
"Pemain membeli pedang besi biasa, sisa poin belanja pemain berjumlah 2.000"
Satu pedang besi dengan pegangan kayu pun muncul di samping ranjang kayu yang diduduki Yan Xin.
Yan Xin mengambil pedang itu.
"Hm, pedang yang lumayan kokoh, dan sekarang bagaimana cara aku memasuki dimensi yang kubeli sistem?" tanya Yan Xin
"Kau hanya perlu tidur seperti biasanya putri, nanti sistem akan membawa jiwamu ke dimensi yang kau beli" jawab sistem
"Huh?, baiklah"
Yan Xin pun mulai menaiki ranjang kayu yang disiapkan pemimpin Fang, dan mulai memejamkan matanya.
"Membawa jiwa pemain ke dimensi lain... Memproses..."
Dimensi padang rumput...
__ADS_1
Yan Xin perlahan membuka mata.
Semua yang dilihat Yan Xin didimensi itu hanya padang rumput hijau yang sangat luas, rumput hijau sebagai alas dan langit biru sebagai atap, tak lupa juga angin yang berhembus yang menerpa kulit Yan Xin.
"Aku tidak menyangka walaupun namanya 'dimensi sedang' tapi akan seluas ini" pukau Yan Xin
Tak berapa lama kemudian Yan Xin pun berlatih pedangnya dengan sangat serius dan gesit, di dunia modern selain menjadi master obat, Yan Xin juga ahli dalam berpedang karena diajari oleh kakeknya yang master pedang.
Keesokan harinya...
"Selamat pagi putri, hari ini apa rencanamu?" tanya sistem
"Rencana?, tentu saja melihat selirku berlatih, tapi sebelum itu ayo kita kunjungi pemimpin Fang terlebih dahulu untuk menagih janji" datar Yan Xin
*Di dalam k**ediaman pemimpin Fang*...
"Selamat datang nak Yan Xin, aku sudah menunggumu, karena sebentar lagi aku akan pergi bersama warga desa lain untuk bermusyawarah, jadi aku akan memberikan benda pusaka yang aku janjikan kepadamu, karena kau sudah menjadi menantuku, aku tidak akan khawatir jika benda pusaka itu aku serahkan kepadamu" ucap pemimpin Fang yang sedang duduk di kursi pemimpin
__ADS_1
"Bao Yu, kemarikan pusaka itu" perintah pemimpin Fang
"Baik suamiku" jawab Bao Yu mendekati kursi pemimpin Fang dengan barang pusaka yang ditutupi kain yang berlumuran darah
"Singkatnya dahulu buyutku yang bernama Nang Gong pernah terjerumus menggunakan sihir hitam 'kupu-kupu pembantai', buyutku mendapatkan sihir hitam itu dari raja iblis dari Goa sangguang, raja iblis memberikan dia dua telur dan berjanji jika dia bisa menetaskan telur itu, dia tidak akan terkalahkan, tapi buyutku hanya bisa menetaskan satu telur yang berisi kupu-kupu pembantai berwarna biru, dia pun berusaha merawat kupu-kupu itu hingga beranak-pinak menjadi ribuan bahkan jutaan kupu-kupu, dengan kupu-kupu pembantai yang dimilikinya, dia berhasil membuat satu negara mati, tapi ada harga yang harus ia bayar, dia harus mengorbankan darahnya sendiri untuk makanan kupu-kupu pembantai itu, bertahun-tahun berlalu, akibat kehabisan darah karena memberi makan kupu-kupu pembantai, buyutku mati dengan badan yang kurus kering, dan telur yang tidak bisa ditetaskan itu diberikan kepada anak turun temurunnya" jelas pemimpin Fang
"Sekarang aku ingin bertanya kepadamu nak Yan Xin, apakah kau sanggup menjaga telur ini agar tidak membusuk?, kau harus melumurinya dengan darahmu pada saat bulan purnama" tanya pemimpin Fang
"Aku akan menerima pusaka itu pemimpin Fang, dan aku tentu sanggup untuk menjaganya" bungkuk Yan Xin
"Baiklah, Bao Yu buka kainnya" perintah pemimpin Fang
SRETT!
Kain penutup pusaka itu dibuka, setelah dibuka, nampaklah telur dengan ukuran sedang berwarna merah darah yang sangat menakutkan terpampang di hadapan Yan Xin.
"aku merasakan hawa menakutkan dari telur itu" gumam Yan
__ADS_1