
"a... apa yang kau katakan kakak Ge?" tanya Xiu Er dengan pelan sambil menahan air mata
"Kau... kau mau membatalkan pertunangan kita?, kau... kau tahu kau sudah berjanji akan menjadi pasanganku saat dewasa" sambungnya dengan badan gemetar
Mendengar perkataan Xiu Er, para murid yang menonton pun kembali mengimentari.
"Apa?, bagaiamana bisa si sampah itu sangat tidak tahu diri?, dia memutuskan pertunangan kepada dewi Xiu Er kita!"
"Untukku tidak masalah kalau mereka memutuskan pertunangan, toh si sampah Xiao Ge itu tidak bisa melakukan apa-apa, dan kita masih ada kesempatan untuk memiliki dewi Xiu Er"
"Benar apa yang kau bilang, tapi lihatlah dewi Xiu Er kita sekarang, dia terlihat sangat sakit hati karena si sampah itu sampai berlinang air mata"
Semua murid pun mulai mengomentari perlakuan Xiao Ge kepada Xiu Er.
"Hiks, kenapa kau tiba-tiba berfikir seperti itu kakak Ge!, apakah ini gara-gara kesalahanku kepada kakak Xin tempo hari?, hiks" tanya Xiu Er
"Xiu Er aku memang sudah memaafkanmu, tapi melihat perlakuanmu tempo hari kepada Yan Xin, aku sudah menyadari bahwa kau memang bukan yang terbaik bagiku" jawab Xiao Ge
"Ta, tapi bagaiaman dengan janjimu saat kita masih kecil?, hiks, dan aku selalu menjagamu dari apapun itu kakak Ge, hiks, bagaimana bisa kau berfikir untuk membatalkan pertunangan ini?, hiks" Xiu Er berlinang air mata
"Ya, kau memang sudah melindungiku dari berbagai maslah, untuk itu aku sangat berterima kasih kepadamu, dan kebaikanmu saat menolongku itu akan ku balas suatu hari nanti" ucap Xiao Ge
__ADS_1
"Tidak!, kau tidak bisa membatalkannya!, apakah ini gara-gara dia yang menghasutmu!?" teriak Xiu Er kepada Yan Xin yang masih duduk tenang
"Apa yang kau bicarakan!" ucap Xiao Ge
"Ya!, ini pasti gara-gara perempuan tidak tahu diri ini!, kau pasti terhasut olehnya!, oleh karena itu aku akan mengapusnya dari dunia ini!" ucap Xiu Er
"Tekhnik Kabut Biru Penggelap Waktu!" teriak Xiu Er
Seketika kabut biru pun muncul tak terduga menyelimuti sekitar menara latihan, semua murid pun kalang kabut tidak bisa melihat apapun.
"Ah tolong!, aku tidak bisa melihat!" teriak semua murid
"Ini... ini tehnik dari dewi Xiu Er!"
Semua murid berteriak.
"Ya, Yan Xin apakah kau tidak apa-apa, aku tidak bisa melihatmu, dimana kamu?" tanya Xiao Ge menutup mata sambil meraba-raba sekitar dengan tangannya mencari Yan Xin
Yan Xin yang tari tadi masih dududk di air mancur giok hanya diam yak berkutip.
"Rasakan ini wanita ******!, seharusnya kau tidak seharusnya melawanku!" teriak Xiu Er
__ADS_1
"Tekhnik Racun kabut Biru!" teriak Xiu Er
Seketika kabut biru yang tebal itu sedikit menghitam karena racun mulai menyebar ke dalam kabut itu dan meracuni mata semua murid di sekitar menara latihan.
BRUK!
Xiao Ge terjatuh.
"Ahh!, mataku sangat sakit!, aku tidak bisa menhannya!" teriak Xiao Ge
"Xiao Ge kau bisa mendengarku?" tanya Yan Xin bertelepati
"i, iya aku mendengarmu Yan Xin"
"Kabut biru ini sangat tebal menutupi semuanya dan dicampur rancun mematikan, dengarkan aku Xiao Ge, kau tidurlah dahulu, aku akan membangunkanmu nanti" ucap Yan Xin
"Ya, Yan Xin apa yang.... kau.... maksudkan?" tanya Xiao Ge dengan mata sangat lelah
BRUK!
Tiba-tiba Xiao Ge ambruk tertidur bagai habis terkena hipnotis.
__ADS_1