
Jutaan mawar yang menyelimuti perguruan Qeingyu itu meledak dengan dasyat berentetan hingga perguruan Qeingyu menghilang dari udara bersama penghuninya.
_____
Di hutan kososng, Xiao Ge berhasil membawa ibunya menjauh dari perguruan Qeingyu.
"Ke, kenapa perguruan Qeingyu tiba-tiba meledak dan menghilang?!" kaget Lei Cia terheran-heran
"Tenanglah ibu, kenapa ibu begitu kaget?" khawatir Xiao Ge
"Tentu saja aku sangat kaget, Nang Gong sudah mati dan aku belum berhasil menyelidiki gerak-geriknya yang belum pasti!, harus bicara apa aku kepada tuan nanti!" Lei Cia dalam hati
"Nak, si, siapa yang melakukan ini semua?" tanya Lei Cia
"Aku yang melakukan ini semua bibi, kenapa bibi begitu sangat terkejut?" datar Yan Xin yang baru saja datang
Dengan cepat Xiao Ge langsung menghampiri Yan Xin.
"Yan Xin apakah kau tidak apa-apa!?, apakah kau terluka, perlihatkanlah kepadaku!" Xiao Ge tergesa-gesa
"Sudahlah aku tidak apa-apa, dan..... "
__ADS_1
SRINGGG~
Muncul gulungan dari tangan Yan Xin, Yan Cin pun mendekati Lei Cia.
"Ja, jangan menyentuhku!, ka, kau...." gemetar Lei Cia
"Dia rupanya masih belum bisa melupakan saat aku memperlihatkan lebah iblis kepadanya" Yan Xin dalam hati
"Kenapa kau begitu ketakutan bibi, aku tidak akan melukaimu sejengkal pun, aku hanya memberikanmu gulungan ini, aku menyelidikinya sendiri, sebagai calon ibu mertuaku sudah seharusnya aku memberikanmu hadiah" senyum Yan Xin
Xiao Ge yang mendengar itu hanya tersipu malu dengan wajah memerah.
Dengan tangan masih gemetar, Lei Cia pun mengambil gulungan dengan ukuran sedang itu, begitu dibuka ternyata itu adalah cerita tentang Nang Gong dan gerak-geriknya selama masih hidup.
"apa yang ingin kau beritahukan kepadaku?" tanya Xiao Ge
Yan Xin pun mengangkat tangannya dan menatuhnya ke kepala Xiao Ge dengan sedikit elusan lembut.
Seketika tentang bahwa Yan Xin adalah penerus tuhan dan harus memiliki Seratus selir tertanam dalam pikiran Xiao Ge, dan Xiao Ge sadar bahwa dia hanya bisa menjadi selir.
TIK !
__ADS_1
Air mata Xiao Ge pun keluar dengan perasaan tak percaya bahwa wanita yang ia cintai sudah memiliki seseorang dan harus mempunyai seratus selir dan dia adalah salah sati selir itu.
GREP !
Xiao Ge memeluk Yan Xin dengan erat.
"Baiklah...hiks, aku akan menjadi selirmu asalkan aku bisa melihatmu kembali" bisik Xiao Ge
"Baiklah kalau itu memang keputusan dari hatimu, saat aku pergi kau harus berlatih dengan giat sampai mencapai ranah surga dan terbang ke dunia atas, latihlah kekuatan spesial 'Pedang Arwana' yang ada pada dirimu, pada saat itu aku akan menemuimu disana, kau mengerti?" suara halus Yan Xin
Xiao Ge membalas dengan anggukan dan melepaskan pelukannya.
"Aku sudah membeli rumah di pinggir desa untuk kalian, sekarang itu akan menjadi rumah kalian, sekarang aku harus pergi dahulu" senyum Yan Xin
BLASHH~
Yan Xin pun melebur menjadi kelopak mawar dan hilang tertiup angin.
_______
Di dalam pagoda Giok perguruan Qeingyu....
__ADS_1
Pagoda giok perguruan Qeingyu seperti penopang bagi perguruan Qeingyu tersendiri, karena di dalamnya terdapat berbagai barang pusaka dan ajaib yang tak ternilai harganya dan barang-barang pusaka dan ajaib di pagoda giok tidak akan ada jiplakan palsunya di sudut dunia manapun.
"Selamat pemain telah mendapatkan dua selir sebagai pendamping, pemain mendapatkan hadiah buku tekhnik, dan mulai sekarang sistem akan menghitung jumlah selir yang pemain dapatkan dan kekuatan spesial yang ada pada para selir"