Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 173 (Season 4)


__ADS_3

"Apa urusanmu siapa yang kubela, aku membela kepada orang yang kusuka" jawab Piao Lin sinis


"Jaga bicaramu Piao Lin!, jika Nona Su Wuxin mendengarnya keluargamu akan hancur!, keluarga Piao adalah keluaraga yang sekarang hampir bangkrut dan kau membuat masalah dengan memihak si ****** ini, dengan sekali jentikkan dari Nona Su Wuxin maka keluarga Piao mu itu akan menjadi miskin" tawa Pu Ningge


"Benar apa yang dikatakan Pu Ningge, seharusnya kau tidak berlaga bak bisa melawan Su Wuxin, aku dengar keluargamu itu memproduksi kain brokat di kekaisaran Huajun ini, dan ada pesaing baru yang menyaingi seluruh cabang toko kain dari keluargamu, jadi kenapa kau tidak membantu berjualan kain di salah satu tokomu itu supaya kau bisa membantu keluargamu dan tidak hanya menjadi beban, hahaha aku sangat kasihan kepadamu" tawa Lei Ni dari keluarga Lei


"Apa pedulimu terhadap keluargaku, jika memang kau merasa kasihan terhadap keluargaku maka menyumbanglah dengan 100 peti emas, maka keluargaku akan sangat senang menerimanya. Opss!.... aku lupa bahwa keluarga Lei itu sangat pelit bahkan terhadap anaknya sendiri" senyum Piao Lin dan menatap pakaian yang dikenakan Lei Ni yang hanya berbahan sutra dengan kualitas murah


"Yang kau katakan itu tidak benar!, keluargaku adalah keluarga terhormat yang suka berhemat dan tidak berfoya-foya seperti keluarga terhormat yang lain!, anak-anak dari keluarga terhormat lain diberikan semua yang mereka inginkan seperti babi kelaparan dan mereka pun menjadi tamak!, tapi aku sudah diajari cara berhemat dari keluargaku dan aku sangat bangga akan hal itu!!" Lei Ni sedikit berteriak


Semua gadis pun memandang sinis kepada Lei Ni.


"Jadi kau menganggap kita ini adalah babi kelaparan yang tamak?, kata-katamu itu sungguh kotor!"

__ADS_1


"Benar, aku tahu selama ini setelah beberapa kali pertemuan kita kau memang memakai baju dengan bahan sutra yang murah, tapi kami tidak pernah menanyakan itu karena takut membuat hatimu sedih!"


"Cih!, memang apa bagusnya keluarga Lei, kelaurga Lei sangat pelit kepada semua orang dan terhadap pakaian anaknya sendiri"


"a, apa yang kalian bicarakan!, a, aku tidak bermaksud untuk menyindir kalian!, aku hanya ingin memberi contoh supaya hidup berhemat!" gemetar Lei Ni


"Kau pikir dengan saranmu itu kami akan menuruti hidup berhemat!?, kau saja yang hidup berhemat dasar orang dari keluarga pelit!"


"Benar aku rasa sekarang pun dia tidak membawa uang sepeserpun, aku sangat kasihan sekali, Lei Ni jika nanti kau kekurangan uang kau bisa berkunjung ke keluargaku" ejek para gadis


"Aku rasa Nona Piao Lin ini sangat berbakat dalam berkata-kata menjebak, tapi sayangnya itu bukan bakat istimewa, semua orang juga bisa bermain tak tik kata-kata supaya mengadu domba" Yan Xin dalam hati


Tak berapa lama kemudian Su Wuxin datang denga sepiring kue yang terlihat enak.

__ADS_1


Melihat itu jiwa kelaparan Yan Xin bergejolak tak tertahankan.


"Maaf lama menunggu, ini adalah sepiring kue khas dari keluarga Su, aku harap Yan Xin bisa mencobanya terlebih dahulu" senyum Su Wuxin


"Hahaha, aku menerima usulanmu, aku akan mencobanya terlebih dahulu" semangat Yan Xin


Yan Xin pun mengambil satu kue itu dari piring dan memakannya.


Setelah memakannya tiba-tiba kepala Yan Xin menjadi berkunang-kunang dan tak terkandali.


BRUK!


Yan Xin pun ambruk pingsan.

__ADS_1


"Semuanya, pesta teh kali ini sampai disini dulu, kalian pulanglah dan tak usah mencemaskan Yan Xin, aku akan mengantarkannya ke istana tempat tinggalnya sendiri setelah dia terbangun, mungkin dia pingsan karena kelelahan melakukan sesuatu" senyum Su Wuxin


__ADS_2