk"
"Haha leluhur bisa saja, kemarilah kalian berdua, duduk bersama kami sambil meminum teh" Panggil kaisar
__ADS_1
Yan Xin dan Leo pun duduk di dilantai yang di tengahnya terdapat meja kecil yang terdapat teh itu.
"Bagaimana?, apakah kalian sudah memutuskan untuk menikah?" Tanya kakek Shang
"Huh!, kakek Shang kau menjualku kepada dia, apa yang dia berikan padamu sampai kau tega memberikan aku padanya!" Ucap Yan Xin memalingkan wajah
"Hahaha, kau jangan marah muridku, Leo tidak memberikan apa-apa kepadaku, aku mempercayakanmu padanya karena kakekmu ini yakin dia yang terbaik"
"Huh!, apakah benar begitu?, baiklah aku akan menikahinya kalau itu permintaan kakek Shang"
"Cucuku memang sangat pengertian dan baik hati"
"Kapan kalian akan menikah?, apakah kalian sudah memutuskannya?, apakah ayahmu ini yang harus memutuskan harinya anakku?" Tanya kaisar
"Ayahanda jangan khawatir, aku dan Yan Xin sudah memikirkan harinya, yaitu tiga hari lagi"
"Itu sangat mepet sekali, undangan saja belum dibagikan apakah tidak ada hari lain?" Tanya kaisar
"Hmm... baiklah leluhur, aku pasti akan mengusahakannya" Jawab kaisar
Dua hari kemudian setelah undangan dibagikan...
Keluarga Xuan, di kediaman Patriac...
"Apakah undangan ini dari istana?" Tanya patriac Xuan
"Benar, undangan itu baru datang pagi ini patriac" Jawab pengawal
TAP! TAP! TAP!
"Ayahhhh!!" Teriak seseorang yang baru saja datang berlari kepada patriac Xuan
__ADS_1
"Ada apa putiku Xuan Xu?"
"Ayah aku baru saja menemukan cinta sejatiku!" Teriak Xuan Xu girang
"Apa?!, dimana?!, Dari keluarga mana dia?!"
"Ayah, saat aku pergi ke pesta ulang tahun kaisar, aku sudah jatuh cinta saat pertama kali melihat dia!"
"Dia siapa?, coba katakan pada ayah"
"Pangeran ketiga ayah, pangeran Leo!, saat aku pertama kali melihatnya aku langsung jatuh cinta kepadanya!"
"Haihh sayang sekali..." Ucap patriac menghembuskan nafas
"Hah?, kenapa ayah begitu tidak senang?"
"Nona, Pangeran ketiga akan menikah besok, undangannya sudah sampai kesini pagi tadi" Timbrung pengawal
"Apa!?, bagaimana bisa!, ayah jangan biarkan dia menikahi wanita lain!, aku sudah terlanjur menyukainya!"
"Sayangnya aku tidak bisa melakukan itu putriku, ini adalah keputusan istana, lagi pula pangeran Leo setuju dengan pernikahan ini, berarti dia mencintai wanita itu"
"Tidak bisa ayah!, dia harus menjadi milikku!" Kekeh Xuan Xu
"Dengarkanlah ayahmu ini, pangeran Leo adalah orang terkuat di kota Tian Xing, bahkan kaisar pun segan untuk memberinya istri sebelum dia memintanya, pangeran Leo tidak akan menikahi wanita itu jika dia tidak mencintainya, jadi mengertilah putriku"
"Hiks... baiklah jika ayah berkata seperti itu... aku akan mendengarkan ayah... hiks"
"Bagus, sekarang kembalilah ke kediamanmu, pengawal, antar nona pertama"
"Baik patriac"
__ADS_1
"Aku tidak akan menyerah!, aku akan mendapatkan apa yang aku inginkan!" Ucap Xuan Xu dalam hati dengan wajah penuh amarah