Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 170 (Season 4)


__ADS_3

TING !


Pintu rumah Bordil itu terbuka oleh seseorang pria yang memakai jubah hitam serta penutup wajah.


Orang itu melihat-lihat sekeliling dan mendapati bahwa semua meja sudah penuh.


"Maaf tuan tapi semua meja sudah dipesan" ucap pelayan


"Tidak apa, aku akan menumpang bersama seseorang, tolong buatkan aku secangkir teh"


"Baik Tuan" ucap Pelayan itu lalu pergi


Orang berjubah hitam itupun melihat lagi kesekeliling dan mendapati meja yang hanya diisi oleh satu orang yaitu Luo Chun


"Maaf apakah aku boleh duduk bersamamu?" tanya orang itu datar


"Siapa kau!, jangan mengganggu!, aku sedang kesal karena ayahandaku!, dia sangat pilih kasih!, kalau bisa aku ingin membungkam mulutnya itu!, aku seorang pangeran kedua akan membuktikanny!" ucap Luo Chun mabuk


Tiba-tiba orang berjubah hitam itu terlihat menyeringai dari balik penutup mukanya.


"Mendengar ceritamu itu memang sangat tidak adil, seharusnya seorang ayah memang harus membagi rata kasih sayangnya"


"Benar, yang kau katakan itu memang benar!, ayahanda bodoh itu selalu memanjakan kakakku dan aku dilupakan!, bahkan ibundaku terus saja berbicara soal kakak sialan itu!" ucap Luo Chun

__ADS_1


"Apakah kau ingin membungkam ayahandamu dan ibundamu itu?" tanya orang berjubah hitam


"Tentu!, aku ingin sekali memberi mereka pelajaran karena melupakanku!" jawab Luo Chun dengan mabuk


"Maka biarkanlah aku duduk bersamamu, aku mempunyai rencana cemerlang agar bisa mewujudkan impianmu itu" senyum orang berjubah hitam itu


__________


Di dalam kediaman, Yan Xin sedang bersantai dan menikmati kue di halaman.


"Putri ada kabar baik untukmu, lebah-lebah iblis yang kau rawat di ruang dimensimu kini beranak-pinak dengan memakan mawar darah yang kau tumbuhkan di ruang dimensimu, sekarng jumlah mereka benar-benar tidak terhitung" ucap Sistem


"Sangat Bagus, biarkanlah mereka terus beranak-pinak dan menunggu momen yang pas untuk menggunakannya" jawab Yan Xin


Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari pintu kediaman.


"Masuklah" ucap Yan Xin


Pintu jediaman itupun terbuka dan terlihatlah seoarang pelayan wanita.


"Putri anda diundang oleh Nona Yu Wuxin untuk datang ke pesta tehnya di kediaman Su sekarang juga" jelas pelayan itu


"Baiklah, siapkanlah kereta kudanya, aku akan berganti pakaian dalam beberapa menit" jawab Yan Xin

__ADS_1


"Baik Putri" pelayan itu pergi dan menutup pintu kediaman


"Putri apakah kau yakin kau akan pergi, seekor semut pun sudah menebaknya jika dia akan membuat rencana untuk menjatuhkanmu" kesal Sistem


"Hoam~ sangat pas sekali dia mengundangku, aku bosan duduk bersanatai disini tanpa melakukan apapun" Yan Xin menguap


Di luar istana sudah dipersiapkan kereta kuda yang sangat amat cantik dengan sutra merah sebagai penutup pintu.


Yan Xin yang sudah berganti dengan gaun yang indah dan membawa kipas kini dituntun naik oleh pengawal ke dalam kereta.


Empat pengawal mengikuti di belakang kereta dengan waspada.


"Memang di kekaisaran Huajun ini sangat kaya, bahkan kerta ini berlapis Giok dengan harga yang dianalisis mahal!" ucap Sistem


"Itu tentu mungkin karena Kaisar sangat perhatian kepada rakyatnya sehingga rakayatnya mau bekerja keras menggarap ladang mereka sehingga bisa membayar pajak istana" jawab Yan Xin


"Putri kau jangan bercanda!" kesal Sistem


"Hahaha, aku penasaran apakah di kediaman Su terdapat makanan khas mereka atau tidak, aku jadi ingin mencicipinya sebelum menjadi pemilik keluarga Su" rakus Yan Xin


"Dasar Rakus, ingatlah berat badanmu itu Putri, bisa-bisa tidak akan ada lagi pria yang akan menyukaimu karena kau gendut" ejek Sistem


"Sistem jaga bicaramu itu atau aku akan mengukusmu menjadi kue bolu bunga kesukaanku" kesal Yan Xin

__ADS_1


__ADS_2