
Di hutan Pinus Salju Nuwa terus melompat-lompat dari dahan ke dahan pohon yang tinggi dengan sangat geram.
"Dasar Minghao si anak rumahan!, aku heran bagaimana bisa kita menjadi teman sedangkan selera kita begitu beda, cih!, mengingat mukanya saja aku menjadi sangat jengkel!" geram Nuwa
"Tapi aku akan tetap ke tengah hutan Pinus salju ini untuk berburu harta karun yang dirumorkan itu, setelah mendapatkannya maka aku akan membungkam mulutnya itu dan tak akan berbagi dengannya!, huh!" sambung Nuwa
Nuwa terus melompat dari dahan ke dahan, tiba-tiba di depan Nuwa di hadang oleh tiga orang berbaju hitam, dengan spontan Nuwa langsung berhenti.
"Si, siapa kalian!?" teriak Nuwa waspada
"Hahaha, akhirnya kita menemukan umpannya, sekarang mari kita bawa dia" ucap orang berjubah itu
"Hei jangan begitu terburu-buru, lihatlah, dia begitu cantik, pasti permainan ranjang dia sangat bagus hehe" ucap orang berjubah lainnya
"Jangan membuang waktu, kalau tidak harta karun itu akan diambil oleh kultivator lain, cepat tangkap dia!" orang berjubah
"Berani-beraninya kalian meremehkanku!, Tekhnik Pisau Angin !" marah Nuwa
__ADS_1
SYAAT!
SYAAT!
SYAAT!
Angin di sekitar Nuwa tiba-tiba memadat dan menjadi bentuk pisau dan mendekat dengan sangat cepat kepada ketiga orang berjubah itu, tapi salah satu dari mereka mengagalkan tekhnik Pisau Angin milik Nuwa.
"Hahaha!, gadis kecil jangan membuang tenagamu, seharusnya kau menyimpan tenagamu untuk binatang ajaib yang akan memakanmu, haha!" ucap orang berjubah itu
"Heh!, kalian terlalu meremehkan gadis kecil ini, Tekhnik Badai Gemuruh !" Nuwa
Tiba-tiba angin yang sangat kencang memutar membungkus tiga pria berjubah itu.
Angin yang memutar tiba-tiba memutar dengan sangat cepat dan setiap putaran angin tubuh mereka kian tersayat seperti sayatan pisau.
"Dasar jal*ng!, beraninya kau!" teriak orang berjubah itu
__ADS_1
"Jangan berteriak atau aku akan menyayatmu dengan angin yang kupunya sampai darah kalian bertiga keluar seperti diperas!" ucap Nuwa
DAG!
Dengan anehnya tiba-tiba tekhnik Nuwa digagalkan oleh mereka dengan sangat mudah.
"Bagaimana mungkin!?, mereka bisa mengagalkan Tekhnik itu hanya dengan aura mereka, sebaiknya aku harus melarikan diri!" Nuwa dalam hati
"Jangan berpikir kau bisa mrlarikan diri oh gadis kecil, kau telah melukai kami, bagaiman dengan membalasnya kau ikut dengan kami ke tengah hutan Pinus Salju ini, bukankah tujuanmu ada disana, hehe!" ucap orang berjubah itu
"Tujuanku kesana, tapi aku kesana untuk mengambil harta karun, bukan untuk menjadi makanan bintang ajaib" jawab Nuwa
"Itu adalah takdirmu gadis kecil, aku ingin bertanya apakah kau gila, gadis kecil seperti kau berkeliaran dengan bebas di hutan Pinus Salju ini tanpa khawatir, apakah tidak ada yang mencegahmu, memang gadis dengan sifat liar sulit menerima nasihat" ucap orang berjubah lainnya
"Apa yang dikatakan Minghao memang benar, hutan Pinus Salju sangat berbahaya, bagaimana kalau tadi aku membawa Huanran, pasti dia akan dicelakai oleh kelalaianku, sekarang lupakan dahulu soal itu, aku harus mencari cara untuk kabur dari sini, aku merasakan ranah mereka lebih tinggi daripada ranahku, akan berbahaya jika melawan mereka, Cih, bagaimana bisa ini menjadi sangat sulit!" Nuwa dalam hati
Dengan tiba-tiba kedua tangan Nuwa ditahan oleh dua orang berjubah itu.
__ADS_1
"Apa-apaan ini!, lepaskan aku dasar orang aneh!" berontak Nuwa tapi bercuma, gengaman tangan mereka begitu kuat
"Berontaklah, tapi itu akan percuma, serigala bulu putih sudah menunggu makanannya, ayo cepat bawa dia!" orang jubah hitam