Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 162 (Season 4)


__ADS_3

"Putri hujan tanah runcing ini sangat berbahaya, bagaimana kau akan mengatasinya!" ucap Sistem


"Kau terlalu berlebihan Sistem, bahkan tekhnik yang dia gunakan ini tidak bisa menandingiku sama sekali" ucap Yan Xin


PAK !


Yan Xin menyatukan tangannya dengan serempak.


"TEKHNIK BADAI ANGIN !!"


Seketika angin di sekitar memutar membentuk ribuan pusaran angin sehingga hujan tanah runcing itu melesat tak terkendali mengenai semua yang disekitarnya.


"Bagaimana bisa dia menghindari tekhnikku!, tekhnik itu adalah tekhnik yang sering kupakai ketika berperang, dengan tekhnik itu aku bisa menang melawan pasukan musuh dengan cepat!, bagaimana mungkin wanita ini bisa menangkisnya" Anming dalam hati


"Hei jangan melamun" ucap Yan Xin


"Tekhnik pusaran Air Laut !"


WEERRR !!!


Tiba-tiba dari tanah yang dipijak Animg muncul pusaran air yang membawanya ke udara.


pusaran air itu terus berputar seperti tornado dengan Anming di dalamnya.


"Putri itu adalah tekhnik elemen Air biasa, untuk apa kau menggunakannya?" tanya Sistem

__ADS_1


"Luka-luka goresan yang cukup dalam akibat ranting mawarku di badannya jika terkena air laut yang asin akan sangat perih dan menyakitkan, ini memang trik kekanak-kanakan tapi siapa yang tahu ini mungkin akan berguna" jawab Yan Xin


Pusaran air itu terus berputar dengan Anming yang ada di dalamnya.


"Sial!, aku harus keluar dari pusaran air ini!, sebenarnya berapa elemen yang dipunyai wanita ini!" ucap Anming


"Tekhnik Perlindungan Aura !"


BLASHH !!


Pusaran air itu hancur dan Anming sekarang menapak kembali ke tanah.


"Hosh... aku tidak berpikir bisa bertwmu dengan master sepertimu, taapi itu tidak akan melenyapkan keinginanku untuk melawanmu!" ucap Anming


PAK !


"BERHENTI !" cegah Kaisar


"Kau tidak boleh mengeluarkan tekhnik dewa mu untuk seorang gadis kecil, itu akan menjatuhkan harga diri kekaisaran Huajun" ucap Kaisar


"Tapi ayah, dia bukan gadis biasa, dia adalah seoarang master, lihatlah kediamanku, bahkan sebalok kayupun lenyao tak terisa oleh tekhniknya" ucap Anming


"Siapa yang percaya, itu hanya bisa dilakukan olehmu karena kediamanmu memiliki segel, hanya kau yang bisa menghancurkan kediamanmu, sudahi pertarungan ini, para pelayan dan para selir sangat kaget akan suara yang ditimbulkan" sambung Kaisar


"Ayahanda aku ingin meminta sesuatu..."

__ADS_1


"Keputusan ini tidak bisa diganggu gugat, gadis itu sekarang adalah istrimu dan kau bertanggung jawab atasnya dan perlindungannya" ucap kaisar lalu pergi diikuti Kasim pribadi


Anming pun berdiri menghadap Yan Xin.


"Baiklah, aku menerimamu sebagai istriku, tapi kau harus menuruti perintahku sebagai suamimu" ucap Anming


"Tentu saja aku akan mengikutinya, tapi aku hanya akan menuruti perintahmu yang masuk diakal dan tidak merugikanku" senyum Yan Xin


"Baiklah, aku belum tahu siapa namamu"


"Namaku adalah Yan Xin"


"Ini sudah malam, kediamanku sudah hancur, mari kita ke kediaman arah barat untuk tidur" ucap Anming pergi diikuti Yan Xin


__________


Di kediaman Barat...


Anming yang menguasai kasur kini sedang tidur pulas meninggalkan Yan Xin yang kesal.


"Dasar bedebah sial!, dia tidur tanpa mengajakku, seharusnya pria sepertinya di lemparkan di jurang api yang terdalam!" kesal Yan Xin


Karena merasa kesal Yan Xin memutuskan untuk keluar terlebih dahulu menghirup dinginnya angin malam.


Saat di luar Yan Xin merasakan ada pergerakan dari seseorang karena ritme angin malam kacau dengan suatu pergerakan.

__ADS_1


"Keluarlah, aku sudah menangkapmu" ucap Yan Xin


__ADS_2