Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 224 (Season 5)


__ADS_3

"Hoaaam~, dasar manusia tidak punya etika, beraninya kalian menggangguku yang sedang tertidur" ucap Yan Xin


Keempat anak buah raja Baharuma itu hanya bengong terdiam melihat Yan Xin tak takut sama sekali.


"Beraninya kau menangkis tekhnikku!, aku tidak bisa menerima ini!" Go Go murka


"Tekhnik Semburan Api !"


FUAHHHH~


Semburan api yang dasyat menyembur dari mulut Go Go yang menutupi tubuh Yan Xin dengan semburan api itu.


Tak!


Yan Xin menjentikkan jarinya dan seketika semburan api itu beku menjadi Es.


"Ini tidak mungkin, Go Go adalah satu terkuat di istana Baharuma, dan semburan apinya itu bisa menghanguskan sebuah kota" Lu Zi dalam hati


"Kakak, dia sangat hebat, bisa membekukan api yang dikeluarkan oleh Go Go" La Mu


"Jangan memuji musuh seperti itu, lagipula kita harus memusnahkannya!" Lu Zi


"Tekhnik Pemanjangan !" Lu Zi

__ADS_1


Lidah Lu Zi memanjang dan mengikat tubuh Yan Xin, lidah itu memiliki duri beracun yang tajam dan mematikan.


"Heh, sekarang kita lihat bagaimana kau akan melepaskan diri" sombong Lu Zi


Yan Xin hanya menunduk dan menyeringai.


"Tekhnik Duri Menjalar !" Yan Xin


Tumbuhlah akar berduri muncul dari tanah dan melilit melingkar mengikat lidah panjang itu.


"A, AAAAAHHHHH SAKIITT!!!!" Lu Zi berterik


"Ternyata kalian ini tak lebih dari sekor lalat yang mengganggu singa" Yan Xin


Pertarungan pun terjadi dan berlangsung selama beberapa menit hingga Yan Xin membunuh mereka.


"Huh, kalau kalian tidak berguna bagiku maka apa untungnya aku melawan kalian, terima kasih karena telah memberikanku hadiah!" Yan Xin mengambil kantong penyimpanan keempat orang itu yang telah terkapar mati di tanah


"Hmmm lumayan, kantong-kantong penyimpanan kalian berat sekali, aku yakin di dalamnya terdapat benda-benda berharga, jadi terimakasih untuk kantongnya!" Yan Xin


"Dan kalian matilah dengan tenang" Yan Xin meneteskan cairan kepada tubuh mereka sehingga tubuh mereka lenyap menjadi abu terbang terbawa angin tanpa meninggalkan jejak


Beberapa saat kemudian pun Hillis datang dengan membawa sebuah keranjang di cakarnya.

__ADS_1


"Master apakah orang yang menuju kesini itu melawanmu atau apa?" Hillis penasaran


"Apa yang kau bicarakan, mereka hanya menanyakan jalan kepadaku, tidak ada yang perlu ditakutkan" Yan Xin yang tertidur


"Benarkah, tapi ini aneh, kenapa aura mereka tiba-tiba lenyap?" Hillis dalam hati


"Kenapa kau terus memikirkan hal tidak penting seperti itu, mana ikan yang kau tangkap, aku akan membakarnya, karena ini sudah sore dan hampir malam" Yan Xin


"Tapi apakah kau masih berniat ke Gold Alkemist master?" Hillis


"Tentu saja, kenapa tidak, tujuan kita datang kesini untuk ke Gols Alkemist" jawab Yan Xin


"Tapi bukankah ini sudah terlalu terlambat?" Hillis


"Tidak akan, mereka akan ada sampai besok, jadi besok kita akan pergi ke sana, dan memenangkan identitas sebagai ratu alkemist!" Yan Xin


"Tapi bukankah jika kita datang kesana sekarang atau besok kita akan ditertawakan, dan mungkin saja anda akan didiskualifikasi karena terlambat" Hills


"Tak ada kata terlambat bagi orang yang mampu, karena aku mampu jadi tidak masalah jika aku terlambat" Yan Xin


Yan Xin menusuk ikan itu dengan sebuah kayu dan membakarnya di api unggun yang dibuatnya.


"Wah master, ini sangat wangi, bagaimana kau bisa membuatnya dengan wangi seperti ini?" tanya Hillis kagum

__ADS_1


__ADS_2