Anak Semua Elemen

Anak Semua Elemen
Episode 276 (Season 6)


__ADS_3

Kini Di Pasar di tempat makan Gu...


"Baiklah, tempatkan meja itu disana, dan jangan ganti papan nama itu, benarkan saja dan buatlah terlihat rapi kembali!" perintah Yan Xin kepada tukang


"Nona Xin, ini sangat luar biasa, bagaimana kami bisa mengucapkan terima kasih kami, tempat makan ini kelihatan bersih dan rapi walaupun tanpa dirubah" senang Zu


"Jangan berkata seperti itu, aku melakukan ini karena kita menjalin hubungan bisnis, sekarang ayo ikut aku kedapur, aku ingin melihat cara kalian memasak" Yan Xin


"Baiklah, Ayah sedang menunggu di dapur" Zu


Sesampainya di dapur, Zu dan kakek Gu langsung memperaktekan cara mereka membuat hidangan, semua yang mereka gunakan adalah barang-barang tradisional yang turun temurun.


"Ayah selalu bilang kepadaku, jika makanan ingin terlihat enak maka jangan ubah cara memasaknya, kami telah menggunakan cara tradisional ini sangat lama" Zu


"Benar, seiring berkembangnya zaman, semua orang meninggalkan yang lama dan membeli yang lebih canggih" kakek Gu

__ADS_1


"Benar, tapi ayah tidak tertarik menggunakan barang-barang baru yang lebih canggih untuk memasak, melainkan tetap menggunakan cara lama" Zu


"Memang utulah titik pentingnya, apakah ketika tidak ada pelanggan, kalian tidak memasak seperti biasa?" tanya Yan Xin


"Tidak, karena jika itu terjadi maka makanannya akan basi jika terlalu lama dibiarkan" kakek Gu


"Itulah penyebabnya, di sini banyak sekali tempat yang menjual makanan, mereka memasaknya terlebih dahulu lalu aroma enak dari makanan itu keluar dan dihirup oleh pengunjung pasar ini, itulah sebabnya mereka tergoda untuk berkunjung ke tempat makan tersebut, tapi aku memikirkan cara lain, aku telah membuat tempat kaca untuk menaruh semua jenis menu dan memajangnya agar para pengunjung melihat dan menghirup aroma enak dari makanan tersebut" Yan Xin


"Itu cara yang luar biasa Nona!" kagum Zu


Tiba-tiba terdengar keributan di luar tempat makan, semua pun bergegas untuk melihatnya, setelah keluar terlihat semuanya menjadi kacau, papan nama terjatuh dan kotoran sapi dimana-mana, dan para pekerja berjatuhan pingsan.


"Si, Siapa yang telah berbuat hal kejam seperti ini!?" marah Zu


"Heh, sepertinya memang tak ada pilihan lain selain menjual tanah ini kepadaku sekarang juga" ucap Ne Yan pemilik tempat makan mewah 'Bunga Krisan'

__ADS_1


"Wah-wah, sepertinya seorang bos dari tempat makan yang terkenal ini sedang merasa terancam" sindir Yan Xin


"Merasa terancam?, haha, jangan bergurau di tengah hari yang panas seperti ini, lihatlah tempat makan ini, apakah ini bisa disebut dengan tempat makan?, disini sangat bau dan penuh kotoran sapi, siapa yang akan makan di tempat menjijikam seperti ini, jikapun ada apakah orang itu masih waras!?" ucap Ne Yan


"Dasar manusia bajingan!, memangnya aku tidak tahu jika ini semua adalah perbuatan orang suruhanmu itu!" marah Zu


"Dan kakek Gu aku ingin membuat satu penawaran lagi, bagaimana jika anakmu ini menjadi selirku, seumur hidup dia pasti akan beruntung" sombong Ne Yan


CIH !


Zu Meludah.


"Dalam mimpimu Bajingan!" ucap Zu


"Aku tidak menyangka jika Nona Zu memperlihatkan sifat aslinya kepada kita sekarang, aku kira dia orang yang anggun dan menawan" kaget Rang Rang (telepati)

__ADS_1


"Haha, memang itulah sifat perempuan, tak akan mudah direndahkan oleh anjing manja seperti si Ne Yan ini" Yan Xin (telepati)


__ADS_2