
Melihat itu para tetua pun mengikuti Nang Gong untuk turun langsung ke arena.
"Apa yang ada lakukan pemimpin perguruan?, pertandingan sedang berlangsung, ini sungguh perbuatan yang amat lancang" ucap Tetua Rong
"Benar, tidak baik jika kita mengganggu di tengah-tengah pertandingan dilangsungkan, ini adalah pertandingan yang suci" lanjut Tetua He
"Pemimpin kau harus tahu situasi saat sedang ingin beraksi, kelakuan anda ini akan sangat merugikan untuk pihak yang akan menang" sambung Tetua Mei
"Saya tahu anda adalah pemimpin, tapi dengan sikap anda seperti ini, anda tidak akan dihormati lagi oleh para murid" lanjut Tetua Xiang
"Apa yang kalian bicarakan!, aku melakukan ini tentu ada sebabnya, murid sialan ini telah membohongi kita semua!" tegas Nang Gong
Semua murid yang menonton hanya bingung mendengar ucapan pemimpin perguruan.
"Apa yang ada maksud pemimpin perguruan?" tanya Tetua Rong
"Dia menyembunyikan kekuatan aslinya saat diperguruan dan menunjukkannya dengan hebat di pertarungan ini!, di perguruan ini setiap murid wajib harus memberi tahu elemen apa yang dia miliki, tapi lihatlah murid ini, selama diperguruan dia hanya pura-pura tidak memiliki elemen apapun!, dan aku khawatir dia adalah mata-mata dari perguruan lain karena ingin melihat situasi, mungkin saat situasi sedang memungkinkan dia akan mencuri barang-barang ajaib dan sakti dari pagoda giok perguruan Qeingyu!" tegas Nang Gong
__ADS_1
Semua murid dan para Tetua gempar dengan perkataan yang diucapkan Pemimpin Perguruan.
Tiba-tiba semua Tetua menjadi sedikit ragu kepada Xiao Ge.
"Apa yang anda katakan pemimpin perguruan?, bagaimana bisa anda berpikir seperti itu, apakah anda tidak melihat jelas jika saya baru bisa mengendalikan elemen spesial saya?" Xiao Ge perlahan turun ke tanah
"Benar apa yang dia katakan, tadi aku juga melihatnya sendiri, dia mungkin baru bisa mengendalikan elemen spesialnya sendiri" ucap Tetua He
"Omong kosong, sudah tentu dia akan membuat kejadian seperti dia baru saja mendapatkan elemen spesial nya, kau sangat cerdik sekali nak!" Nang Gong mengerutkan dahi
"Tidak, aku bukanlah mata-mata!, aku sungguh baru mendapatkan kekuatan spesial yang kumiliki!" elak Xiao Ge
"Benar apa yang dikatakan Tetua Hong, aku juga menjadi curiga kepada murid ini, nak apakah kau tahu jika mata-mata tertangkap di perguruan ini mereka akan disiksa di goa api sampai mereka mati kesakitan!" ucap Tetua Xie
"Aku sungguh bukanlah mata-mata!, mengapa anda sekalian tidak percaya kepadaku!" ringis Xiao Ge
"Cih!, untuk apa percaya kepadamu nak!, kalaupun kau mati, perguruan Qeingyu masih memiliki banyak sekali murid, untuk mata-mata sepertimu kau harus dihukum sesuai peraturan yang ada!" tegas Tetua Xie
__ADS_1
"Dari mana kau tahu jika Xiao Ge adalah mata-mata?" Yan Xin yang tiba-tiba muncul di tengah arena
"Dan siapa kau!?, apakah kau juga mata-mata yang bersekongkol dengan anak ini!?" tanya Tetua Xie
"Aku heran, sebagai tetua bukannya menyelidiki terlebih dahulu kau malah terpengaruh dengan omong kosong seseorang" senyum Yan Xin
"Jaga ucapanmu nak!, kau hanya murid, sedangkan aku ini Tetua!" tegas Tetua Xie
"Kau sudah sombong dengan hanya pangkat Tetua mu itu dan menyepelekan kebenaran" sambung Yan Xin
"Untuk apa kau ikut campur urusan ini nak, sebaiknya kau enyah dari sini!" ucap Tetua Hong
"Mudah saja, aku ikut campur karena ingin menambah kebaikan dalam hidupku" seringai Yan Xin
"Apa yang kau maksud!" tanya Tetua Xie
"Kau mengatakan dengan jelas jika Xiao Ge adalah mata-mata dari perguruan lain, tapi menurutku jika Xiao Ge adalah mata-mata tentu dia akan bersikap kompeten dan profesional, kalau dia mata-mata walau dengan keadaan kesal dan terdesak, jika kondisi di sekitarnya tidak memungkinkan dia tidak akan menunjukkan kekuatannya" ucap Yan Xin
__ADS_1