
Lebah kematian itu langsung terbang mengerubungi Tandras dan semua sekutunya.
"TIDAAAKK!!!" teriak Tandras
Darah berceceran dimana-mana, hanya tersisa kerangkanya saja.
"Pekerjaan disini sudah selesai, dan mari kita bawa semuanya kembali.
Di gerbang istana gelap, tetua Mora yang masih lemah tiba-tiba merasa ada hal yang aneh.
"Ini, apakah perasaan ini.... Tandras sudah dikalahkan?" kaget tetua mora
SWOOSH~
SWOOSH~
Tiba-tiba muncullah ribuan untaian kelopak mawar dan bersatu padu menjadi Yan Xin.
"Si, siapa kau?" tanya tetua Mora
"Aku adalah Yan Xin, kau pasti pernah mendengarnya dari murid-muridmu" jawab Yan Xin
"Benar, semua muridku berkata benar, mereka bilang kak Yan Xin akan datang dan membantu, aku ingat kau mendaftar di perguruan Bixi, apakah kau akan seterusnya tinggal?" tanya tetua Mora
__ADS_1
"Tidak, aku hanya mendaftar untuk keselamatan adik-adikku dan muridku, aku yang sekarang ini hanya klon kembaran yang akan hilang sebentar lagi, tapi aku yang asli akan mampir ke perguruan bixi untuk menjenguk adik-adikku dan semuanya, jadi ketika aku pergi tolong jaga mereka, dan kau akan mendapatkan keuntungan"
"Ba, baiklah... saya akan menjaga mereka dengan baik sampai anda datang menjemputnya" tetua Mora menahan kesakitan
"Tapi aku kurang percaya padamu, bagaimana bisa kau menjaga mereka dengan kau yang sekarat ini" ucap Yan Xin
"A, anda tidak perlu khawatir, keselamatan mereka tergantung kepadaku dan tetua yang lain, aku tidak akan melalaikannya, uhuk!" jawab tetua Mora
"Aku sudah mengatakannya jika kau akan mendapatkan keuntungan" Yan Xin menengadahkan tangannya
SRIIINGG~
Kemudian muncullan sekotak giok Pil penyembuhan bernama Pil Lotus Biru.
"Ini... ini adalah Pil Lotus Biru!?, bagaimana mungkin!, resep Pil ini sudah lenyap setelah ribuan tahun!" kaget tetua Mora tak percaya
"Ambillah ini dan bagikan kepada tetua yang lain, kekuatan kalian akan meningkat dengan sangat pesat, dan ingat pesanku sebelumnya" Yan Xin melebur menjadi kelopak mawar dan lenyap terbawa angin
"Baik... aku akan ingat pesan anda" jawab tetua Mora bersujud
_______
Di perguruan Bixi sekarang semuanya sedang menunggu kedatangan para tetua.
__ADS_1
"Kakak Hye aku sangat cemas sekali dengan para tetua, bagaimana kalau mereka..."
"Sin Si jangan berkata macam-macam, mereka pasti akan kembali" sela Hye Yu
"Apakah To Mu harus menyusul mereka dan membawa mereka kembali?" To Mu
"Adik kau tidak perlu melakukan itu, kak Yan Xin sedang menyusul mereka, jadi pasti mereka tidak akan terjadi apa-apa" jawab Hauzan
"Benar, pasti kak Yan Xin akan menyelamatkan mereka" sambung A Mu
Tiba-tiba gerbang perguruan Bixi terbuka, terlihat Molin yang berlari menuju perguruan dengan nafas tersengal.
Tanpa memperdulikan Molin yang telah kembali, mereka hanya cemas kepada para tetua.
Semua hanya memasang wajah datar kepada Molin.
"Ka, kalian... kenapa kalian menatapku seperti itu... apakah...para tetua..."
PLAK !
"Diam!, jangan bicara lagi!, ini semua karena ulahmu!, kau sangat sembrono sehingga para tetua harus melawan raja Tandars!, kau memang hanya memikirkan dirimu sendiri!" teriak Sin Si
"Sekarang para tetua belum kembali!, dan kau kau kembali dengan nyawa masih utuh!, entah apa yang terjadi pada para tetua disana!, kau hanya menyusahkan!" sambung Sin Si
__ADS_1
"Sudah adik seperguruan Si, jangan menghabiskan suaramu hanya untuk memarahi orang yang mementingkan diri sendiri seperti dia" ucap Tu Tu