Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 217 (Season 5)


__ADS_3

Di istana gelap, kini tetua mahma dan Tetua Suli berada di tangga pertama atau bisa dibilang ruangan pertama dalam kastil gelap.


"Ruangan ini begitu pengap dan berdebu, aku rasa kita harus menggunakan kekuatan kita untuk langsung sampai ke ruangan atas dan langsung menyerang Tandras!" ucap tetua Suli


"Jangan gegabah tetua Suli, aku tahu kau sangat kesal, tapi kita harus berjaga-jaga, aku rasa ada sesuatu yang tidak beres di ruangan ini" sambung tetua Mahma


Di ruangan itu berhiaskan patung-patung yang menyeramkan dan dinding ruangan itu terbuat dari batu hitam yang sangat menambah aura menakutkan.


PSSSSS~


Tiba-tiba keluar asap dari mulut salah satu patung singa.


"A, asap ini, uhuk?, kita harus keluar dari sini!" ucap tetua Suli


Tiba-tiba pintu keluar tertutup rapat dan terkunci oleh sihir.


"Uhuk!, i, ini adalah asap ilusi!, kita harus menggunakan tekhnik pelindung!" ucap tetua Mahma


"Kurasa itu tidak bisa tetua Mahma, ruangan ini terdapat sihir yang menolak manusia menggunakan tekhnik mereka" ucap tetua Suli


Asap semakin memenuhi ruangan yang sempit itu, tetua Mahma dan tetua Suli terus mundur kebelakang untuk menghindarinya tapi tetap saja asap semakin menyebar dan memenuhi ruangan itu.

__ADS_1


BRUK !


Tetua Mahma dan Tetua Suli ambruk karena menghirup asap ilusi tersebut yang membawa mereka ke dunia khayalan mereka yang mereka takuti.


Kini di ruangan paling atas, atau bisa disebut singgasana raja tandras, kini dia sedang terus menerus menyiksa Molin yang terikat dan mencambukinya.


"Haha kedua tetua itu sudah terperangkap dalam ilusi, sekarang tidak ada yang akan bisa menyelamatkanmu nak" ucap Tandras memegang dagu Molin


"Hahaha selamat yang mulia, akhirnya kau mengalahkan para tetua itu" ucap penasehat pribadi raja tandras


"Tapi yang mulia saya mempunyai ide bagus, dalam syarat untuk mengambil inti air bumi, anda harus memiliki persembahan 100 anak yang berumur dibawah 20 tahun, bagaimana kalau anak ini dijadikan yang pertama" sambung penasehat


"HAHAHA!!!, kau memang pintar, aku terlalu sibuk bersenang-senang untuk mrnakuti bocah ini sehingga melupakan persoalan mata air inti bumi, idemu itu memeang bagus, aku akan mempersembahkan anak ini sebagai yang pertama" seringai Tandras menatap mata Molin yang kini ketakutan


SWOSHH~


Tiba-tiba gorden dari kaca yang amat besar itu berkibar tak karuan.


"A, angin apa ini!?" tanya Penasehat


CAHHH !!!!

__ADS_1


Kaca berukuran besar itu pecah diterjang angin yang sangat kencang.


"Dasar, si tua bangka ini sedang berhalusinasi" ucap Yan Xin yang terbang dan masuk melalui kaca yang dipecahkannya dengan tekhnik anginnya


"Dasar manusia sial!, siapa kau, beraninya kau memecahkan kaca yang mulia yang agung!" marah Penasehat


"Siapa kau!?" tegas raja Tandras


"Haha, Aku adalah orang yang akan membunuhmu!" ucap Yan Xin


"Tekhnik Pusaran Air !!"


WEEEERRRR !!!!


Puasan air muncul dan berputar sangat besar seperti angin topan membuat barang-barang di singgasana raja Tandras kini berputar di pusaran air tersebut.


"Berani-beraninya kau" ucap Tandras


"tekhnik Pusaran Api !!!!"


WEEERRRR !!!!

__ADS_1


Pusaran api terbentuk dan bertabrakan dengan pusaran air yang dibuat dengan tekhnik Yan Xin, kini kedua pusaran air dan api beradu dan lenyap.


"Ternyata anak ini mempunyai kemampuan, biasanya semua orang yang pernah kulawan bisa kukalahkan dengan hanya satu pusaran api saja" seringai raja Tandras


__ADS_2